Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Warga Singaraja ‘Terjun Bebas’ di Jembatan Tukad Ngongkong

Bali Tribune/ DIRAWAT – Korban mendapat perawatan medis.
balitribune.co.id | Mangupura - Seorang warga bernama I Ketut Desadia 'terjun bebas' di jembatan Tukad Ngongkong, Banjar Sandakan, Desa Sulangai, Kecamatan Petang, Sabtu  (14/9) malam. Beruntung korban yang diketahui berasal dari Banjar Lebah, Desa Kaliasem, Singaraja ini berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan dalam kondisi selamat.
 
Informasi yang dihimpun, peristiwa ini pertama kali diketahui oleh seorang warga yang kebetulan melintas di Jembatan Ngongkong sekitar pukul 21.30 wita. Warga yang mendengar adanya jeritan minta tolong dari dasar jurang langsung menginformasikan hal ini kepada warga sekitar.
 
Kemudian warga beramai-ramai mendatangi lokasi kejadian. Saat warga ramai di atas jembatan rintihan minta tolong kian santer dari dasar jurang. Warga akhirnya menghubungi Polsek Petang dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Badung untuk minta pertolongan.
 
Sekitar pukul 22.00 Wita, petugas kepolisian dan Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, Rescue Polda Bali dan BPBD Badung akhirnya tiba di lokasi. Tim SAR pun langsung turun ke dasar jurang yang dalamnya mencapai dua puluhan meter.
 
Pengangkatan korban dari dasar jurang ini sempat menarik perhatian ratusan warga yang mendatangi lokasi. Pasalnya, seorang petugas harus diderek turun ke dasar jurang menggunakan mobil derek. Berselang beberapa menit kemudian di tengah dasar jurang yang gelap, petugas berhasil mengangkat korban dalam kondisi lemas dan tulang tangan patah.
 
Sekitar pukul 23.40 korban langsung dilarikan dengan menggunakan mobil ambulance KBS ke Puskesmas Petang untuk mendapat pertolongan pertama, kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Daerah (RSD) Mangusada untuk mendapat penangan intensif.
 
Kabid Logistik dan Kedaruratan BPBD Badung dr Ermy Setiari yang dihubungi, Minggu (15/9), membenarkan adanya warga jatuh di jembatan Tukad Ngongkong. Hanya saja pihaknya sejauh ini belum mengetahui penyebab pasti korban bisa jatuh ke jurang Tukad Ngongkong.
 
"Iya, tadi malam (Sabtu malam) ada seorang warga jatuh di Tukad Ngongkong, dan sudah kita tangani bersama tim gabungan. Saat ini korban sudah dirawat di RSD Mangusada," ujarnya.
 
Mengenai penyebab kejadian, menurut dr Ermy, masih dilakukan penyelidikan oleh aparat kepolisian. "Yang pasti korban dievakuasi dalam kondisi selamat. Untuk penyebab pasti kejadian masih diselidiki oleh pihak kepolisian," kata dr Ermy.
 
Sekadar mengingatkan, pada Agustus lalu seorang remaja putri juga jatuh karena diduga melompat dari jembatan Tukad Ngongkong. Remaja asal Kintamani, Bangli ini pun berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. (u)
wartawan
I Made Darna
Category

“Homeless Media” Adaptasi atau Ancaman Demokrasi?

balitribune.co.id | Perdebatan soal “homeless media” sesungguhnya bukan sekadar pertengkaran antara media lama dan media baru. Polemik ini lebih dalam dari itu - Indonesia sedang menghadapi benturan besar antara disrupsi digital dengan standar profesionalisme pers yang selama ini menjadi fondasi demokrasi.

Baca Selengkapnya icon click

Kasus Scam Tembus 530 Ribu, OJK Perkuat Kolaborasi Indonesia-Australia

balitribune.co.id | Jakarta - Maraknya penipuan digital di sektor jasa keuangan membuat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat kerja sama internasional, termasuk dengan Australia, untuk mempercepat penanganan scam yang kini berkembang lintas negara dan lintas sektor.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BKSDA Bali Gagas Konsep The New Kintamani

balitribune.co.id I Bangli - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali resmi memperkenalkan konsep The New Kintamani sebagai arah baru pengelolaan bentang alam yang adaptif, kolaboratif, dan berkelanjutan. 

Gagasan ini dipaparkan dalam forum konsolidasi di Museum Geopark Batur, Kintamani, Jumat (8/5/2026), yang dihadiri 46 pemangku kepentingan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Anggota DPR: Jangan Biarkan RI Jadi Surga Judi Online

balitribune.co.id I Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI Rudianto Lallo meminta aparat penegak hukum tidak membiarkan Indonesia menjadi tempat aman bagi bandar dan sindikat judi online (judol). Dia menegaskan negara tidak boleh kalah melawan kejahatan judol yang kini berkembang menjadi sindikat lintas negara. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.