Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Wujudkan Bali Bebas “Stunting"

Bali Tribune/ Ny Putri Koster
balitribune.co.id | Denpasar - Stunting telah menjadi salah satu isu nasional yang mendapat perhatian serius dari pemerintah. Stunting tidak hanya menyangkut tinggi badan anak yang tidak sesuai dengan standar sesuai seusianya, namun stunting mengancam intelektualitas anak dan menghambat pertumbuhan otak generasi emas bangsa.
 
Meskipun angka stunting di Bali dapat dikatakan  lebih rendah dari nasional, bukan berarti upaya penanganan dan pencegahan stunting di Bali terhenti begitu saja. Pencegahan dan penanganan stunting tidak bisa hanya menjadi pekerjaan rumah pemerintah semata, perlu sinergitas dan kerja sama semua pihak termasuk di dalamnya masyarakat hingga tingkat keluarga untuk bersama sama berupaya menurunkan angka stunting hingga ke titik nol.
 
Harapan tersebut disampaikan Ketua TP PKK Provinsi Bali  Ny Putri Koster saat menjadi narasumber  Dialog Forum Koordinasi Kehumasan yang mengangkat tema Diseminasi Informasi Dalam Rangka Percepatan Penanggulangan Stunting di Bali, di Ruang Sandat Kantor Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Bali, Depasar, Selasa (26/11).
 
Lebih lanjut Ny Putri Koster menyampaikan, dalam upaya menurunkan angka stunting sosialisasi baik upaya pencegahan dan penanganan stunting amat penting. Masyarakat perlu mendapatkan informasi yang benar dan tepat terkait pencegahan stunting, apa sebenarnya stunting, apa faktor penyebabnya dan bagaimana penanganannya.
 
"Sosialisasi sampai ke tingkat keluarga sangat penting mengenai pencegahan dan penanganan stunting. Semua pihak harus bersinergi, lakukan kewajiban sesuai tupoksi masing masing. PKK gencarkan sosialisai melalui Pokja, Dinas Kesehatan juga gencar lakukan sosialisasi penanganan. Semua pihak bersinergi untuk wujudkan Bali bebas stunting," ujarnya.
 
Ia menambahkan peran penting media dalam upaya sosialisasi stunting di tengah masyarakat. Media diharapkan semakin gencar dalam mengedukasi masyarakat dengan menyajikan pemberitaan stunting dan informasi yang tepat dan benar  terkait stunting ke tengah masyarakat. Dengan kerja sama yang mencakup semua lini ini, maka diharapkan masyarakat akan mendapatkan informasi yang benar, baik dalam upaya pencegahan maupun penanganan stunting di Bali.
 
Sebelumnya, Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Provinsi Bali, I Nyoman Sujaya menyampaikan sosialisasi untuk memperkenalkan dan mengedukasi masyarakat tentang apa itu stunting dan bagaimana pencegahannya, memegang peran penting dalam penanganan stunting. Untuk mendorong percepatan penanganan stunting, menurutnya, diperlukan penyebarluasan informasi yang melibatkan semua pihak termasuk di dalamnya forum kehumasan.
 
"Saya harap dari forum ini informasi yang didapatkan akan disebarluaskan sesuai dengan tugas dan fungsi masing masing. Dengan dukungan semua pihak, kami yakin stunting di Bali akan turun bahkan tidak ada," tuturnya.
 
Pada Dialog Forum Kehumasan kali ini menghadirkan narasumber terkait stunting di Bali, di antaranya Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali Ketut Suarjaya dan Ketua PWI Bali Dwikora Putra.  Turut dihadiri oleh anggota forum koordinasi  kehumasan Provinsi Bali serta undangan lainnya.
wartawan
Redaksi
Category

Mitra10 Buka Cabang ke-58 di Bali, Usung Konsep One Stop Home Living

balitribune.co.id | Denpasar - Perkembangan sektor properti dan pariwisata di Bali mendorong kebutuhan akan bahan bangunan dan perlengkapan rumah yang semakin beragam. Melihat tren tersebut, Mitra10 kembali memperluas jaringan ritelnya dengan membuka cabang baru di kawasan Imam Bonjol, Denpasar, Rabu (13/6/2026)

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

“Homeless Media” Adaptasi atau Ancaman Demokrasi?

balitribune.co.id | Perdebatan soal “homeless media” sesungguhnya bukan sekadar pertengkaran antara media lama dan media baru. Polemik ini lebih dalam dari itu - Indonesia sedang menghadapi benturan besar antara disrupsi digital dengan standar profesionalisme pers yang selama ini menjadi fondasi demokrasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kasus Scam Tembus 530 Ribu, OJK Perkuat Kolaborasi Indonesia-Australia

balitribune.co.id | Jakarta - Maraknya penipuan digital di sektor jasa keuangan membuat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat kerja sama internasional, termasuk dengan Australia, untuk mempercepat penanganan scam yang kini berkembang lintas negara dan lintas sektor.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.