Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Ketua TP Posyandu Gianyar Pantau Pemberian PKMK Bagi Balita Stunting

Balita
Bali Tribune / BALITA - Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Gianyar Ny. Dr. Ida Ayu Surya Adnyani Mahayastra melakukan pemantauan perkembangan pemberian Susu Pangan Olahan untuk Keperluan Medis Khusus (PKMK) bagi balita stunting.

balitribune.co.id I Gianyar - Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Gianyar Ny. Dr. Ida Ayu Surya Adnyani Mahayastra melakukan pemantauan perkembangan pemberian Susu Pangan Olahan untuk Keperluan Medis Khusus (PKMK) bagi balita stunting sekaligus pembinaan pelaksanaan Posyandu enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Kelurahan Ubud dan Desa Bedulu.

Sebanyak 13 paket PKMK diberikan kepada balita di Kelurahan Ubud, sementara 15 paket PKMK disalurkan di Desa Bedulu. Pemberian PKMK ini merupakan tahap ketiga dari total enam tahap yang direncanakan sebagai salah satu upaya mendukung percepatan penurunan stunting di Kabupaten Gianyar.

Ny. Surya Adnyani mengatakan, program tersebut merupakan bagian dari keseriusan Pemerintah Kabupaten Gianyar dalam menekan angka stunting, didukung dana fiskal dari pemerintah pusat. Namun, pemberian PKMK harus diikuti pemantauan tumbuh kembang anak serta edukasi kepada orang tua.
“Pemberian PKMK ini bukan sekadar bantuan, tetapi harus diikuti pemantauan perkembangan anak. Orang tua juga perlu memperhatikan makanan, asupan protein, serta tumbuh kembang anak,” ujarnya.

Ny. Surya Adnyani menekankan, pencegahan stunting idealnya dimulai sejak sebelum kehamilan, bahkan sejak pasangan mempersiapkan diri menjadi orang tua. Kendati demikian, intervensi terhadap balita tetap penting dilakukan, khususnya dalam periode 1.000 hari pertama kehidupan, melalui edukasi, pemenuhan gizi dan pemantauan pertumbuhan secara berkala.

“Kita ingin setelah tahap ketiga ini ada perkembangan yang terlihat. Karena itu, anak-anak harus terus dipantau melalui bidan di Pustu atau Puskesmas serta kader Posyandu,” tegasnya.

Menurutnya, berbagai intervensi yang dilakukan mulai menunjukkan hasil positif. Angka stunting Gianyar turun dari 4,3 persen menjadi 3,8 persen. Capaian tersebut menjadi motivasi untuk terus memperkuat kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, kader Posyandu dan keluarga.

“Semoga 13 anak yang mendapatkan intervensi ini nantinya tidak lagi masuk dalam data stunting. Karena itu harus terus dipantau, ditimbang, diukur tinggi badan dan perkembangan lainnya,” ujarnya saat memantau di Kantor Lurah Ubud.

Salah seorang orang tua balita, Nyoman Sutari dari Padang Tegal Kaja, menyampaikan terima kasih atas bantuan PKMK yang diberikan. Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu meningkatkan berat badan anaknya yang sangat aktif. “Terima kasih atas bantuan susu ini. Semoga berat badan anak saya bisa naik, karena anak saya sangat aktif,” ungkapnya.

Selain pemantauan pemberian PKMK, kegiatan juga dirangkaikan dengan pembinaan pelaksanaan enam SPM Posyandu. Transformasi Posyandu diarahkan agar pelayanan tidak hanya berfokus pada kesehatan ibu dan anak, tetapi mencakup pelayanan dasar yang lebih luas.

Enam bidang pelayanan dasar tersebut meliputi pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketentraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, dan sosial.

Melalui enam SPM tersebut, Posyandu diharapkan menjadi wadah pelayanan masyarakat yang lebih terpadu. Kader tidak hanya melakukan penimbangan dan pemantauan tumbuh kembang balita, tetapi juga membantu menghubungkan masyarakat dengan layanan dasar sesuai kebutuhannya, termasuk edukasi kesehatan, pendidikan, perlindungan sosial, hingga pemenuhan kebutuhan dasar lainnya.

Ny. Surya Adnyani menekankan pentingnya peran kader dalam memastikan pelayanan tersebut berjalan di tingkat masyarakat. Dengan penguatan enam SPM, Posyandu diharapkan semakin dekat dengan keluarga dan mampu menjadi salah satu ujung tombak dalam meningkatkan kualitas pelayanan dasar sekaligus mendukung percepatan penurunan stunting di Kabupaten Gianyar.

wartawan
ATA
Category

Menuju 70 Tahun, Astra Rilis Logo Baru Serta Galang Donasi untuk NTT

balitribune.co.id | Jakarta - Hampir tujuh dekade, Astra tumbuh bersama Indonesia melalui inovasi, kolaborasi, and kontribusi yang diharapkan terus memberikan manfaat bagi masyarakat. Perjalanan tersebut terjalin bersama pemerintah, karyawan, mitra, pelanggan, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan di berbagai daerah yang menjadi bagian dari perjalanan Astra hingga hari ini.

Baca Selengkapnya icon click

FIFGROUP Peduli Salurkan 1.200 Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

balitribune.co.id | Kupang - Bencana Gempa bumi yang melanda wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026) membawa dampak besar bagi masyarakat yang terdampak. Di tengah kondisi tersebut, pemenuhan kebutuhan dasar menjadi salah satu hal penting untuk membantu masyarakat melewati masa tanggap darurat dan proses pemulihan pascabencana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

105 UMKM Lokal Raup Untung, Perputaran Ekonomi Buleleng Festival 2026 Tembus Rp3,091 Miliar

balitribune.co.id I Singaraja - Pelaksanaan Buleleng Festival 2026 resmi ditutup Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra didampingi Wakil Bupati Gede Supriatna dari Panggung Utama Kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja, Minggu (23/8/2026). 

Selama lima hari penyelenggaraan, festival ini berhasil mencatatkan perputaran ekonomi sebesar Rp3,091 miliar lebih. Diperkirakan sampai akhir kegiatan, perputaran ekonomi mencapai Rp3.6 miliar lebih.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Menolak Bantuan Asing Saat Flores Menangis

balitribune.co.id I Bencana alam selalu menjadi cermin paling jujur untuk melihat kesiapan sebuah negara. Ketika gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang daratan Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada pertengahan Agustus 2026 ini, riak yang muncul bukan sekadar urusan patahan tektonik, melainkan patahan birokrasi yang akut.

Baca Selengkapnya icon click

Polisi Jepang Selidiki Kematian PMI Asal Bangli di Apartemennya

balitribune.co.id | Bangli - Duka mendalam menyelimuti keluarga Putu Ayu Meita Widyastuti (19), seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Banjar Palaktiying, Desa Landih, Kecamatan Bangli, yang dilaporkan meninggal dunia di Jepang. Hingga kini, pihak kepolisian Jepang masih mendalami dan menyelidiki penyebab pasti kematian korban.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.