Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Yacht Penyusup Diminta Segera Tinggalkan Lovina

Bali Tribune/ PERIKSA - Dipimpin Kepala KSOP Celukan Bawang,I Made Oka,tim terpadu melakukan pemeriksaan ke kapal yacht di perairan Lovina dan menyimpulkan kapal tersebut,Kamis (19/3) pukul 10.00 wita,sudah hengkang meninggalkan perairan Indonesia.
balitribune.co.id | Singaraja - Nampaknya pantai Lovina, Kalibukbuk, Buleleng menjadi tempat nyaman bagi penyusup sebagai tempat tujuan. Salah satunya sebuah kapal berukuran kecil (yacht) menyusup memasuki wilayah perairan Lovina, Bali Utara pada Senin (16/3) sekitar pukul 16.30 Wita tanpa mendapat tindakan. Padahal, yacht bernama lambung Glasshopper itu memasuki wilayah teritorial Indonesia tidak dilengkapi dokumen izin memasuki wilayah perairan Indonesia.
 
Bahkan, di tengah isu virus corona (Covid-19) yang tengah mewabah, kapten kapal bernama Taylor Robert Ward (50) warga Perth-Australia, melenggang turun ke darat tanpa melalui pemeriksaan kesehatan, bahkan hingga dua kali. Atas kondisi itu, otoritas yang berwenang memberikan deadline kepada Taylor untuk segera hengkang dari perairan Lovina setelah menyelesaikan urusan dengan pihak berwenang.
 
Kepala Desa (Perbekel) Desa Kalibukbuk,Ketut Suka,mengaku keberatan atas kehadiran Taylor beserta kapal yacht-nya di tengah mewabahnya virus corona. Suka meminta agar kapal tersebut tidak lagi berada di wilayahnya apalagi tanpa pengawasan pihak terkait.
 
Menurut Suka, warga sekitar Lovina resah dengan kehadiran yacht karena khawatir akan membawa virus corona yang berimbas pada pariwisata Lovina.
 
“Intinya sejak awal kami keberatan (adanya yacht,red) di perairan Lovina. Apalagi tanpa izin serta pemeriksaan kesehatan yang memadai. Mestinya kapal itu harus dipindahkan ke pelabuhan resmi dengan pengawasan ketat. Kalau di sini (Lovina) siapa yang mengawasi. Buktinya dilarang turun, dia (Taylor) seenaknya turun dengan alasan beli kopi,” keluh Suka.
 
Sementara terkait kewenangan penindakan atas adanya pelanggaran wilayah territorial, tim terpadu yang menangani kasus penyusupan yacht nampaknya gamang.Tak satupun mengaku punya kewenangan untuk menindak. Dan mengaku hanya merupakan pelanggaran administrasi biasa.
 
Kepala Kantor Kesyahbandaran dan  Otoritas Pelabuhan (KSOP) Celukan Bawang, I Made Oka usai melakukan pemantauan ke yacht milik Taylor, Rabu (18/3) mengatakan, pihaknya bersama tim terpadu di antaranya Imigrasi, Dinas Pariwisata, Satpol Air Polres Buleleng, Dan Pos TNI AL Sangsit, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) dan Bea Cukai Celukan Bawang memberikan deadline hingga Kamis (19/3) sekitar pukul 10.00 Wita untuk segara meninggalkan perairan Lovina.
 
“Setelah dilakukan pemeriksaan fisik kapal,kita simpulkan yacht ini masuk ke Lovina tanpa ada izin yang memadai.Namun,keterangan Taylor selain holiday,ia berlabuh di Lovina karena emergency karena kehabisan bahan bakar maupun logistik. Besok (Kamis,) pukul 10.00 Wita batas waktu yang kami berikan untuk meninggalkan perairan Indonesia,”jelas Oka.
 
Atas desakan Kepala Desa Kalibukbuk Ketut Suka,agar yacht itu dipindah ke pelabuhan resmi,Oka mengaku tak punya kewenangan untuk ambil tindakan itu.”Saya kira hal itu bukan bagian di kami,”tandasnya.
 
