Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Diduga Terjangkit ASF, Puluhan Babi Mati Mendadak

ternak babi
Bali Tribune / TERNAK BABI - Virus African Swine Fever (ASF) diduga kembali menyerang ternak babi di Badung.

balitribune.co.id I Mangupura - Wabah African Swine Fever (ASF) diduga kembali menyerang peternakan babi di wilayah Badung. Kali ini, seorang peternak di Banjar Kayu Tulang, Canggu, Kuta Utara, mengalami kerugian besar setelah puluhan babi miliknya mati mendadak.

Peristiwa tersebut mulai terjadi sejak awal April 2026. Sedikitnya 60 ekor babi dilaporkan mati satu per satu dengan gejala tidak mau makan, lemas, lalu akhirnya mati.

Pemilik ternak, Ketut Widanta, mengatakan seluruh babi peliharaannya tidak ada yang berhasil diselamatkan. “Semua mati, tidak ada yang tersisa. Sudah siap panen, malah kena virus,” ujarnya, Kamis (21/5/2026).

Menurutnya, wabah ASF yang sempat mereda kini kembali muncul dan menyebabkan kerugian hingga puluhan juta rupiah. Bangkai ternak yang mati pun telah dikubur untuk mencegah penyebaran virus lebih luas.

Ia juga mengaku untuk sementara waktu menghentikan aktivitas beternak babi sambil menunggu kondisi kandang benar-benar aman. Pembersihan kandang secara menyeluruh akan dilakukan guna mengurangi risiko penyebaran virus.

Sementara Camat Kuta Utara Putu Eka Permana yang dikonfirmasi membenarkan ada babi mati mendadak di wilayahnya. "Iya, ada satu warga kami di Banjar Kayu Tulang, dia beli anak babi begitu dipelihara semua mati mendadak," ujarnya.

Mengenai penyebab kematian puluhan ternak ini, Eka Permana belum bisa memastikan. Pasalnya, kejadiannya sudah sebulan lalu. Dan saat ini warga tersebut sudah tidak memelihara babi lagi.

"Untuk sebab pasti kami belum tahu. Karena awalnya dia coba-coba pelihara babi karena dapat banyak makanan sisa restoran. Kejadian itu sudah bulan lalu," kata Eka Permana.

Diketahui hingga kini, ASF memang masih menjadi ancaman serius bagi peternak babi karena belum ditemukan obat yang efektif untuk menyembuhkan hewan yang terinfeksi.  

wartawan
ANA
Category

Menuju 70 Tahun, Astra Rilis Logo Baru Serta Galang Donasi untuk NTT

balitribune.co.id | Jakarta - Hampir tujuh dekade, Astra tumbuh bersama Indonesia melalui inovasi, kolaborasi, and kontribusi yang diharapkan terus memberikan manfaat bagi masyarakat. Perjalanan tersebut terjalin bersama pemerintah, karyawan, mitra, pelanggan, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan di berbagai daerah yang menjadi bagian dari perjalanan Astra hingga hari ini.

Baca Selengkapnya icon click

FIFGROUP Peduli Salurkan 1.200 Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

balitribune.co.id | Kupang - Bencana Gempa bumi yang melanda wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026) membawa dampak besar bagi masyarakat yang terdampak. Di tengah kondisi tersebut, pemenuhan kebutuhan dasar menjadi salah satu hal penting untuk membantu masyarakat melewati masa tanggap darurat dan proses pemulihan pascabencana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

105 UMKM Lokal Raup Untung, Perputaran Ekonomi Buleleng Festival 2026 Tembus Rp3,091 Miliar

balitribune.co.id I Singaraja - Pelaksanaan Buleleng Festival 2026 resmi ditutup Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra didampingi Wakil Bupati Gede Supriatna dari Panggung Utama Kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja, Minggu (23/8/2026). 

Selama lima hari penyelenggaraan, festival ini berhasil mencatatkan perputaran ekonomi sebesar Rp3,091 miliar lebih. Diperkirakan sampai akhir kegiatan, perputaran ekonomi mencapai Rp3.6 miliar lebih.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Menolak Bantuan Asing Saat Flores Menangis

balitribune.co.id I Bencana alam selalu menjadi cermin paling jujur untuk melihat kesiapan sebuah negara. Ketika gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang daratan Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada pertengahan Agustus 2026 ini, riak yang muncul bukan sekadar urusan patahan tektonik, melainkan patahan birokrasi yang akut.

Baca Selengkapnya icon click

Polisi Jepang Selidiki Kematian PMI Asal Bangli di Apartemennya

balitribune.co.id | Bangli - Duka mendalam menyelimuti keluarga Putu Ayu Meita Widyastuti (19), seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Banjar Palaktiying, Desa Landih, Kecamatan Bangli, yang dilaporkan meninggal dunia di Jepang. Hingga kini, pihak kepolisian Jepang masih mendalami dan menyelidiki penyebab pasti kematian korban.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.