Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Asian OWS Championship 2026, Perenang Indonesia Belum Mampu Bersaing

medali perenang
Bali Tribune / MEDALI - Ketum PB Akuatik Indonesia Anindya Bakrie (depan kanan) berfoto bersama para juara usai mengalungkan medali.

balitribune.co.id I Badung - Dua perenang open water swimming (OWS) Indonesia, Moch. Akbar Putra Taufik dan Sang Arka Ning Jaladri Prawatya masih belum mampu bersaing dengan perenang-perenang Asia lainnya pada hari pertama Asian Open Water Swimming (OWS) Championship ke-12 nomor 5 kilometer.

Pada kejuaraan yang berlangsung di Pantai Jimbaran, Kabupaten Badung, Sabtu (13/6), Akbar finis di posisi 18 dengan catatan waktu 1 jam 1 menit 51,9 detik. Sementara Sang Arka di posisi 23 dengan catatan waktu 1 jam 2 menit 55,5 detik.

Keluar sebagai juara sekaligus meraih medali emas di nomor 5K putra ini perenang China Tianchen Lan dengan catatan waktu 56 menit 57 detik. Tempat kedua atau medali perak diraih perenang Vietnam Huy Huang Nguyen dengan catatan waktu 57 menit 04,1 detik. Dan medali perunggu juga disabet perenang Vietnam Tran Tuan Anh Mai setelah finis dengan catatan waktu 57 menit 04,6 detik.

Ditemui usai menyelesaikan lomba, Moch Akbar mengatakan persaingan dengan perenang-perenang Asia di event Asian OWS Championship ke-12 ini, memang sangat ketat.

“Mereka cepat-cepat, seru sekali, dan saya bersyukur bisa finis meski tidak menjadi yang tercepat,” ujar Akbar sembari menambahkan bahwa kejuaraan OWS Championship Asia ke-12 menjadi pelajaran penting baginya.

Akbar mengaku dirinya baru pertama kali turun di OWS Championship Asia dan dia sudah tahu bahwa persaingannya bakal berat karena lawan yang turun juga kencang-kencang. Akbar masih akan berjuang kembali di nomor estafet 4 kali 1.500 meter.

Wakil Indonesia di nomor 5 km putri, Gusti Ayu Made Nadya Saraswati selesai di peringkat 16 dengan catatan waktu 1 jam 7 menit 30 detik. Nadya mengaku tantangan terberat adalah ombak di Pantai Jimbaran cukup besar dan sengatan matahari.

OWS Championship ke-12, kata perenang berusia 19 tahun dari Denpasar ini sangat memberi pengalaman berarti dalam dirinya bersaing dengan atlet Asia lainnya.

Ketua Umum PB Akuatik Indonesia, Anindya Bakrie, menila Asia Open Water Swimming Championship ke-12 menjadi ajang yang baik untuk seluruh atlet asal Indonesia untuk bisa meningkatkan prestasinya.

Khusus untuk Bali, bisa meningkatkan perekonomian dari sektor pariwisata karena mendatangkan 78 perenang dari 18 negara. “Sekarang bisa membawa nama baik olahraga renang dan menjadi lebih semarak serta lebih memasyarakatkan olahraga ini,” ucapnya.

wartawan
NOM
Category

87 Warga Binaan Rutan Bangli Terima Remisi, Warga Uzbekistan Langsung Bebas

balitribune.co.id I Bangli - Sebanyak 87 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Bangli menerima remisi umum 17 Agustus bertepatan dengan HUT RI ke-81. 

Dari total jumlah WBP yang menerima remisi, sebanyak 4 WBP langsung bebas termasuk diantaranya 1 WBP warga negara Uzbekistan yang tersandung kasus pencurian.

Baca Selengkapnya icon click

Pengacara Yuli Utomo Kembali Raih Penghargaan Internasional "The Best Presentation" di Konferensi Disabilitas dan Rehabilitasi Dunia

balitribune.co.id | Denpasar - Pengacara sekaligus mahasiswa doktor hukum Yuli Utomo, S.H., M.H., C.Med kembali meraih penghargaan internasional. Ia dinobatkan sebagai Best Presentation pada World Disability and Rehabilitation Conference (WDRC 2026) ke - 11 yang diselenggarakan di Bali, 10–11 Agustus 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kosan di Denpasar Isi 10 Kamar ke Atas Akan Dikenakan Pajak

balitribune.co.id I Denpasar - Wacana pemerintah memperluas penerimaan pajak terhadap sektor persewaan properti, termasuk rumah, kontrakan, dan kos-kosan pada 2027 mendatang, mendapat perhatian dari Pemerintah Kota Denpasar. Pemkot Denpasar menegaskan, pengenaan pajak terhadap usaha kos-kosan telah diatur dalam regulasi daerah, khususnya bagi usaha yang memiliki 10 kamar atau lebih.

Baca Selengkapnya icon click

Pungutan Bedah Rumah Gratis Akan Dikenakan Sanksi

balitribune.co.id | Denpasar - Tahun 2026 ini Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menambah jumlah rumah tidak layak huni menjadi layak huni melalui program bedah rumah di seluruh Indonesia yang menyasar sebanyak 400 ribu unit. Sedangkan tahun 2025 lalu, jumlah bedah rumah yang dilakukan pemerintah pusat ini menyasar 45 ribu unit rumah tidak layak huni menjadi layak huni.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Literasi dan Inklusi Keuangan Bali Tembus Tiga Besar Nasional

balitribune.co.id | Denpasar - Tingkat literasi dan inklusi keuangan masyarakat Bali kembali menunjukkan kinerja positif. Berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026, Bali mencatat indeks literasi keuangan sebesar 78,77 persen, sekaligus menempatkan provinsi ini di posisi ketiga tertinggi secara nasional.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.