Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Wifi Gratis Tunggu Permohonan Dari Desa

Bali Tribune / WIFI - Petugas memasang infrastruktur jaringan hotspot/wifi gratis pada sarana publik di Jembrana.

balitribune.co.id | NegaraMinimnya steker listrik pada sarana fasilitas umum menjadi salah satu kendala dalam pemasangan hostspot atau wifi gratis di desa/kelurahan di Jembrana. Saat ini masih ada 73 titik yang menjadi target pemasangan hostspot atau wifi gratis yang tersebar di sejumlah wilayah. Untuk pemasangannya di desa masih menunggu adanya permohonan dari pihak desa/kelurahan.

Ada sejumlah kendala yang dihadapi selama realisasi program hot spot atau wifi gratis di setiap desa, banjar yang tempat umum Kapala Bidang Infrastruktur dan Aplikasi pada Dinas Kominfo Jembrana I Ketut Raka Wiyadnyana mengaku kendala selama ini yang dialami dalam pemasangan hostspot atau wifi di Jembrana adalah minimnya steker (colokan) listrik di tempat pemasangan terutama di banjar adat, “selain sejumlah tempat colokan listriknya terbatas, juga banyak colokan di tempat umum seperti balai banjar yang rusak,” ujarnya.

Selain itu pihaknya juga mengaku terjadinya kerusakan alat yang sudah terpasang di sejumlah lokasi. "Selain itu kita menemukan gangguan tangan jahil yang tidak bertanggung jawab. Untuk tempat di dekat pantai kadang-kadang alatnya korusi karena pengaruh hawa air garam. Itu yang sedang kami cari jalan keluarnya untuk korusinya," ujarnya. Ia menyebut dari tahun 2022 pemasangan sudah mencapai 122 titik. Hot spot gratis yang disediakan. Untuk di Banjar Adat se-Jembrana ia mengaku sudah 100 persen terpasang di 64 desa adat.

Pada fasilitas publik lain yakni puskesmas sudah terpasang sebanyak 10 titik dan tempat wisata sebanyak 15 titik. Ia menyebut sari 122 titik tersebut, sebanyak 89 titik merupakan bantuan dari BKK Provinsi Bali. Sedangkan pengadaan dari Pemkab Jembrana yang disediakan oleh Dinas Kominfo Jembrana sebanyak 33 titik. Untuk di tahun 2023 ini, pihaknya menyatakan akan berencana menambah 73 titik jadi total keseluruhan sebanyak 162 titik, “untuk di desa sebanyak 51 titik, sisanya akan dipasang di pura dan pasar-pasar,” ungkapnya.

“Itu rencana awal, tidak nutup kemungkinan akan ada di tempat lainnya. Jadi total keseluruhan untuk di tahun 2023 sebanyak 162 titik. Sebelumnya di 122 titik speed internetnya hanya 20 mbps, untuk tahun 2023 kita akan naikan lagi menjadi 30 mbps.," imbuhnya. Penambahan sebanyak 73 titik di tahun 2023 ini pemasangan sudah berjalan. "Penambahan 73 titik ini untuk menunjang program Smart City Jembrana sesuai Master Plan Smart City 2023 yang dibantu oleh Kementerian Kominfo RI dan langsung ditetapkan dengan Perbub,” jelasnya.

Sedangkan pemasangan untuk 51 titik di desa kini hanya menunggu pengajuan permohonan dari pihak desa. Pihaknya pun meminta masyarakat ikut berperan aktif menjaga infrastruktur yang telah terpasang, "kita hanya menyediakan sebanyak 51 titik untuk di desa, nanti tergantung pihak desa menentukan tempat titik pemasangan, menunggu surat permohonan pemasangan. Nanti kita tentukan titik yang lainnya. Kami berharap masyarakat memanfaakan sebaik-baiknya dan masyarakat ikut memelihara wifi tersebut " tandasnya.

wartawan
PAM
Category

7 Proyek Vila Melanggar, Komisi I Rekomendasikan Penghentian Paksa

balitribune.co.id I Tabanan  – Komisi I DPRD Tabanan merekomendasikan penghentian paksa tujuh proyek pembangunan vila liar di Desa Kaba-Kaba dan Desa Cepaka, Kecamatan Kediri.

 

Ketujuh proyek vila milik investor luar daerah itu disetop pengerjaannya karena mencaplok sempadan sungai dan melanggar Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B).

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkot Denpasar Ajak Seluruh Stakeholder Jaga Keamanan, Kondusifitas dan Kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi

balitribune.co.id | Denpasar - Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama menjaga keamanan, kondusifitas dan kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi Caka 1948 Tahun 2026. Rangkaian tersebut dimulai dari Pelaksanaan Prosesi Makiyis/Melasti, Tawur Agung Kesanga, Malam Pangerupukan, Nyepi dan Ngembak Geni.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati ​Gus Par Sebut Karangasem ‘Laboratorium Kerukunan’ Melalui Pagelaran ‘Sunaring Jagat’ di Taman Soekasada Ujung

balitribune.co.id | ​Amlapura - Pesona magis Taman Soekasada Ujung menjadi saksi bisu kemegahan kolaborasi budaya dalam acara Pagelaran Tari "Sunaring Jagat", Minggu (1/3/2026). Acara ini menjadi momentum penting bagi Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata yang akrab disapa Gus Par, untuk menegaskan bahwa Karangasem adalah daerah yang terbuka dan sangat menghargai perbedaan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tiadakan Konser Musik, Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival Adopsi Sistem Peed Aye

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar siap menyelenggarakan Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6–8 Maret 2026 mendatang. Berlokasi di kawasan Titik Nol Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung, festival tahun ini tampil beda dengan mengadopsi sistem parade Peed Aye layaknya Pesta Kesenian Bali (PKB) dan meniadakan panggung konser musik.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.