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Singaraja, I Gusti Agung Komang Artawan mengatakanakan mengembalikan dokumen milik Taylor jika semua urusan dengan pihak terkait sudah clear.
 
”Tentu tidak ada alasan kami menahan pasport yang bersangkutan.Jika memang sudah beres akan dikembalikan termasuk memberikan surat berketerangan emergency,”ucapnya.
 
Sebelumnya,sebuah kapal yacht tanpa memiliki dokumen lengkap memasuki wilayah kawasan wisata Lovina.Ironisnya,saat kapal memasuki wilayah pantai Lovina,tak satupun otoritas laut mengetahuinya.Bahkan yang lebih fatal,nahkoda kapal bernama Taylor Robert Ward (50) warga Perth-Australia sempat turun ke darat tanpa melalui pemeriksaan apapaun termasuk kesehatan.Padahal,rute perjalanan Taylor sebelum berlabuh di Lovina,termasuk sedang berjangkit wabah Covid-19.T Dia terlebih dahulu singgah di Malaysia dan Singapura setelah dari Australia menuju Thailand dan terakhir di Lovina.
wartawan
Khairil Anwar
Category

Pemkab Tabanan Perkuat Tata Kelola APBD dan Pencegahan Korupsi Lewat Persiapan MCSP-RBS 2026

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah Kabupaten Tabanan mulai mempersiapkan implementasi Monitoring Controlling Surveillance for Prevention-Risk Based Surveillance (MCSP-RBS) Tahun 2026 sebagai paradigma baru pencegahan korupsi daerah yang menitikberatkan pada deteksi risiko sejak tahap perencanaan hingga pengawasan pelaksanaan program.

Baca Selengkapnya icon click

BRI Gelar Apresiasi Layanan Pensiunan di KCP Telesera untuk Perkuat Pengalaman Nasabah

balitribune.co.id | Denpasar - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui Kantor Cabang Pembantu (KCP) Telesera menyelenggarakan kegiatan Apresiasi Layanan Pensiunan bertajuk "Melayani Sepenuh Hati, Bersama dalam Harmoni, Bersama dalam Sejahtera" pada Senin (3/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gedung BLK Tabanan Semakin Uzur, Perlu Perbaikan dan Tambahan Fasilitas Pelatihan

balitribune.co.id I Tabanan – Sejumlah gedung Balai Latihan Kerja atau BLK Tabanan agaknya perlu segera mendapatkan perbaikan. Bukan tanpa sebab, sebagian besar gedung yang berlokasi di Desa Meliling, Kecamatan Kerambitan, sudah uzur dimakan usia.

Tidak hanya itu, persoalan lainnya adalah ketersediaan fasilitas penunjang pelatihan kerja bagi masyarakat yang menempuh pendidikan di sana masih belum optimal.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Finns Tutup Cekungan Genangan di Pantai Berawa, Desa Minta Penataan Drainase Permanen

balitribune.co.id I Mangupura - Manajemen Finns Beach Club bergerak cepat menangani genangan air di muara drainase Pantai Berawa, Desa Tibubeneng, Kuta Utara, yang sempat viral di media sosial. Sejak Senin (3/8/2026) pagi, alat berat diterjunkan untuk meratakan pasir sekaligus menutup cekungan yang menghambat aliran air menuju laut.

Baca Selengkapnya icon click

Tim GDN Badung Gelar Sidak, Pastikan ASN Taati Jam Kerja

balitribune.co.id I Mangupura - Tim Gerakan Disiplin Nasional (GDN) Kabupaten Badung melakukan monitoring dan inspeksi mendadak (sidak) ke berbagai unit kerja di lingkungan Setda Badung, Senin (3/8/2026). Sidak digelar menindaklanjuti aturan kewajiban jam kerja dan penjatuhan sanksi bagi pelanggar sesuai PP Nomor 94 Tahun 2021. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.