Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Warga Nusa Penida patut bersyukur, Semua Akses Jalan Tahun 2020 Ditangani Pusat

Bali Tribune/ JEBOL - Akses jalan Penida yang sempat jebol nantinya jalan akan diperlebar.
balitribune.co.id | Semarapura - Seiring dengan boomingnya kepariwisataan di Nusa Penida, namun realita yang ada  belum tersedianya infrastruktur jalan yang memadai belakangan ini. Tentu saja Pemerintah daerah tak ingin menunggu lama harus membuat jalan  terlebih dahulu, sebelum promosi pariwisata. Tetapi seyogyanya bisa berjalan berkesinambungan. Berbagai upaya terus dilakukan untuk menuntaskan penanganan akses jalan.
 
Namun keseriusan Bupati Klungkung Nyoman Suwirta menuntaskan persoalan insfrasruktur tersebut patut diapresiasi positif utamanya pihak warga Nusa Penida sendiri. Menurut Bupati asal Ceningan itu nanti  tahun 2020, seluruh masalah akses jalan di Nusa Penida akan ditangani APBN guna mempercepat realisasinya agar sejalan dengan upaya pembangunan pariwisata. 
 
Sebagai antisipasi dari rencana besar ini, Bupati Suwirta mengumpulkan OPD Klungkung, bahkan sudah meminta OPD  yang terlibat untuk segera bersurat kepada seluruh desa. Isinya, agar mau merelakan tanahnya sekitar satu sampai dua meter untuk kepentingan pelebaran akses jalan nanti. Tujuannya, akses jalan menjadi lebih lebar dan nyaman bagi para wisatawan saat berkunjung.  "Tahun 2020, seluruh akses jalan di Nusa Penida astungkara dapat ditangani APBN. Semua sudah kami usulkan. Termasuk ada 12 km jalan menuju objek wisata yang berstatus jalan desa, juga diusulkan ke Kementrian. Warga yang punya tanah di pinggir jalan, nanti agar mau merelakan untuk kepentingan pelebaran jalan," ujar Suwirta.
 
Selain berupaya merebut program pusat untuk perbaikan akses jalan, Pemkab Klungkung, kata Bupati Suwirta, juga sedang berupaya menyelesaikan status Kepulauan Nusa Penida agar berstatus aset nasional. Sebab, Kepulauan Nusa Penida dengan berbagai predikat nasional, bahkan ada keputusan bersama tiga menteri, tetapi anehnya Nusa Penida belum termasuk sebagai aset nasional.
 
Rusaknya akses jalan membuat dampak negatif bagi pariwisata Nusa Penida. Seperti ada sejumlah wisatawan harus mengalami kecelakaan hingga luka-luka. Ada pula dampak kemacetan yang paling terasa, hingga menimbulkan komplin banyak wisatawan. "Jangan sampai karena akses jalan jelek, wisatawan kapok datang ke Nusa Penida. Ini juga membuat upaya promosi pariwisata malah menjadi sia-sia," tambahnya.
 
Memang saat rapat Paripurna DPRD Klungkung politisi PDIP dapil Nusa Penida Ketut Suwerni, sempat mengkritisi masalah Mall Pelayanan Publik yang digagas Bupati Suwirta ini. Dia menegaskan, perbaikan akses jalan sebagai sesuatu yang paling urgen saat ini bagi Nusa Penida. Sebab, ketika kunjungan wisatawan kian ramai, akses jalan memberi kesan buruk bagi wisatawan. Dia meminta Pemkab Klungkung serius mengurus penuntasan akses jalan, ketimbang program lain yang menelan dana hingga puluhan miliar. "Daripada bikin Mall Pelayanan Publik, habis anggaran sampai Rp 60 miliar, lebih baik prioritaskan pembangunan akses jalan dulu," ujarnya mengkritisi kebijakan Bupati yang penuh inovasi tersebut. (u)
wartawan
Ketut Sugiana
Category

Pendar Merah Seribu Lampion, Pesona Imlek di Langit Tabanan

balitribune.co.id | Tabanan - Sekitar seribuan lampion mulai dipasang di berbagai titik strategis di Kabupaten Tabanan untuk menyemarakkan suasana menjelang perayaan Imlek 2577 yang jatuh pada Selasa (17/2) mendatang.

Pemasangan ornamen berwarna merah khas tersebut dilakukan secara tersebar di beberapa lokasi utama, mulai dari kawasan perbatasan hingga pusat pemerintahan di Kabupaten Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Seni Merawat Tradisi, Intip Kesibukan Wihara Saat Ritual Bersih Rupang

balitribune.co.id | Mangupura - Tempat peribadatan yang berada di pusat kegiatan pariwisata di Kuta Kabupaten Badung mulai didatangi warga Tionghoa untuk membersihkan Wihara dan melakukan pemasangan dekorasi bernuansa Tahun Baru Cina atau Imlek 2577 Kongzili tahun 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Prajuru Desa Adat Jehem Datangi Dewan, Perjuangkan Pembongkaran Talang Air yang Ganggu Upacara

balitribune.co.id | Bangli - Prajuru desa adat Jehem, Kecamatan Tembuku mendatangi gedung DPRD Bangli, Kamis (12/2). Kedatangan tokoh masyarakat Jehem ini tiada lain untuk mempertahankan kepemilikan aset berupa talang air yang rencananya akan dibongkar karena dianggap mengganggu aktivitas warga terutama saat melangsungkan upacara keagaman.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Wawali Denpasar Arya Wibawa Mendem Pedagingan di Pemerajan Gede Bendesa Manik Mas Desa Adat Renon

balitribune.co.id | Denpasar - Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa mengikuti prosesi Mendem Pedagingan serangkaian Karya Melaspas lan Mecaru di Pemerajan Gede Bendesa Manik Mas, Banjar Adat Tengah, Desa Adat Renon bertepatan Rahina Wraspati Kliwon Menail, Kamis (12/2) pagi. 

Baca Selengkapnya icon click

Rai Wirata Hadiri FGD Kepemimpinan Berbasis Moral dan Literasi di Polres Badung

balitribune.co.id | Mangupura - Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Made Rai Wirata, mewakili Ketua DPRD Badung menghadiri Focus Group Discussion (FGD) bertema "Mewujudkan Pemimpin Tingkat Menengah Polri, Kementerian dan Lembaga yang Membangun Keutamaan Pendidikan Berbasis Moral dan Literasi" di Aula Polres Badung, Kamis (12/2).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.