Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Yosep Yulius Diaz Perduli Sampah Plastik

Bali Tribune/ Yosep yulius Diaz bersama Sandiaga Uno dalam Teras Dialog pada Sabtu (23/2).

Bali Tribune, Denpasar - Ada yang berbeda dari Teras Dialog Bersama Sandiaga Uno yang diselenggarakan di YYDiaz center di Jalan Tukad Musi I Nomor 5 Renon Denpasar, Sabtu (23/2) malam lalu. Ratusan undangan yang hadir disuguhkan minuman air mineral tidak dalam bentuk kemasan gelas plastik seperti pada umumnya. Minuman air mineral yang disuguhkan dalam bentuk galon, kemudian undangan yang hadir dipersilahkan ambil sendiri. “Mungkin tadi malam luput dari pengamatan teman-teman media. Kita tidak perlu berteori tapi langsung eksekusi. Ini bentuk dukungan riil untuk bebas sampah plastik. Sehingga air minum yang kita sediakan dalam bentuk galon supaya tidak ada sampah plastik,” ungkap Yosep Yulius Diaz. Tindak hanya minuman. Makanan yang disajikan juga tanpa plastik. Nasi jinggo dibungkus dengan daun pisang sehingga sampahnya terurai. Namun lebih dari itu semua, Yosep Yulius Diaz yang juga Caleg DPRD provinsi Bali Dapil Denpasar Partai Gerindra ini mengaku puas karena dalam dialog tersebut hadir keberagaman. “Acaranya tidak diseting jadi semuanya lancar. Benar - benar keberagaman sesuai dengan tema dialog kita, Persatuan Indonesia karena yang dari Kampung Jawa yang merupakan orang Madura, relawannya De Gadjah dan orang Flobamora. Intinya; Indonesia jangan terbelah,” ujarnya. Nada seirama disampaikan oleh Sandiaga Uno. Keberagaman ini merupakan Bhineka Tunggal Ika yang harus dijaga dan dirawat. “Ada yang dari Kampung Jawa, ada Pak Yosep Yulius Diaz dari Flobamora dan relawannya De Gajah. Bhineka Tunggal Ika adalah takdir kita yang harus kita jaga dan rawat,” imbuhnya. Sandiaga Uno menyambut positif Teras Dialog dengan tema: Persatuan Indonesia karena seluruh elemen bangsa tumpah ruah. “Inilah persatuan kita yang harus terus kita tenun dan jaga bersama. Maju terus persatuan kita, junjung tinggi persaudaraan. Semangat kebersamaan dalam pesta demokrasi,” ujarnya.

wartawan
Redaksi
Category

Darurat Ekologi Bali, Ratusan Mangrove Tahura Ngurah Rai Mati Serentak, Diduga Terpapar Limbah Kimia

balitribune.co.id | Denpasar - Ekosistem mangrove di kawasan selatan Bali, khususnya di Taman Hutan Raya Ngurah Rai, tengah menghadapi kondisi yang disebut para peneliti sebagai darurat ekologis. Ratusan pohon mangrove di sisi barat pintu masuk Tol Bali Mandara dilaporkan mati secara serentak pada awal 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Menelusuri Jejak Rembesan Pipa di Balik Matinya Ekosistem Mangrove Kawasan Benoa

balitribune.co.id | Denpasar - Kerusakan tanaman mangrove seluas kurang lebih 60 are di kawasan Jalan Raya Pelabuhan Benoa kini memasuki tahap pendalaman lebih lanjut. Temuan lapangan pada titik koordinat 8°43'51.89"S dan 115°12'43.35"E itu dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar Sabtu (21/2/2026) di Ruang Rapat Pelindo Benoa.

Baca Selengkapnya icon click

Operasi Sikat Agung, Polda Bali Amankan 181 Pelaku Kejahatan

balitribune.co.id I Denpasar - Polda Bali berhasil mengungkap puluhan kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), pencurian dengan kekerasan (Curas) dan pencurian dengan pemberatan (Curat) pada pelaksanaan Operasi Sikat Agung 2026 yang berlangsung dari 28 Januari 2026  hingga 12 Februari 2026. Polda Bali berhasil mengamankan puluhan unit sepeda motor, ponsel dan juga printer hasil kejahatan. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Ekosistem Inovasi, BRIDA Tabanan Gelar Bimtek Jaring Indah dan Road to IGA 2026

balitribune.co.id | Tabanan - Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Tabanan menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Jaring Indah (Jaringan Inovasi Daerah) sekaligus Road to Innovative Government Award (IGA), yang berlangsung di Ruang Rapat BRIDA Tabanan, Rabu (25/2/2026). Kegiatan ini menghadirkan para inovator Kabupaten Tabanan yang sebelumnya telah mengikuti Lomba Inovasi Daerah Jayaning Singasana Tahun 2025.

Baca Selengkapnya icon click

Satu Dekade Menanti, Jegog Suar Agung Guncang Ribuan Penonton di Fukuoka

balitribune.co.id | Jakarta - Setelah sepuluh tahun tidak melakukan tur di Negeri Sakura, Jegog Suar Agung  kembali membawa musikal bambu khas Jembrana ke Jepang. Setelah dilepas secara resmi oleh Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan pada hari minggu (15/2/2026),  Jegog Suar Agung mengawali pementasan perdana yang digelar di Toyota City , Fukuoka City yang dihadiri ribuan penonton warga Jepang yang memadati arena pertunjukan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.