Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

XL Pulihkan Jaringan di Lombok Utara

Posko bantuan kemanusiaan korban gempa Lombok

BALI TRIBUNE - PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) memastikan jaringan di sebagian besar wilayah Lombok dan Nusa Tenggara Barat (NTB) pada umumnya dalam kondisi tetap dapat digunakan, baik untuk layanan telepon, SMS, maupun data/internet. Khusus untuk  wilayah Lombok Utara yang menjadi titik pusat gempa 7 SR, Minggu (5/8) malam lalu, layanan mengalami kendala karena dampak gempa yang sangat kuat sehingga mengakibatkan aliran listrik padam. Tim XL Axiata di lapangan sudah langsung melakukan upaya pemulihan (recovery ) sesaat setelah layanan terdeteksi terganggu. Tim juga terus bekerja semaksimal mungkin untuk memulihkan layanan di Lombok Utara. Hingga Senin siang, sebagian besar jaringan di Lombok Utara telah mulai pulih. Dengan demikian, kini akses komunikasi melalui XL Axiata berangsur kembali ke normal.  Direktur Teknologi XL Axiata, Yessie D Yosetya  mengatakan, pihaknya sekaligus bagian dari masyarakat NTB, turut berduka sedalam-dalamnya atas jatuhnya korban jiwa sebagai dampak dari gempa di Lombok. “Tim kami, termasuk di lapangan saat ini sedang bekerja keras untuk memulihkan sebagian dari layanan kami yang tergangggu pasca gempa, terutama di Lombok Utara,” ujarnya Selasa kemarin. Dia mengatakan, berbagai upaya akan dilakukan agar jaringan bisa segera pulih dan bisa membantu akses komunikasi warga, terutama guna membantu proses tanggap darurat dan penanganan korban oleh aparat terkait. Yessie menginformasikan, meski gempa juga terasa sangat kuat di sebagian besar Pulau Lombok, bahkan hingga Bali dan Sumbawa, namun gangguan jaringan yang terjadi terutama berada di wilayah Lombok Utara. Untuk wilayah Lombok yang lain, layanan XL Axiata tetap bisa beroperasi dengan baik. Karena itu pula, kabar tentang gempa yang terjadi pada Minggu malam bisa segera tersiar ke luar Lombok. Bahkan kiriman dalam format data yang besar seperti foto dan video mengenai kerusakan dan kondisi pasca gempa juga masih dikirimkan oleh para pelanggan XL Axiata dari daerah yang terlanda bencana. Menurut Yessie, beberapa BTS sempat padam sesaat setelah gempa, namun hal ini lebih karena terputusnya aliran listrik. BTS-BTS  tersebut segera bisa kembali beroperasi setelah mendapatkan pasokan listrik dari genset yang disiapkan. Antisipasi pengerahan genset secara ekstra memang sudah dilakukan sejak terjadinya gempa di wilayah yang sama pekan lalu. Tim XL Axiata di lapangan juga masih bersiaga sejak saat itu untuk mengantisipasi gempa susulan. Selain genset, tim teknis juga menyiapkan opsi lainnya berupa redirect coverage dan juga kemungkinan mengerahkan mobile BTS ke lokasi yang paling membutuhkan. Di wilayah Lombok Utara, XL Axiata memiliki lebih dari 120 BTS, sebanyak lebih dari 82 di antaranya adalah BTS 3G dan 4G LTE. Sementara itu, di seluruh Provinsi NTB, XL Axiata total memiliki lebih dari 2.900 BTS, dengan  790 BTS di antaranya 4G LTE, yang melayani lebih dari 2 juta pelanggan.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

OJK Buka Jalan Demutualisasi Bursa Efek, Kepemilikan Saham Dibatasi 5 Persen

balitribune.co.id | Jakarta - Struktur kepemilikan Bursa Efek di Indonesia memasuki babak baru. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menerbitkan Peraturan OJK Nomor 13 Tahun 2026 tentang Pemegang Saham Bursa Efek (POJK 13 Tahun 2026), yang menjadi dasar hukum pelaksanaan demutualisasi Bursa Efek.

Regulasi tersebut berlaku sejak diundangkan pada 17 September 2026. OJK menjelaskan penerbitan aturan itu melalui siaran pers, Senin (21/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

APBD Buleleng Defisit Rp200 Miliar, Pembangunan RSUD Dibiayai Lewat Pinjaman Daerah

balitribune.co.id | Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng menyiapkan skema pembiayaan melalui pinjaman daerah untuk mendukung revitalisasi dan pemenuhan sarana prasarana Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buleleng. Kebijakan tersebut berdampak pada postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang diproyeksikan mengalami defisit lebih dari Rp200 miliar.

Baca Selengkapnya icon click

Antisipasi Banjir, Sedimentasi di Tukad Mati Kembali Dikeruk

balitribune.co.id |  Denpasar - Bencana banjir bandang yang terjadi tahun lalu, belantaran Tukad Mati Denpasar yang terparah. Memasuki musim hujan, Pemerintah Kota Denpasar bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida melakukan pengerukan sedimentasi di alur Tukad Mati, Jalan Pura Demak I, Pemecuta kelod, Selasa (22/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perajin Pelinggih Keluhkan Penurunan Kualitas Bahan Batu Alam

balitribune.co.id | Bangli - Perajin batu alam di Kabupaten Bangli saat ini kerap menerima permintaan pesanan dari kalangan rumahtangga, akomodasi wisata dan pihak pengelola Pura. Batu alam yang dijadikan bahan untuk membuat Pelinggih atau bangunan suci umat Hindu Bali, ketersediaannya masih memadai namun terjadi penurunan kualitas batu alam. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.