Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Warga Terunyan Mengeluh, Dinas PU Turun Petakan Masalah

Bali Tribune / Kadis PU, I Wayan Suastika.

balitribune.co.id | Bangli - Keluhan warga Desa Terunyan, Kecamatan Kintamani terkait adanya gundukan tanah di badan jalan akibat endapan material longsor ditindak lanjutkan Dinas Pekerjaan Umum Bangli. Petugas PU telah lakukan survei ke lapangan untuk menentukan titik ruas jalan yang bergelombang dan penanganannya.

Kadis Pekerjaan Umum Kabupaten Bangli I  Wayan Suastika saat dikonfrmasi Bali Tribune membenarkan adanya laporan  warga terkait adanya gundukan tanah di badan jalan di Jalur Desa Buahan, Desa Terunyan.

“Warga memang sempat menyampaikan keluahan adanya endapan tanah yang ada di badan jalan yang sangat  menggangu arus lalu lintas,” ujarnya, Minggu (25/4)

Menyikapi hal tersebut pihaknya telah turun ke lokasi melakukan survei lapangan. Tujuannya untuk mengetahui titik lokasi dan penanganannya, apakah  dalam nanti diperlukan alat berat atau gimana, dan berapa titik ada hal seperti itu. 

“Sebelum Hari Raya Kuningan tim turun melakukan survei,” ujar Kadis asal Desa Bangbang ini

Dijelaskan, belakangan ini memang banyak adanya pengaduan warga yang masuk ke Dinas PU. Karenanya, dalam penanganan pihaknya akan menerapkan pola skala prioritas. “Mana yang sangat urgent dan mendesak itu yang akan kami  tangani dulu. Dan, juga disesuaikan dengan ketersediaan anggaran yang ada,” jelasnya.

Sebelumnya, seorang warga, Jro Jaksa kepada  media menyampaikan adanya gundukan tanah yang disebabkan oleh endapan material longsor dari perbukitan yang menggangu arus lalu lintas. Disebutkan, kondisi paling parah terjadi di perbatasan antara Desa Buahan humgga Desa Abang Batudinding. Disaat musim hujan sering terjadi longsor sehingga tumpukan material membuat jalan menjadi bergelombang. Selain karena endapan juga disebabkan tanah lahan pertanian diatas badan yang hanyat saat hujan.

“Kondisi tersebut sangat membahayakan para pengendara baik roda empat maupun roda 2,” ujarnya.

wartawan
A.A. Samudra Dinata
Category

Pemerintah Tambah Kuota Pengiriman Sapi ke Luar Daerah

balitribune.co.id I Singaraja - Keluhan peternak dan pengusaha terkait terbatasnya kuota sapi direspon cepat pemerintah. Melalui Wakil Ketua DPRD Bali IGK Kresna Budi, kuota sapi Bali ke luar daerah yang sebelumnya telah habis ditambah cukup signifikan yakni sebanyak 3.500 ekor, mengingat permintaan di pasar masih cukup tinggi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkab Tabanan Bentuk Satgas Penanganan Sampah

balitribune.co.id I Tabanan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan membentuk Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Sampah untuk mengawal kebijakan pembatasan jenis limbah di TPA Mandung per 1 Mei 2026. Satgas ini akan melibatkan banyak instansi dan bertugas melakukan pengawasan hingga penindakan untuk memastikan masyarakat melakukan pemilahan sampah dari sumbernya.

Baca Selengkapnya icon click

Ilegal, Satgas PASTI Hentikan Praktik Jasa Penyelesaian Pinjol PT Malahayati

balitribune.co.id | Jakarta - Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) menghentikan kegiatan PT Malahayati Nusantara Raya (“Malahayati”) yang menawarkan jasa penyelesaian permasalahan pinjaman online dan keuangan lainnya sampai dengan pemenuhan izin usaha terkait sesuai ketentuannya, Senin (27/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pengeroyokan di Panjer, Pemuda Asal Manggarai Diringkus Polisi

balitribune.co.id | Denpasar - Kericuhan pecah di Jalan Waturenggong III, Kelurahan Panjer, Denpasar Selatan pada Minggu (26/4/2026) dini hari. Seorang pemuda, Muhamad Rifky Ferdiansyah (22), menjadi korban pengeroyokan brutal oleh sekelompok pemuda asal Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga mengalami luka-luka serius.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.