Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Woodball Tak Hanya Menargetkan Lolos PON

Bali Tribune/ Maryoto Subekti
balitribune.co.id | Denpasar - Tim woodball Pra-PON Bali diminta atau ditarget tak hanya lolos PON XX/2020 Papua mendatang, namun juga memberikan prestasi terbaik pada ajang prakualifikasi PON tersebut, yang dihelat di Lapangan Pospitek Banten, 4 – 7 Juli mendatang.
 
“Ya kami minta agar tim putra dan putri Pra-PON Bali tidak hanya lolos ke PON Papua melalui ajang Pra-PON, juga memberikan hasil terbaik bagi Bali. Persaingan di Pra-PON memang cukup ketat, namun peluang itu tetap terbuka bagi tim kami,” ujar Ketua Harian Pengprov IWbA Bali, Maryoto Subekti, Jumat (28/6).
 
Pesaing Bali sendiri, dijelaskan Maryoto, berasal dari tuan rumah Pra-PON yakni Banten dimana mayoritas dihuni para pemain woodball tim nasional (timnas) woodball Indonesia, selain itu dari Jawa Tengah dan Kalimantan Timur.
 
“Dalam Pra-PON nanti yang berhak lolos hanya tim yang masuk 4 besar baik putra dan putri. Seharusnya sampai 5 besar, namun satu tiket sudah menjadi hak tuan rumah PON yakni Papua, maka tinggal 4 tiket yang diperebutkan di Pra-PON nanti,” imbuh Maryoto.
 
Pria yang juga Wakil Ketua II KONI Bali tersebut menambahkan, Pra- PON sendiri nantinya bakal diikuti sekitar 17 provinsi.  “Kami memiliki beberapa pemain timnas woodball Indonesia, seperti di antaranya ada Agus dan Budiasa,” imbuh Maryoto.
 
Bali sendiri di Pra-PON nantinya bakal berkekuatan 6 atlet putra dan 6 atlet putri. Mereka bakal didampingi pelatih seperti Wayan Diana, Agung Rai Suteja, M. Sanusi, Budi Hariyanto dan Ketut Sumajaya.
 
Sedangkan 6 atlet putra yakni Agus Suardana, Putu Budhiyasa, Putu Ari Kuncoro, Made Prawira Dinata, Putu Robi Indra dan Riska Sanjaya, dan atlet putri seperti Dwi Purnama Sari, Putu Nugraeni, Dyah Melinda, Kadek Novia Dewi, Siti Mashitah dan Manik Purwati.
 
Sementara nomor yang dipertandingkan total 10 nomor yakni stroke perorangan, stroke beregu, fairway perorangan competition, ganda fairway competition dan beregu fairway competition. Semuanya putra dan putri.
wartawan
Djoko Purnomo
Category

Wujud Toleransi, Umat Lintas Agama di Denpasar Antusias Ikuti Prosesi Pindapata

balitribune.co.id | Denpasar - Sebanyak delapan Bhikku dari Vihara Buddha Sakyamuni menggelar tradisi Pindapata di sepanjang Jalan Gunung Agung, Denpasar, pada Kamis (14/5/2026). Prosesi ini dilaksanakan sebagai rangkaian menyambut Hari Raya Tri Suci Waisak 2570 yang jatuh pada 31 Mei mendatang.

Baca Selengkapnya icon click

Proyek SJUT Sanur Rampung 100%, Pemkot Denpasar Beri Waktu 3 Bulan Bagi Provider untuk Pindah Jalur

balitribune.co.id | Denpasar - Pekerjaan konstruksi proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu Infrastruktur Pasif Telekomunikasi (SJUT-IPT) di kawasan Sanur resmi tuntas 100%. PT Sarana Utilitas Optimal (SUO) selaku Badan Usaha Pelaksana (BUP) telah menyerahkan hasil pembangunan tersebut kepada Perumda Bhukti Praja Sewakadarma (BPS) Kota Denpasar melalui penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST), Rabu (13/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Indonesia Rugi Rp9 Triliun Akibat Penipuan Online, ASEAN Memperkuat Upaya Penanggulangan

balitribune.co.id | Denpasar - Di Indonesia sepanjang tahun 2025 tercatat lebih dari 411.000 laporan kasus penipuan online dengan estimasi kerugian finansial mencapai sekitar USD 550 juta atau setara Rp9 triliun, berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Indonesia Anti-Scam Centre (IASC).

Baca Selengkapnya icon click

Bukan Ribet Malah Cuan, Ibu Rumah Tangga di Tabanan Raup Tabungan dari Bank Sampah

Gerakan Pilah dan Kelola Sampah dari Rumah mendapat respons positif dari masyarakat. Salah satunya datang dari Ni Made Serly Liana Dewi, warga Desa Dauh Peken Kecamatan Tabanan, yang menilai kebijakan pembatasan sampah ke TPA menjadi dorongan bagi masyarakat untuk mulai berubah dan lebih bertanggung jawab dalam mengelola sampah dari rumah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

OJK: Keputusan Bisnis Bankir Dilindungi Hukum Sepanjang Beritikad Baik

balitribune.co.id | Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan bahwa upaya mendorong pertumbuhan kredit yang sehat dan berkelanjutan perlu disertai dengan kepastian hukum bagi pelaku industri perbankan. Untuk itu, OJK memandang penting adanya pemahaman yang sama di antara seluruh pemangku kepentingan mengenai penerapan konsep business judgement rule dalam penanganan perkara pidana di sektor perbankan. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.