Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Gelar Nobar Piala Dunia, Kedai Kopi Tambah Jam Operasional

Bendera peserta piala dunia
Bali Tribune / BENDERA - Area kedai kopi dihiasi pernak pernik berupa miniatur bendera negara peserta Piala Dunia 2026.

balitribune.co.id I Denpasar - Pelaku usaha kecil di Denpasar memanfaatkan momen gelaran Piala Dunia 2026 untuk menambah jam operasional bisnis kedai kopinya. Dengan adanya perhelatan sepak bola kelas dunia ini, pemilik kedai kopi membuka kedainya hingga 24 jam yang memfasilitasi para pelanggan untuk nonton bareng Piala Dunia 2026. 

Karyawan salah satu kedai kopi yang buka 24 jam di Denpasar, Muhammad Sahwan mengatakan, pemilik kedai kopi tempat ia bekerja memberlakukan penyesuaian jam operasional selama Piala Dunia 2026. "Harapannya untuk meningkatkan jumlah pengunjung dan bisa bersama-sama untuk menyaksikan pemain favoritnya berlaga di Piala Dunia. Selama Piala Dunia buka 24 jam," katanya di Denpasar, Selasa (30/6).

Selain peningkatan pengunjung, pihak kedai kopi yang berada di kawasan strategis ini berharap akan terjadi peningkatan penjualan kopi maupun minuman lainnya dan makanan. Untuk harga minuman yang termurah mulai Rp13 ribu dan makanan ringan dijual mulai Rp17 ribu. Sedangkan harga untuk makanan berat mulai Rp20 ribu. 

Dikatakannya, karena lokasi yang strategis berdekatan dengan kawasan wisata Kuta, kedai kopi di Denpasar ini kerap didatangi pengunjung dari luar negeri. Di tempat ini, pengunjung atau pelanggan lokal berbaur dengan yang dari luar negeri saat nonton bareng Piala Dunia 2026. 

Di area kedai kopi ini, dihiasi pernak pernik Piala Dunia 2026. Langit-langit ruangan dihias miniatur bendera negara peserta Piala Dunia 2026 yang menciptakan atmosfer perhelatan sepak bola akbar tersebut. Selama musim Piala Dunia 2026, tersedia paket makanan nonton bareng dengan harga mulai Rp28 ribu yang terdiri dari minuman dan makanan ringan. "Memang terjadi peningkatan pengunjung terutama saat hari Sabtu, namun kami tidak bisa menyebutkannya secara rinci," ujarnya.

Sementara itu kedai kopi lainnya juga memberlakukan hal yang sama yakni buka 24 jam selama perhelatan Piala Dunia 2026. Karyawan kedai kopi, Gus Yoga mengatakan, antusias pengunjung di kedai kopi tempatnya bekerja turut merayakan euforia Piala Dunia 2026. "Pastinya ada peningkatan penjualan apalagi buka sampai 24 jam untuk Piala Dunia ini," ujarnya. 

Piala Dunia 2026 telah berlangsung dari 11 Juni, hingga 19 Juli 2026 di tiga negara tuan rumah yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. yue

wartawan
YUE
Category

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nutug Karya di Pura Dalem Batununggul, Merawat Bhakti dan Tradisi Warisan Leluhur

balitribune.co.id I Semarapura - Rangkaian upacara piodalan di Pura Dalem, Desa Adat Dalem Setra Batununggul, berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Piodalan yang bertepatan dengan Rahina Buda Kliwon Matal menjadi momentum penting bagi krama dalam melaksanakan kewajiban adat dan keagamaan, Rabu (26/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Harga Ayam Potong Naik, Kini Rp45.000 per Kilogram

balitribune.co.id I Denpasar - Harga daging ayam di pasaran belakangan mengalami kenaikan hingga menyentuh Rp45.000 per kilogram. Normalnya daging ayam berada dikisaran Rp35.000 hingga Rp38.000 per kilogram. Kenaikan tersebut dipengaruhi sejumlah faktor, mulai dari minimnya populasi ayam siap panen hingga meningkatnya permintaan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Operasi Pasien Tertunda Gara-gara Miskomunikasi, Komisi IV Soroti Layanan RSD Mangusada

balitribune.co.id I Mangupura  - Keluhan terkait pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Daerah (RSD) Mangusada menjadi sorotan Komisi IV DPRD Badung. Salah satu persoalan yang dibahas yakni pasien yang harus menunda operasi akibat miskomunikasi internal terkait penerapan program Mantap Nak Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.