Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Waspada Penipu di Jejaring Online, Jual Motor Kirimnya Baju

Bali Tribune / DIAMANKAN - Dua pelaku jual-beli online diamankan Polsek Sukawati.

balitribune.co.id | Gianyar - Meski kasus penipuan bermodus jual beli online sulit terungkap, Tim Opsal Polsek Sukawati, Gianyar, tetap berjibaku. Hasilnya, dua pelaku masing-masing, Zainal Arifin Bin Togiman (32) dan Maradona Agus Ilyas Bin Sumadi (37) berhasil ditangkap dan diboyong ke Mapolsek Sukawati.

Pelaku ini menipu korbannya dengan cara menjual motor sport senilai puluhan juta, namun hanya mengirimkan baju kaos. Kapolsek Sukawati Kompol I Made Ariawan, Rabu (27/7), mengungkapkan, berawal dari Unit Reskrim Polsek Sukawati beberapa kali menerima laporan terkait dengan penipuan jual beli secara online. I Nyoman Gde Suryawan salah satu korbannya. Korban melaporkan telah mengalami penipuan secara online sekitar Juni lalu.

Kronologisnya, korban tertarik dengan motor sport yang ditawarkan pelaku di Marketplace. Setekah negosiasi disepakati  seharga Rp 24 juta dengan sistem COD. Namun dalam perjalanan, pelaku meminta agar korban melunasi pembelian sepeda motor dengan alasan orang tua pelaku sakit. Untuk lebih meyakinkan korban, pelaku juga mengirimkan nomor resi pengiriman palsu.

Tanpa curiga korban pun mentransfer pembelian sepeda motor ke beberapa nomor rekening yang diberikan oleh pelaku. Namun dalam  prosesnya pelaku mulai berulah sehingga korban pun kehilangan akal dan beberapa kali melakukan transfer. Hingga akhirnya korban  baru sadar sudah mentrasfer sebanyak  32 juta lebih. "Saat paketnya tiba, ternyata korban hanya dikirimkan sebuah paket baju kaos," ungkap Kapolsek yang sebelumnya ditugaskan dalam misi perdamaian PBB di Sudan ini.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Opsnal  Polsek Sukawati diperintahkan agar melakukan penyelidikan, mengumpulkan data-data yang ada serta berkordinasi dengan petugas J&T Ekpress di Sukawati. Dari pengumpulan data ini, penyelidikan ini  mengarah ke wilayah Jawa Timur. Yakni di wilayah Kecamatan Mayangan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. "Kami melakukan penangkapan di sebuah rumah kos-kosan. Kita amankan keduanya, beserta barang bukti yang digunakan untuk menipu," imbuh Kapolsek.

Dari pengungkapan ini, barang bukti yang diamankan, terdiri dari HP merk Vivo yang digunakan sebagai alat untuk melakukan penipuan jual beli sepeda motor secara online tersebut. Sementara sepeda motor Kawasaki Ninja yang ditunjukkan ke korban hanya comotan dan diedit. "Pelaku menggunakan aplikasi Picart dan ADD Text di HP pelaku," tambahnya.

Kini, kedua pelaku dikenakan pasal berlapis, yaitu, Pasal 45 a ayat (1) UU 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara. Dan Pasal 378 KUHP tentang Penipuan dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara. "Uang korban  sebanyak puluhan juta sudah dihabiskan pelaku untuk  bermain judi online," tegas Kapolsek didampingi Kanit Reskrim Polsek Sukawati Iptu Anak Agung Alit Sudarma.

wartawan
ATA
Category

Tak Perlu ke Jepang, Harper Kuta Bali Hadirkan Sensasi Tokyo Lewat “60 Seconds to Tokyo”

balitribune.co.id | Mangupura — Masyarakat Bali dan wisatawan yang tengah berlibur kini dapat merasakan atmosfer kuliner Tokyo tanpa harus meninggalkan Pulau Dewata. Harper Kuta Bali resmi menghadirkan “60 Seconds to Tokyo”, sebuah pengalaman kuliner yang membawa cita rasa dan semangat Japanese street food langsung ke Kuta.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Industri Penyulingan Daun Cengkeh Kembali Marak, Tiga Usaha Kantongi NIB

balitribune.co.id I Singaraja - Industri penyulingan daun cengkeh kembali menjadi sorotan di Kabupaten Buleleng. Persoalan ini mencuat setelah gudang penyulingan daun cengkeh di Banjar Dinas Widarbasari, Desa Padangbulia, Kecamatan Sukasada, terbakar pada Sabtu (29/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Presensi Wajah 'ASN Digital' Terus Dimatangkan, Versi iOS dalam Proses Verifikasi

balitribune.co.id | Mangupura - Rencana Pemerintah Kabupaten Badung menerapkan presensi Aparatur Sipil Negara (ASN) berbasis pengenalan wajah melalui aplikasi ASN Digital terus dimatangkan. Di tengah rencana migrasi penuh ke sistem baru mulai Januari 2027, aplikasi presensi berbasis wajah tersebut hingga kini belum bisa digunakan oleh ASN pemilik iPhone.

Baca Selengkapnya icon click

Bonus Porprov Tak Kunjung Cair, Atlet Bangli Peraih Medali “Pakrimik”

balitribune.co.id I Bangli - Pelaksanaan Pekan Olah Raga (Porprov) Bali 2025, sudah hampir  setahun  lebih berlalu. Namun, hingga kini para atlet peraih medali belum menerima bonus yang dijanjikan. Pada Porprov 2025 Kabupaten Bangli berhasil meraih total  82 medali dengan rincian 18  emas, 15  perak dan 49 perunggu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.