Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Warga Guwang Gianyar : Setor Sampah Plastik, Pulang Bawa Beras

Bali Tribune / Beras efeltif sebagai kompensasi penukar sampah plastik di Desa Guwang, Gianyar

balitribune.co.id | Gianyar - Tidak hanya di bidang seni, warga Gianyar juga sangat kreatif dibidang lingkungan. Berinovasi untuk mengedukasi warganya, langkah Banjar Wangbung, Desa Guwang, Sukawati ini inipun patut di contoh. Minggu (2/8) pagi,  warga berbondong-bondong ke Balai banjar membawa sampah plastik dan pulangnya dengan tersenyum menjinjing beras sebagai gantinya.

Dadong Rum (60), terlihat bersemangat membawa sampah plastik menuju balai Banjar Wangbung, Guwang Sukawati, Minggu pagi. Sejumah relawan pun menjemputnya dengan membantu membawakan sampah itu lanjut ditimbang. Dengan sampah plastik yang cukup banyak dibawanya, dadaong rum pun mendapat enam kilogram beras dari panitia sebagai gantinya. Tanpa basa-basi lagi, Dadong Rum pun bergegas pulang karean pagi itu dirinya belum masak. “Matur suksma bapak-bapak, saya dapat beras banyak. nanti saya akan kumpulkan lagi lebih banyak sampah plastik,” ujarnya sambil berlalu.

Dibalik ide kreatif tukar sampak plastik dengan beras ini ternyata ada Nyoman Parta, SH anggota DPR RI yang juga warga asal Guwang. Satu-satunya Politisi asal Gianyar yang bertugas di Senayan ini berharap program tukar sampah plastik dengan beras diadopsi pemerintah baik di tingkat provinsi maupun kabupaten. Karena hal ini dianggap sangat efektif untuk mengedukasi masyarakat dalam memilah sampah plastik. Mengingat salah satu permasalahan pengelolaan sampah di TPA di Bali tidak ada pemilahan antara organik dangan anorganik.

Menurutnya kegiatan tukar sampah plastik dengan beras sangat efektif untuk mengajak setiap orang dalam merawat lingkungannya. Diakuinya dengan dijadikannya beras sebagai konpensasi penukar sampah plastik menjadikan warga merasa lebih terhormat dan jerih payahnya dihargai. "Tentu sangat efektif, pertama  mengajak setiap orang terlibat dalam merawat lingkungannya, disamping itu kegiatan ini lebih terhormat karena jerih payah merawat lingkungan diberikan konpensasi beras sebagai motivasi" jelasnya.

Diungkapkannya, jika konpensasi atau penukarnya adalah uang, warga yang sejak lama atau sudah susah payah mengumpulkan sampah plastik dapatnya tidak sebanding dengan uang yang diberikan. Dengan menukarnya dengan beras warga akan diuntungkan, hal ini menurutnya akan menggairahkan warga. "Jika ditukar dengan uang dapatnnya sedikit tapi jika ditukar dengan beras dapatnnya berlipat, contoh misalnya  1 kilo  kresek kan dapatnnya hanya  3000, dengan beras bisa dapat 1 kilo beras, begitu juga dengan  kardus 1 kilo kardus dapat seribu rupiah, tapi dengan empat kilo kardus bisa ditukar dengan satu kilo beras" paparnya Parta.

Hal sangat penting juga, dikatakannya program ini mengambil semua plastik tanpa kecuali. Termasuk kantong plastik dan pembungkus makanan ringan. "Kegiatan ini bisa memberi ruang yang lebar untuk mengumpulkan para donasi untuk menyumbangkan beras. Lalu berasnya ditukar dengan sampah plastik, jadi mereka yang memiliki kepedulian dengan lingkungan bisa terlibat bareng" jelas mantan Aggota DPRD Bali ini.

Ia juga menyampaikan, Program ini akan lancar jika pemimpin di desa ataupun  banjar punya kepedulian tentang lingkungan. "Saya berharap pemerintah provinsi dan kabupaten kota ikut melaksanakan program ini" harapnya.

Dalam kegiatan tersebut beras yang dihabiskan 250 kilogram. Sejumlah anak-anak pun sangat bersemangat mengikuti kegiatan ini. Sampah plastik yang terkumpul mencapai satu truk sampah penuh.

wartawan
I Nyoman Astana
Category

Badung Siapkan Asuransi Pertanian untuk 7.000 Hektare Sawah

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung menyiapkan premi Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) untuk 7.000 hektare lahan sawah pada 2026. Program ini ditujukan untuk melindungi petani dari risiko gagal panen sekaligus menjadi salah satu strategi pemerintah dalam mempertahankan lahan pertanian dan menekan alih fungsi lahan.

Baca Selengkapnya icon click

Tak Cukup Lihat Klaim di Kemasan, Orang Tua Perlu Lihat Bukti di Balik Susu Formula Anak

balitribune.co.id | Jakarta - Transparansi mengenai sumber susu dan proses produksi menjadi bagian penting dalam membantu orang tua memahami produk nutrisi yang dipilih untuk anak. Tidak hanya mencermati informasi pada kemasan, orang tua juga perlu mengetahui dari mana sumber susu berasal dan bagaimana kualitasnya dijaga hingga menjadi produk akhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Inflasi Bali Naik 0,61 Persen pada Agustus 2026, Dipicu Peak Season Pariwisata

balitribune.co.id I Denpasar - Laju inflasi Provinsi Bali kembali meningkat pada Agustus 2026 setelah pada bulan sebelumnya mengalami deflasi. Meningkatnya aktivitas pariwisata pada periode puncak kunjungan wisatawan, disertai tingginya permintaan sejumlah bahan pangan dan jasa, menjadi salah satu faktor yang mendorong kenaikan harga.

Baca Selengkapnya icon click

Tak Perlu ke Jepang, Harper Kuta Bali Hadirkan Sensasi Tokyo Lewat “60 Seconds to Tokyo”

balitribune.co.id | Mangupura — Masyarakat Bali dan wisatawan yang tengah berlibur kini dapat merasakan atmosfer kuliner Tokyo tanpa harus meninggalkan Pulau Dewata. Harper Kuta Bali resmi menghadirkan “60 Seconds to Tokyo”, sebuah pengalaman kuliner yang membawa cita rasa dan semangat Japanese street food langsung ke Kuta.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Industri Penyulingan Daun Cengkeh Kembali Marak, Tiga Usaha Kantongi NIB

balitribune.co.id I Singaraja - Industri penyulingan daun cengkeh kembali menjadi sorotan di Kabupaten Buleleng. Persoalan ini mencuat setelah gudang penyulingan daun cengkeh di Banjar Dinas Widarbasari, Desa Padangbulia, Kecamatan Sukasada, terbakar pada Sabtu (29/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.