Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Yayasan Tukad Bindu Gelar Donor Darah

Bali Tribune/ PERIKSA KESEHATAN - Suasana pelaksanaan kegiatan sosial serangkaian HUT ke-2 Yayasan Tukad Bindu, di Kawasan Hutan Jati Tukad Bindu, Kesiman, Minggu (17/3).
Bali Tribune, Denpasar - Yayasan Tukad Bindu menggelar kegiatan Donor Darah, Pemeriksaan Kesehatan, Pengobatan Medis, Penyembuhan dengan energi non medis, dan Totok Cahaya Wajah di Kawasan Hutan Jati, Obyek Wisata Tukad Bindu Kesiman, Minggu (17/3). Kegiatan ini digelar dalam rangka menyambut HUT Yayasan Tukad Bindu yang ke 2 tahun.
 
Ketua Yayasan Tukad Bindu, IB Made Ari Manik saat diwawancarai disela kegiatan menjelaskan bahwa kebaradaan Yayasan Tukad Bindu beserta Obyek Wisata Tukad Bindu ini bertujuan guna memberikan manfaat bagi masyarakat. Dimana, selain menjadi wahana edukasi tentang kepedulian terhadap lingkungan, Yayasan Tukad Bindu juga ingin memberikan layanan kesehatan secara gratis.
 
“Dengan menggandeng steakholder terkait kami menyelenggarakan kegiatan sosial di bidang kesehatan, sehingga keberadaan Yayasan Tukad Bindu dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar, utamanya dalam bidang kesehatan, selain juga menjadi tempat edukasi peduli lingkungan,” jelasnya.
 
Lebih lanjut dikatakan, adapun masyarakat yang hadir sebagian besar merupakan warga banjar di sekitar kawasan Tukad Bindu, yakni Banjar Ujung, Banjar Abianangka Kaja, Banjar Abianangka Klod, dan Banjar Dukuh. “Sesuai dengan tujuan dan visi misi kami di Yayasan Tukad Bindu, kami akan terus berbuat untuk masyarakat serta tak henti-hentinya memberikan edukasi serta pelayanan di segala bidang untuk masyarakat sekitar, serta kami mengucapkan terimakasih atas dukungan semua pihak atas suksesnya acara ini,” paparnya.
 
Sementara, Kaling Banjar Ujung, I Gusti Ari Rai Temaja sangat mengapresiasi pelaksanaan kegiatan sosial ini. Dimana, dengan adanya kegiatan sosial ini masyarakat dapat memanfaatkanya secara gratis. Hal ini menurutnya sejalan dengan program pemerintah untuk menciptakan kesehatan serta kebahagiaan masyarakat. “Semoga kegiatan ini dapat terus berjalan dan terus mampu berbuat dan memberikan kemanfaaatan bagi masyarakat sekitar,” ujar pria yang akrab disapa Gung Nik ini.
 
Salah seoarang warga Banjar Abianangka Kaja, I Wayan Mahardika mengaku senang dengan dilaksanakanya kegiatan sosial di bidang kesehatan ini. Dimana, masyarakat sekitar, utamanya lansia tak perlu jauh lagi untuk berkonsultasi masalah kesehatan walaupun hanya sementara. “Sangat baik, dan semoga dapat terlaksana secara rutin,” paparnya.
wartawan
I Wayan Sudarsana
Category

50 Bhikkhu Internasional Mulai Thudong dari Buleleng Menuju Borobudur

balitribune.co.id I Singaraja - Sebanyak 50 bhikkhu atau bhante dari berbagai negara memulai perjalanan spiritual Indonesia Walk for Peace 2026 atau thudong dari kawasan Vihara Brahmavihara Arama, Banjar, Buleleng, Sabtu (9/5/2026) pagi. Perjalanan sejauh kurang lebih 666 kilometer ini dilakukan menuju Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, dalam rangka mengikuti perayaan Waisak 2570 Buddhist Era.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lansia Hilang di Batukaru Ditemukan Meninggal di Kedalaman 100 Meter

balitribune.co.id I Tabanan - Keberadaan I Made Dibia, lansia usia 84 tahun dari Banjar Sigaran, Desa Jegu, Kecamatan Penebel yang sempat dilaporkan hilang saat mendaki Gunung Batukaru akhirnya ditemukan pada Sabtu (9/5/2026).

Lansia tersebut ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia di jurang dengan kedalaman sekitar seratus meter. Jenazahnya sebenarnya sudah ditemukan pada Sabtu (9/5/2026) siang, sekitar pukul 14.00 Wita.

Baca Selengkapnya icon click

Walk For Peace 2026: Simbol Toleransi dan Harmoni Bali

balitribune.o.id I Singaraja - Sebanyak 50 Bhikkhu dari berbagai negara di Asia Tenggara resmi memulai perjalanan suci lintas provinsi bertajuk Indonesia Walk For Peace 2026. Aksi jalan kaki ini dimulai dari Brahma Vihara Arama, Singaraja, Buleleng, Sabtu (9/5/2026), menuju Candi Borobudur, Magelang, untuk menyambut Hari Suci Waisak pada 31 Mei mendatang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Okupansi Rendah, Subsidi Bus Trans Metro Dewata Dievaluasi

balitribune.co.id I Denpasar - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Denpasar tengah melakukan evaluasi mendalam terkait kelanjutan anggaran operasional Bus Trans Metro Dewata (TMD). Langkah ini diambil menyusul masih rendahnya tingkat keterisian penumpang (load factor) yang hanya berkisar antara 30 hingga 40 persen.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.