Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Warga Sambut Antusias Hadirnya "Banjar Bright Gas" di Dalung

PERCONTOHAN - Lingkungan Banjar Bhinneka Nusa Kangin, Dalung yang menjadi percontohan "Banjar Bright Gas.

BALI TRIBUNE - Sosialisasi pemakaian Bright Gas 5,5 kg di Banjar Bhinneka Nusa Kangin Dalung, Badung, Senin (27/8) disambut antusias warga khususnya kalangan ibu-ibu rumah tangga.Sosialisasi yang dikemas dalam "Banjar Bright Gas" oleh PT Yasa Nusantara Gemilang di depan Banjar Bhinneka Nusa Kangin Dalung ini mendapat sambutan hangat warga yang langsung membeli brigth gas 5,5 kg. "Dalam hitungan jam sekitar seratus tabung dibeli warga," ujar Noni, Staf Pemasaran PT Yasa Nusantara Gemilang di sela-sela sosialisasi.  Ia optimis ke depan penggunaan bright gas akan terus meningkat. Sebab bright gas ini selain lebih aman juga harganya terjangkau. "Bright gas 5,5 kg ini relatif ringan sehingga ibu-ibu mudah membawanya, lebih efisien," tambah Noni sembari mengatakan bright gas adalah varian dari produk LPG Pertamina Non Subsidi. Selain merk ‘Elpiji’, bright gas hadir dengan berbagai kemasan ukuran kaleng 200 gr, tabung 5.5 kg dan 12 kg. Bright Gas memiliki beberapa kelebihan yakni valve double spindle, yang memberikan pengamanan ganda dan juga pelayanan yang lebih prima. Sementara Direktur PT Yasa Nusantara Gemilang Nabil Al Zubaidi mengatakan terbentuknya "Banjar Bright Gas" merupakan implementasi dari sosialisasi bright gas yang telah  dilakukan tahun lalu dengan tujuan agar warga mengerti betul manfaatnya disamping juga  sejalan dengan kebijakan yang digulirkan pemerintah dalam hal ini Pertamina. "Kita dukung penuh kebijakan Banjar Bright Gas Non subsidi. Jadi  dengan demikian  subsidi gas dalam kemasan tabung 3 kg betul-betul tepat sasaran untuk warga tidak mampu. Dan Banjar Bright Gas di Dalung ini merupakan satu-satunya yang ada di Bali," jelas Nabil. Ketua PKK Banjar Bhinneka Nusa Kangin Ketut Sudiasih mengatakan di banjar tersebut ada 180 KK. Ia optimis penggunaan bright gas akan semakin banyak. Apalagi harganya terjangkau, efisien dan sangat aman karena dilengkapi dobel klep.

wartawan
Arief Wibisono
Category

Pemkab Badung Cek Harga dan Ketersediaan Pangan Jelang Galungan

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung menjamin stabilitas harga dan pasokan kebutuhan pokok aman menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan. Meski terjadi lonjakan harga wajar pada komoditas bunga akibat tingginya animo masyarakat, Pemkab Badung memastikan stok pangan lain seperti beras dan daging babi dalam kondisi surplus dan terkendali.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Badung Soroti Penghayatan dan Mental Panggung Duta PKB, Minta Penampilan Jangan Sekadar Bagus di Vokal

balitribune.co.id | Mangupura - Meski dinilai memiliki kualitas vokal dan penguasaan materi yang kuat, penampilan Duta Kabupaten Badung pada ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 masih mendapat sejumlah catatan penting dari Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pendataan Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai,Bupati Sanjaya Jadi Responden Perdana

balitribune.co.id | Tabanan - Pelaksanaan Pendataan Lengkap Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) di Kabupaten Tabanan resmi dilaksanakan. Menandai dimulainya tahapan krusial ini, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tabanan melakukan pendataan perdana langsung kepada Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, di Rumah Jabatan Bupati, Kamis, (11/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Telkomsel 31 Tahun: Hadir Melayani Sepenuh Hati Melalui Aksi Sosial Untuk Masyarakat

balitribune.co.id | Gianyar - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-31, Telkomsel Regional Bali Nusra menggelar kegiatan bakti sosial bersama Yayasan Bhakti Senang Hati sebagai wujud rasa syukur sekaligus komitmen perusahaan untuk terus hadir memberikan manfaat bagi masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click

Waspada Puncak Kemarau Agustus, BMKG Imbau Masyarakat Bali Siapkan Mitigasi

balitribune.co.id | Denpasar - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi puncak musim kemarau di Indonesia terjadi pada Juli-September 2026. Seluruh lapisan masyarakat harus mengantisipasi kondisi ini guna mengamankan ketersediaan air, menjaga kesehatan, dan mengendalikan kebutuhan berbagai sektor yang terdampak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.