Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Serapan APBD Badung Tahun 2025 Hanya 64,56 Persen, Silpa Tembus Rp1,19 Triliun

Bupati hadiri paripurna
Bali Tribune / PARIPURNA - Bupati Adi Arnawa saat memasuki ruang rapat paripurna DPRD Badung, Senin (6/7/2026).

balitribune.co.id I Mangupura - Kinerja pelaksanaan APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2025 menjadi sorotan. Selain target pendapatan gagal tercapai, realisasi belanja daerah juga jauh dari harapan. Bahkan, belanja modal yang menjadi motor pembangunan hanya terealisasi 47,05 persen, sementara Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) membengkak hingga Rp1,19 triliun.

Data tersebut terungkap dalam penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) APBD 2025 oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa pada rapat paripurna DPRD Badung, Senin (6/7/2026).

Pendapatan daerah hanya terealisasi Rp9,107 triliun atau 81,13 persen dari target Rp11,226 triliun. Sementara Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga meleset dengan capaian Rp8,063 triliun atau 79,20 persen dari target Rp10,181 triliun.

Di sisi belanja, realisasi hanya mencapai Rp8,301 triliun atau 64,56 persen dari pagu Rp12,857 triliun. Kondisi paling mencolok terjadi pada belanja modal yang hanya terserap Rp2,082 triliun dari anggaran Rp4,426 triliun atau sebesar 47,05 persen. Rendahnya realisasi belanja modal mengindikasikan banyak program pembangunan fisik yang tidak berjalan optimal sepanjang 2025.

Meski APBD awalnya dirancang defisit, realisasi justru mencatat surplus Rp806,53 miliar. Dampaknya, Silpa melonjak hingga Rp1,192 triliun.

Menanggapi tingginya Silpa tersebut, Bupati Adi Arnawa menyebut kondisi itu merupakan langkah kehati-hatian pemerintah daerah. Menurutnya, sejumlah program yang dinilai tidak mendesak sengaja ditunda karena pemerintah memprediksi target pendapatan tidak akan tercapai.

"Silpa adalah bentuk kehati-hatian eksekutif. Ada beberapa kegiatan yang tidak urgen kami hold karena melihat tren pendapatan. Namun di akhir tahun ternyata terjadi perbedaan," ujar Adi Arnawa.

Ia membantah tingginya Silpa disebabkan lemahnya perencanaan. Menurutnya, penyusunan APBD dilakukan berdasarkan proyeksi yang bersumber dari data dan potensi daerah, namun realisasinya dapat berubah akibat berbagai faktor, termasuk kondisi geopolitik global yang memengaruhi perekonomian.

"Silpa jauh lebih baik daripada pemerintah harus menanggung utang dalam APBD," tegasnya.

wartawan
ANA
Category

87 Warga Binaan Rutan Bangli Terima Remisi, Warga Uzbekistan Langsung Bebas

balitribune.co.id I Bangli - Sebanyak 87 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Bangli menerima remisi umum 17 Agustus bertepatan dengan HUT RI ke-81. 

Dari total jumlah WBP yang menerima remisi, sebanyak 4 WBP langsung bebas termasuk diantaranya 1 WBP warga negara Uzbekistan yang tersandung kasus pencurian.

Baca Selengkapnya icon click

Pengacara Yuli Utomo Kembali Raih Penghargaan Internasional "The Best Presentation" di Konferensi Disabilitas dan Rehabilitasi Dunia

balitribune.co.id | Denpasar - Pengacara sekaligus mahasiswa doktor hukum Yuli Utomo, S.H., M.H., C.Med kembali meraih penghargaan internasional. Ia dinobatkan sebagai Best Presentation pada World Disability and Rehabilitation Conference (WDRC 2026) ke - 11 yang diselenggarakan di Bali, 10–11 Agustus 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kosan di Denpasar Isi 10 Kamar ke Atas Akan Dikenakan Pajak

balitribune.co.id I Denpasar - Wacana pemerintah memperluas penerimaan pajak terhadap sektor persewaan properti, termasuk rumah, kontrakan, dan kos-kosan pada 2027 mendatang, mendapat perhatian dari Pemerintah Kota Denpasar. Pemkot Denpasar menegaskan, pengenaan pajak terhadap usaha kos-kosan telah diatur dalam regulasi daerah, khususnya bagi usaha yang memiliki 10 kamar atau lebih.

Baca Selengkapnya icon click

Pungutan Bedah Rumah Gratis Akan Dikenakan Sanksi

balitribune.co.id | Denpasar - Tahun 2026 ini Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menambah jumlah rumah tidak layak huni menjadi layak huni melalui program bedah rumah di seluruh Indonesia yang menyasar sebanyak 400 ribu unit. Sedangkan tahun 2025 lalu, jumlah bedah rumah yang dilakukan pemerintah pusat ini menyasar 45 ribu unit rumah tidak layak huni menjadi layak huni.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Literasi dan Inklusi Keuangan Bali Tembus Tiga Besar Nasional

balitribune.co.id | Denpasar - Tingkat literasi dan inklusi keuangan masyarakat Bali kembali menunjukkan kinerja positif. Berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026, Bali mencatat indeks literasi keuangan sebesar 78,77 persen, sekaligus menempatkan provinsi ini di posisi ketiga tertinggi secara nasional.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.