Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Awali Gunakan KKPD, Sekda Karangasem Buka Pelatihan Pengoperasian Kartu Kredit Indonesia

sekda
Bali Tribune / KARTU - Penyerahan Kartu KKI secara simbolis yang diterima Sekda I Ketut Sedana Merta di Aula Sabha Prakerti Kantor Bupati Karangasem, Selasa (7/4/2026)

balitribune.co.id | Amlapura - Selama tahun 2025 Pemkab Karangasem dalam penerimaan retribusi melalui transaksi digital baru 54,82 persen dan selebihnya non digital. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Divisi Implementasi Sistem Pembayaran BI Bali, Hendry Novih Saturwa, saat kegiatan pelatihan tata cara pengoperasian Kartu Kredit  Indonesia (KKI) di Wantilan Sabha Prakerthi, Kantor Bupati Karangasem, Selasa (7/4/2026).

Tercatat dari 17 retribusi daerah, baru lima jenis retribusi saja yang telah menggunakan digital, masing-masing, RSUD, pasar, sampah, penyediaan tempat kegiatan dan rekreasi. Sedangkan e-retribusi parkir masih dalam proses. “Masalah saat ini belum adanya dorongan terpusat dalam penggunaan digital dalam penerimaan dan pengeluaran daerah. Nah setelah dilakukan pelatihan, kami optimis semua transaksi nanti bisa melalui digital,” tegasnya.

Sementara itu, Sekda Karangasem I Ketut Sedana Merta usai membuka kegiatan tersebut menjelaskan, dari 34 OPD di lingkungan Pemkab Karangasem, jumlah pengguna KKI untuk sementara baru 3 OPD saja. “Makanya perangkat daerah di tiap OPD diwajibkan minimal 2 perangkat daerah memiliki KKI, untuk memudahkan transaksi non tunai,” tandasnya.

Hal senada juga ditambahkan oleh Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah I Nyoman Siki Ngurah, dimana pihaknya berharap dengan penggunaan KKPD nantinya mampu mempercepat transformasi  digital dalam pengelolaan keuangan daerah. “Jadi setelah mengikuti pelatihan ini kami harapkan seluruh perangkat daerah dapat segera mengimplementasikan  KKPD dalam pelaksanaan belanja,” ucapnya.

Paling tidak lanjut dia, di Tahun 2026 ini seluruh perangkat daerah diharapkan sudah bisa menggunakan KKPD dengan menetapkan sekurang-kurangnya 2 orang pejabat pelaksana teknis kegiatan pada masing-masing OPD sebagai kuasa pengguna KKPD, secara konsisten dan berkelanjutan.

Dalam kesempatan itu, PT Bank BPD Bali memberi pelatihan terkait tata cara mengoperasikan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD), sehingga ke depan diharapkan semuanya transaksi digital secara non tunai. Produk KKPD itu katanya berupa Qris, atau KKI (kartu kredit Indonesia).

“Ini merupakan hal baru dari transaksi tunai ke non tunai, dalam melaksanakan tata kelola secara transparan, secara akuntabel,” jelas Direktur TI (Teknologi Informasi) Bank BPD Bali Ida Bagus Gede Setiayasa.

Pihaknya berharap ke depannya dalam bertransaksi bisa lebih efisien, sehingga tidak perlu lagi membuat laporan manual, laporannya sudah real time.

wartawan
AGS
Category

TASTI Bali Perkenalkan T-OPT, Solusi Suku Cadang Alternatif Berkualitas untuk Mobil Toyota

balitribune.co.id | Denpasar - PT TASTI Anugerah Mandiri selaku diler resmi suku cadang Toyota wilayah Bali menggelar acara silaturahmi dan sosialisasi bersama para pemilik toko suku cadang (partshop) di Hotel Aston Denpasar, Kamis (28/8/2026) malam.

Baca Selengkapnya icon click

Rumah Lansia Ludes Terbakar, Uang Rp50 Juta Ikut Hangus

balitribune.co.id | Negara - Rumah permanen milik pasangan lanjut usia di Banjar Munduk Tumpeng, Desa Berambang, Kecamatan Negara, Jembrana, terbakar pada Kamis (27/8/2026) sekitar pukul 14.00 WITA. Dalam musibah tersebut, uang tunai yang diduga senilai Rp50 juta ikut terbakar bersama sejumlah barang berharga lainnya. Total kerugian ditaksir mencapai Rp150 juta.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.