Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Warga Tolak Karantina PMI di Ramayana Candidasa, Satu pleton Dalmas Dikerahkan

Bali Tribune / BERDIALOG - Sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Karangasem, berupaya untuk berdialog dengan perwakilan warga di lobi hotel.

balitribune.co.id | Amlapura - Warga di Desa Sengkidu menolak Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Karangasem yang rencananya akan di Karantina di Hotel Ramayana, Candidasa. Puluhan warga yang tinggal di sekitar hotel tersebut Rabu (15/4) petang kemarin langsung turun menghadang bus yang membawa PMI asal Karangasem yang baru saja tiba di Bali tersebut. Karena dihadang warga, bus lantas mundur dan hingga berita ini di turunkan bus yang membawa PMI tersebut masih terparkir di Pantai Batumadeg, Candidasa, menunggu kemana akhirnya mereka akan dibawa untuk diinapkan.
 
Berdasarkan informasi yang dihimpun langsung koran ini di lokasi kejadian, Rabu malam kemarin, ada ratusan aparat kepolisian dari Polres Karangasem diturunkan untuk melakukan pengamanan di hotel tersebut. Kendati demikian warga sekitar tetap berjaga disepanjang jalan masuk menuju ke hotel guna mengantisipasi kemungkinan bus yang membawa sebanyak 21 PMI tersebut masuk kembali ke hotel.
 
Terkait penolakan warga ini, Bupati Karangasem,  IGA Mas Sumatri bersama Kapolres Karangasem AKBP Ni Nyoman Suartini, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Karangasem, berupaya untuk berdialog dengan perwakilan warga di lobi hotel. Namun sayangnya warga menyatakan bulat menolak kehadiran PMI yang akan di Karantina di berbintang yang di sewa Pemkab Karangasem tersebut.
 
 
“Kami tetap menolak jika PMI ini di karantina di hotel ini. Karena kami berhadapan dengan virus barang yang kasat mata yang tidak kelihatan,” ujar salah satu perwakilan warga sekitar hotel dalam dialog tersebut. Malah warga menganjurkan agar Pemkab Karangasem mencari hotel lainnya saja untuk karantina PMI tersebut.
 
I Wayan Darpi, Perbekel Sengkidu kepada wartawan menyebutkan alasan warganya menolak kehadiran PMI yang akan dikarantina di Hotel Ramayana tersebut, “Alasannya warga kami yang tinggal di sekitar hotel ini khawatir akan penyebaran virus corona, jika PMI ini di karantina di hotel ini,” ucapnya. Selain itu alasan lainnya, warga sebelumnya tidak diberitahu atau tidak ada sosialisasi dari awal terkait penggunaan hotel tersebut untuk karantina PMI.
 
“Ini kan terlalu mendadak, karena warga kami baru dikasih tau siangnya. Sehingga warga kami tidak mendapatkan pemahaman terkait rencana karantina tersebut termasuk soal Covid-19,” lontarnya. Namun Darpi menyebutkan ini masih pro kontra, karena ada warga lainnya juga yang mengijinkan atau tidak keberatan jika PMI tersebut di karantina di hotel ramayana.
 
Hingga berita diturunkan, dialog masih alot dan belum ada kata sepakat, sedangkan bus yang membawa  PMI masih terparkir di Pantai Batumadeg, dari luar terlihat para PMI kelelahan tanpa kejelasan kemana mereka akan dibawa untuk di karantina. 
wartawan
Andy Husaen
Category

Pariwisata Bali Harus Mampu Sikapi Perubahan Pasar

balitribune.co.id | Mangupura - Bali Villa Association (BVA) bersama Control Union Indonesia, lembaga sertifikasi independen berstandar global, menggelar talkshow Sustainability for Every Stay bertajuk “Building Future Ready Villas Through Sustainable Hospitality” di Seminyak, Kabupaten Badung, Jumat (23/1). Kegiatan ini membahas tren pariwisata terkini serta pentingnya sertifikasi keberlanjutan bagi akomodasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kisah Agen Wijaya Group dari Toko Pulsa ke Agen BRILink

balitribune.co.id | Denpasar - Sebuah toko produk digital (pulsa) di kawasan Kediri, Tabanan kini menjadi tumpuan layanan keuangan warga sekitar. Berawal dari pemberian fasilitas perbankan, I Putu Ananta Wijaya, pemilik Agen BRILink Wijaya Group berhasil mengembangkan usaha produk digital sekaligus menghidupi keluarga melalui kemitraan dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Baca Selengkapnya icon click

Pengurus PHRI Bali 2025-2030 Dikukuhkan, Sekda Dewa Indra Tekankan Kolaborasi Hadapi Tantangan Pariwisata

balitribune.co.id | Denpasar - Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, menegaskan bahwa sektor pariwisata Bali saat ini menghadapi berbagai tantangan, baik yang bersumber dari faktor internal maupun eksternal. Kondisi tersebut, menurutnya, tidak dapat dihadapi secara parsial, melainkan memerlukan kolaborasi erat antara pemerintah dan seluruh pelaku industri pariwisata.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kabar Duka dari Negeri Jiran, Mahasiswa Asal Yehembang Meninggal Saat Program Magang

balitribune.co.id | Negara  - Seorang mahasiswa asal Banjar Kaleran Kauh, Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, I Made Brata (22), dilaporkan meninggal dunia saat menjalani program magang di Malaysia pada Sabtu (24/1/2026) sekitar pukul 00.00 Wita.

Baca Selengkapnya icon click

Kanwil DJP Bali Limpahkan Tersangka Kasus Pajak ke Kejari Denpasar, Negara Rugi Hampir Rp1 Miliar

balitribune.co.id | Denpasar - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Bali resmi melimpahkan tersangka tindak pidana perpajakan berinisial DS beserta barang bukti ke Kejaksaan Negeri Denpasar. Pelimpahan tahap II tersebut berlangsung di Kantor Kejari Denpasar, Selasa (20/1).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.