Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pesta Miras Perantau NTT Berujung Maut : Satu Tewas, Satu Kritis

miras
Bali Tribune / Ilustrasi Minuman Keras (Miras). (IST)

balitribune.co.id I Denpasar - Pesta minuman keras (miras) kelompok perantau asal Nusa Tenggara Timur (NTT) di dua lokasi berbeda di Bali berujung maut, Rabu (20/5/2026) malam. Akibat insiden tersebut, seorang pemuda tewas ditikam di Badung, sementara satu korban lainnya kritis di Denpasar.

Peristiwa pertama terjadi di sebuah rumah kos Jalan Gunung Lumut, Padangsambian Klod, Denpasar Barat, sekitar pukul 22.25 Wita. Korban Yulius Dapa Dora (26), asal Sumba Tengah, kritis setelah ditusuk senjata tajam oleh pria berinisial RNP asal Sumba Barat yang kini buron.

Menurut saksi Marten Awang (32), ia keluar kamar setelah mendengar keributan di halaman kos dan menemukan korban sudah tergeletak di lantai atas. Saksi kemudian melapor ke pecalang setempat yang diteruskan ke kepolisian. 

Kapolsek Denpasar Barat, Kompol Ni Wayan Adnyani Prabawati, membenarkan kejadian tersebut. "Pelaku masih dalam pengejaran, sementara kondisi korban masih dicek anggota," ujarnya, Kamis (21/5/226). Saat ini korban dirawat intensif di RSUP Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah akibat luka tusuk di dada.

Berselang satu jam, sekitar pukul 23.30 Wita, tragedi serupa terjadi di kos Jalan Toya Ning II Ungasan, Kuta Selatan, Badung. Korban Kristoforus Loe Lae (23), asal Belu, tewas ditikam oleh rekannya sendiri, AVM (21).

Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, menjelaskan insiden bermula saat korban, pelaku, dan rekan-rekannya menggelar pesta miras jenis arak dan wiski. Di tengah acara, pelaku terlibat pertengkaran dengan ayah kandungnya. Korban berniat melerai dan mengingatkan pelaku agar tidak melawan orang tua.

"Pelaku tidak terima ditegur lalu pulang mengambil pisau belati. Ia kembali dan langsung menusuk dada kanan atas korban secara membabi buta," kata Iptu Saputra Jaya.

Usai penusukan, korban sempat mengunci diri di kamar sebelum akhirnya meminta tolong untuk diantar ke klinik. Korban dinyatakan meninggal dunia pukul 00.30 Wita di Unicare Clinic Uluwatu akibat pendarahan hebat.  

"Saat ini pelaku telah diamankan oleh Unit Reskrim Polsek Kuta Selatan beserta barang bukti pisau belati," pungkasnya.

wartawan
RAY
Category

Gagal Beroperasi, Pemkab Jembrana Usulkan Pencabutan Dua Perda BPR

balitribune.co.id | Negara - Pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Jembrana dipastikan batal terwujud. Setelah mangkrak dan tidak pernah terealisasi sejak regulasinya diterbitkan pada 2017 silam, eksekutif dan legislatif Kabupaten Jembrana kini resmi mengusulkan pencabutan dua produk hukum yang menjadi landasan hukumnya.

Baca Selengkapnya icon click

BI Bali Dorong UMKM Naik Kelas, Akses Pembiayaan Capai Rp5,8 Miliar

balitribune.co.id | Denpasar - Akses pembiayaan menjadi salah satu kunci bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk meningkatkan kapasitas usaha sekaligus memperluas pasar. Karena itu, sinergi antara pemerintah, perbankan, Bank Indonesia, dan pelaku usaha terus diperkuat agar kebutuhan pembiayaan UMKM dapat dipertemukan dengan sumber pendanaan yang tepat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Resmi Diluncurkan, Gilimanuk Jadi Titik Utama Proyek PLTS 100 GWp

balitribune.co.id | Negara - Pemerintah resmi meluncurkan Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 gigawatt peak (GWp) sebagai salah satu langkah strategis mempercepat terwujudnya swasembada dan kedaulatan energi nasional. Peluncuran program tersebut ditandai dengan groundbreaking sejumlah proyek PLTS, termasuk di Gilimanuk, Bali, Selasa (25/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Kemarau Melanda, Petani Tabanan Biarkan Sawah Menganggur

balitribune.co.id | Tabanan - Sejumlah petani di Kabupaten Tabanan terpaksa membiarkan sawah mereka menganggur atau bero akibat terpaan kemarau panjang yang memicu kekeringan.

Hal ini dilakukan sejumlah petani di beberapa subak lantaran seretnya pasokan air irigasi yang mengalir ke kawasan pertanian mereka. Hingga pertengahan Agustus 2026, fenomena tanah terbengkalai ini melanda puluhan hektare lahan di beberapa wilayah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pegadaian Cabang Rasanae Salurkan Bantuan Rp275 Juta untuk Pembangunan Jembatan Raba Sa’u Desa Mawu

balitribune.co.id | Bima - Harapan masyarakat Desa Mawu Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat untuk memiliki akses jembatan yang lebih layak kembali mendapat perhatian. Melalui program Pegadaian Peduli, PT Pegadaian (Persero) Cabang Rasanae menyalurkan bantuan senilai Rp275 juta untuk mendukung pembangunan Jembatan Raba Sa’u, Desa Mawu. Pembangunan jembatan tersebut menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat setempat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.