Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Wisman Australia hingga Jepang Dukung Kebijakan Gubernur Bali Berlakukan Kontribusi Wisatawan

Bali Tribune / LOVE BALI - Peluncuran Kontribusi Wisatawan untuk Pelindungan Lingkungan Alam dan Budaya Bali Melalui Aplikasi Love Bali di Pulau Peninsula, ITDC Nusa Dua Kabupaten Badung, Jumat (28/7)

balitribune.co.id | DenpasarPemberlakuan Kontribusi Wisatawan untuk Pelindungan Lingkungan Alam dan Budaya Bali melalui aplikasi 'LoveBali' yang diluncurkan oleh Gubernur Bali, Wayan Koster mendapatkan apresiasi dan dukungan positif dari Wisatawan Mancanegara (Wisman) pada Jumat (Sukra Umanis, Merakih), 29 Juli 2022.

Asmara, Wisman dari Melbourne, Australia mengungkapkan kecintaannya terhadap budaya Bali. Saking cintanya, ia secara rutin mengunjungi Pulau Dewata mendukung Bali perlu dilindungi dan dipertahankan keberlangsungan kebudayaannya.

“Saya mendengar adanya Peraturan Pemerintah yang baru tentang Kontribusi Wisatawan untuk Pelindungan Lingkungan Alam dan Budaya Bali, red). Atas hal ini, Kita turut juga bertanggung jawab terhadap kebudayaan Bali untuk memastikan kelestariannya, sehingga ke depan Kita bisa mengunjungi Bali secara terus menerus,’ ujar Asmara seraya menyatakan apresiasinya terhadap inisiatif Pemerintah Provinsi Bali.

Hal senada disampaikan Mark. wisman dari Melbourne, Australia. “Saya sudah datang untuk kelima kalinya ke Bali. Saya sangat cinta dengan Bali karena keunikan kebudayaannya, keindahaan alamnya serta lingkungannya yang alami. Saya setuju dengan program Pemerintah Provinsi Bali tentang Kontribusi Wisatawan untuk melindungi kebudayaan dan alam Bali,” katanya.

Wisman asal Jepang, Hiroyuki memberikan dukungan terhadap program baru Pemerintah Provinsi Bali tentang Kontribusi Wisatawan untuk melindungi alam dan budaya Bali. “Jadi Kami akan memberitahu kolega dan teman Kami tentang peraturan baru ini. Terima kasih,” kata Hiroyuki.

Kevin Wisman asal Swiss dan Andrew dari Irlandia menyebutkan jika alam dan budaya Bali perlu dilestarikan, karena keberlangsungan pariwisata di Bali sangat tergantung pada kebudayaannya. “Jadi Saya setuju dengan program Pemprov Bali untuk mengundang seluruh pihak agar bertanggung jawab melestarikan kebudayaan dan alam Bali,” ungkap Kevin.

Dukungan terhadap kebijakan Gubernur Bali, Wayan Koster bersama Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati tentang Kontribusi Wisatawan untuk Pelindungan Lingkungan Alam dan Budaya Bali juga mengalir dari Wisman asal Korea, Wei Kim dan wisman asal Australia, Hilmisua.

“Saya sangat mendukung program Pemerintah Provinsi Bali tentang Kontribusi Wisatawan ini. Saya akan memberitahu semua masyarakat Korea untuk mengikuti program yang baru ini. Kami berharap yang terbaik untuk pariwisata Bali di masa mendatang,” harap Wie Kim.

Sebagai Wisman asal Australia, Dean sudah tujuh kali mengunjungi Bali. “Bali sangat terkenal dengan keramahan penduduknya dan itu perlu dijaga, terutama kebudayaanya. Kita tahu kebudayaan Bali sangat unik dan berbeda dengan kebudayaan lainnya di Indonesia. Agama Hindu sebagai agama yang utama di sini terus menunjukan masyarakat yang suka menolong dan ramah. Jadi Saya sangat mendukung program Pemprov Bali, karena kebudayaan dan alam Bali memang perlu dijaga. Tidak hanya alam dan kebudayaan, agama Hindu juga perlu dijaga,” tegas Dean.

Wisman Australia lainnya, Melisa pula menyadari alam dan budaya Bali harus dilestarikan, karena pariwisata Bali sangat tergantung pada kebudayaan itu sendiri. “Saya apresiasi program Pemprov Bali untuk mengundang wisatawan berkontribusi menjaga budaya dan alam Bali. Saya sangat mendukung karena saya cinta Bali,” ujar Melisa.

Selama 27 Tahun, Claer yang merupakan seorang Wisman asal Australia telah mengunjungi Bali, karena kecintaannya terhadap Pulau Bali. Untuk itulah, Saya ingin memberitahu semua tentang program Pemprov Bali ini agar wisatawan turut berkontribusi menjaga alam dan budaya Bali. “Anda bisa turut membantu pemerintah dalam menjaga alam Bali dengan cara berdonasi seiklas anda untuk masa depan tempat yang Kita cintai bersama ini. Saya dukung program ini, dan saya kira ini adalah ide yang sangat bagus,” apresiasi Claer terhadap Pemprov Bali yang dipimpin oleh Gubernur Bali, Wayan Koster.

wartawan
YUE
Category

Kodam IX/Udayana Gelar Rapim TA 2026, Perkuat Sinergi TNI dan Rakyat Wujudkan Sishankamrata Bali Nusra

balitribune.co.id | Mangupura – Dalam upaya memperkuat sistem pertahanan semesta di wilayah Bali Nusra, Kodam IX/Udayana menyelenggarakan Rapat Pimpinan (Rapim) TA 2026 dengan mengusung tema “Kodam IX/Udayana Hadir Untuk Rakyat Mewujudkan Sishankamrata Menuju Indonesia Maju.” Kegiatan strategis ini berlangsung di Balai Budaya Girinata Mandala, Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Badung, Rabu (18/2/2026), yang dipimpin langsung oleh Pangdam IX/Udayana

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hadiri Karya di Pura Dalem Jambe Kapal, Bupati Adi Arnawa Tekankan Pengelolaan Sampah Mandiri dan Program Pendidikan Gratis

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri rangkaian upacara Nyakap Karang, Melaspas, dan Mendem Pedagingan di Pura Dalem Jambe, Banjar Adat Panglan Baleran, Kelurahan Kapal, Selasa (17/2). Kehadiran Bupati didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap pelestarian adat dan budaya di gumi keris.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ketupat, Barongsai dan Canang, Cerita Akulturasi Alami Umat Tionghoa di Tabanan

balitribune.co.id | Tabanan - Ribuan umat keturunan Tionghoa merayakan Tahun Baru Imlek 2577 di Kong Co Bio Tabanan dengan suasana akulturasi budaya Bali yang kental melalui penggunaan sarana canang dalam persembahyangan.

Selain dupa dan kue keranjang, kehadiran ornamen serta sesaji khas lokal ini menjadi simbol keharmonisan tradisi leluhur Tionghoa dengan budaya Hindu di Kabupaten Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click

Warga Tionghoa Buleleng Pusatkan Imlek di Klenteng Ling Gwan Kiong

balitribune.co.id | Singaraja - Warga etnis Tionghoa di Kabupaten Buleleng merayakan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang dipusatkan di Klenteng Ling Gwan Kiong, Singaraja. Sejumlah rangkaian acara digelar sebelum dilaksanakan sembahyang tutup tahun dan melepas Tahun Ular oleh pengurus Tempat Ibadah Tri Dharma (PTITD) Ling Gwan Kiong dan Seng Hong Bio.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.