Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Warga Gelar Baliho dan Berencana Gelar Aksi ke Bupati, 1,5 Bulan Diselimuti Asap Sampah, Warga Lebih Mulai Idap ISPA

Bali Tribune/ SAMPAH - Kebakaran sampah di TPA Temsi. (insert) Warga Lebih pasang panduk.
balitribune.co.id | Gianyar - 1,5 bulan diselimuti asap kebakaran sampah TPA Temesi, Warga Desa Lebih mulai resah.  Akibat menghirup asap beracun itu,  tiga warga Banjar Lebih Beten Kelod, sudah menderita Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Warga pun berencana mengelar aksi damai  ke Kantor Buptai Gianyar untuk menyampaikan sikap terkait lambannya penanggulangan  yang  dilakukan.
 
Kelian Banjar Adat Leih Kelod, Dewa Gede Piyadnya, Minggu (11/8) kemarin mengaku sudah beeulangkali melapor ke Petugas Damkar serta berkoordinasi dengan pihakj desa dan lain-lainnya. Dan sejauh ini petugas sudah melaksanakan upaya pemadam kebakaran. Namun hingga kini belum  ada tanda-tanda  kebakaran sampah di TPA Temesi itu dapat ditanggulangi. “ Asapanya masih menyelimuti wilayah kami, memang siang  tidak kentara. Tapi di malam hari, kabut asap sangat tebal, “ terangnya.
 
Ironisnya,  lantaran kebut asap ini tidak surut selama satu setengah bulan,  akibatnya pun mulai dirasakan wargaya.  Bahkan  tiga warganya  sudah melalor lantaran menderita Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).  “ Penderita Ispa ini sudah kami laporlan ke Kelian Dinas  untuk mendapat  penanganan,|” jelasnya.
 
Atas kondisi ini, warga semakin khawatir,  karean  penderita ISPA tidak menutuip kemungkinan akan bertambah jika kebakaran  TPA ini tidak tertangani. Karena itu, keseriusan pemerintah sangat diharpkannya. Disatu sisi, kesadaraan warganya yang sudah meningkat dalam pengangan sampah di desa, justru pemerintah sendiri yang dinilai  lalai dan kurag fokus menyikapi bencana kebakaran TPA ini. “  Dulu, saat kebakaran TPA Suwung yang lebih luas, apinya  bisa dipadamkan. Dedangkan TPA Temesi yang kapasitasnya lebih sedikit, justru berlarut-larut.  Kalau Pemerintah Kabupaten  tidak mampu, kan bisa berkoordinasi dengan daerah lain, setidaknya  mengacu pada teknis penanganan kebakaran saat di TPA Suwung, “harapnya.
 
Terkait adanya rencana warga yang akan meggelar aksi,  dibenarkamnya. Pihaknya bahkan berencana menumui pimpian kabupaten dengan aksi damai yang beretika dan sopan santun,  dengan harapan ada reaksi pemerintah lebih serius. Bahkan pimpinan instansi terkait diharpkan  turun langsung ke TPA Temesi saat malam hari, agar keluhan warga tidak dinuilai berlebihan.  |”Saya tidak melebih ataupun mengurangi. Rencananya,  Minggu malam ini   kita akan akan mengadakan rapat-rapat koordinasi dulu antar prajuru, bersama Sabha Desa dan tokoh masyarakat untuk menyatukan pikiran dan  menghindari hal-hal yang tidak inginkan saat menggelar aksi,” terangnya.
 
Secara terpisah  Sekdakab Gianyar, I Made Gde Wisnu Wijaya  mengaku sangat memaklumi keluhan warga Desa Lebih ini yang kena imbas akibat kebakaran ini.  Pihaknya pun mengaku sudah mengambil langkah-langkah, namun secara teknsi, pihaknya kesulitan mendeteksi titik api. Padahal petugas Damkar Gianyar yang dibantu Petugas Damkar kota/kabupaten lainnya sudah berupaa, namun tidak juga  bisa menuntaskannya. Penanagan selama inipun, diakuinya hanya  bersifat temporee “ Untuk langkah selanjutnya, sesuai pengalaman di TPA Suwung, maka dibutuhkan kajian.  Kita akan ke Universitas Udayana untuk menanyakan ke ahlinya agar  mendapat treatmentnya,” terangnya.
 
Terkait adanya warga yang mengidap ISPA, Sekda Wisnu mengaku sudah  dari awal melibatkan Dinas Kesehatan untuk melaksaankan peklayana kesehatan. “ Apraatur desa juga sudah kami minta agar  melaporkan warganya  yang kena dampak dari kebakaran ini. Sehingga mendapat perawatan secepatnya di Layanan Kesehatan terdekat. Masalah pembiayaan, pemerintah yang mananggung,” pungkasnya. (u)
wartawan
Redaksi
Category

BPBD Karangasem Catat 29 Kejadian Bencana

balitribune.co.id I Amlapura - Hujan lebat yang mengguyur sebagian besar wilayah di Kabupaten Karangasem, mengakibatkan terjadinya bencana banjir dan pohon tumbang di sejumlah titik. Di Desa Labasari, Kecamatan Abang, Karangasem, pohon berukuran besar tumbang dan menghantam bangunan serta mobil Pick Up milik salah satau warga setempat.

Baca Selengkapnya icon click

Dishub Badung Uji Coba Rekayasa Lalin di Jalan Raya Taman dan Kayu Aya

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Perhubungan (Dishub) melakukan uji coba rekayasa lalu lintas satu arah di Jalan Raya Taman dan Jalan Kayu Aya, Rabu (25/2/2026).

Kepala Dishub Badung, Anak Agung Ngurah Rai Yuda Darma, menegaskan uji coba ini merupakan pengembangan perubahan arus lalu lintas dari wilayah Kerobokan Kelod yang kini diperluas ke Seminyak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kontrak Kini 5 Tahun, Kebijakan Bupati Karangasem Ini Kabar Gembira Bagi PPPK Karangasem

balitribune.co.id | Amlapura - Pemerintah Kabupaten Karangasem menetapkan masa perpanjangan kontrak Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tenaga Kesehatan dan Tenaga Guru selama lima tahun. Kebijakan yang diputuskan Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata, ini menjadi kabar gembira bagi para PPPK yang sebelumnya hanya memperoleh perpanjangan kontrak satu tahun.

Baca Selengkapnya icon click

Tak Semua Laporan Terbukti, Panitia Luruskan Dugaan Pelanggaran Lomba Ogoh-Ogoh Badung

balitribune.co.id I Mangupura - Panitia Lomba Ogoh-Ogoh Kabupaten Badung menegaskan bahwa tidak seluruh laporan dugaan pelanggaran yang masuk terbukti kebenarannya. Hal tersebut terungkap dalam sesi klarifikasi terhadap sekaa teruna/yowana terlapor yang dilaksanakan di Dinas Kebudayaan, Puspem Badung, Rabu (25/2/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Darurat Ekologi Bali, Ratusan Mangrove Tahura Ngurah Rai Mati Serentak, Diduga Terpapar Limbah Kimia

balitribune.co.id | Denpasar - Ekosistem mangrove di kawasan selatan Bali, khususnya di Taman Hutan Raya Ngurah Rai, tengah menghadapi kondisi yang disebut para peneliti sebagai darurat ekologis. Ratusan pohon mangrove di sisi barat pintu masuk Tol Bali Mandara dilaporkan mati secara serentak pada awal 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.