Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Hadirkan Taman Ramah Anak, Bunda Rai Sapa Generasi Emas di Batukau

paud
Bali Tribune / MERESMIKAN - Ny. Rai Wahyuni Sanjaya  meresmikan Taman Ramah Anak dan Ruang Baca Bunda PAUD di Desa Wongaya Gede, Kecamatan Penebel, Tabanan, Senin (4/5/2026)

balitribune.co.id | Tabanan – Suasana hangat penuh keceriaan menyelimuti kawasan Pura Luhur Batukau, Desa Wongaya Gede, Kecamatan Penebel, Tabanan, Senin (4/5/2026), saat Ny. Rai Wahyuni Sanjaya yang akrab disapa Bunda Rai hadir meresmikan Taman Ramah Anak dan Ruang Baca Bunda PAUD. Tak sekadar seremoni, kehadiran Bunda Rai selaku Bunda PAUD Kabupaten Tabanan terasa begitu dekat dengan masyarakat, terutama anak-anak yang menyambutnya dengan antusias dan penuh tawa.

Peresmian tersebut turut dihadiri Ketua GOW Kabupaten Tabanan Ny. Budiasih Dirga, Ketua DWP Kabupaten Tabanan, dan dihadiri pula oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan, Perwakilan Dinas PU, Camat Penebel, Bendesa Adat Desa Wongaya dan Perbekel Desa Wongaya, jajaran pengurus PKK Kabupaten Tabanan dan Bunda PAUD Kecamatan Penebel, serta anak-anak PAUD dan TK setempat yang menjadi pusat perhatian dalam kegiatan tersebut. Prosesi peresmian ditandai dengan pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti oleh Bunda Rai, yang kemudian dilanjutkan dengan peninjauan langsung Taman Ramah Anak dan Ruang Baca. 

Fasilitas ini dirancang sebagai ruang alternatif bagi masyarakat yang datang bersembahyang bersama keluarga, agar anak-anak tetap memiliki ruang bermain dan belajar yang aman dan menyenangkan. Di ruang tersebut tersedia berbagai fasilitas edukatif seperti buku bacaan anak, ayunan, mainan perosotan, jungkat-jungkit, hingga mangkok putar.

Kehadiran taman ini menjadi wujud nyata perhatian Bunda Rai terhadap tumbuh kembang anak, sekaligus upaya menciptakan lingkungan yang ramah anak di ruang publik berbasis budaya dan spiritual. Momen paling hangat terlihat saat Bunda Rai yang juga selaku Bunda Literasi Kabupaten Tabanan menyapa anak-anak PAUD dan TK yang hadir. Dengan penuh kasih, ia duduk bersama, membacakan cerita (story telling), serta mengajak anak-anak berinteraksi secara langsung. 

Tawa riang dan respon polos anak-anak mencerminkan kedekatan emosional yang kuat antara Bunda Rai dan generasi usia dini tersebut. Tak hanya itu, Bunda Rai juga membagikan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berisikan susu bubuk dancow, susu cair ultra milk, biskuit regal, buah apel fuji dan telur rebus kepada 50 anak sebagai bentuk perhatian terhadap kesehatan dan gizi anak, dan juga bingkisan alat tulis untuk hadiah interaksi sesi tanya jawab dengan anak-anak. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan persembahyangan bersama di Beji dan Pura Luhur Batukau, menambah nuansa spiritual dalam rangkaian acara.

Dalam sambutan singkatnya, Bunda Rai mengungkapkan rasa bahagianya dapat bertemu langsung dengan anak-anak dan para guru. Ia menegaskan bahwa kehadirannya bukan sekadar meresmikan fasilitas, tetapi juga untuk melihat langsung perkembangan anak-anak di wilayah tersebut. “Hari ini sangat berbahagia sekali, terutama melihat anak-anak di sini, tempatnya sudah semakin bagus, tamannya sudah bunda resmikan,” ujarnya dengan penuh haru.

Pesan penting kepada para orang tua juga disampaikan Bunda Rai agar lebih bijak dalam mendampingi tumbuh kembang anak, khususnya dalam penggunaan teknologi. Ia mengajak untuk membatasi penggunaan gadget bagi anak-anak dan mendorong mereka lebih aktif bermain serta membaca. “Sekarang tamannya sudah bagus sekali, kalau bisa dimanfaatkan taman ini, tidak harus saat sembahyang saja, ini bebas dibuka jam berapa saja. Hanya saya berpesan kepada semua yang ada di sini agar bersama-sama menjaga, dijaga alat permainannya, dijaga buku-bukunya, semua harus dijaga bersama biar tidak cepat rusak,” pintanya. 

Sebagaimana diketahui bersama, kehadiran Taman Ramah Anak dan Ruang Baca ini bukan hanya menjadi fasilitas fisik semata, tetapi juga simbol kepedulian dan kedekatan Bunda Rai sebagai Bunda PAUD dengan masyarakat. Melalui sentuhan langsung dan interaksi hangat, ia terus menanamkan nilai pentingnya pendidikan sejak usia dini dalam suasana yang ceria dan menyenangkan.

wartawan
KSM
Category

Nelayan Cupel Ditemukan Tewas di Perairan Alas Purwo

balitribune.co.id | Negara - Setelah empat hari dinyatakan hilang akibat kecelakaan laut di perairan Pulukan, Kecamatan Pekutatan, I Gusti Putu Sugiarta (38), nelayan asal Desa Cupel, Kecamatan Negara, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Jenazah korban ditemukan mengapung di kawasan perairan Hutan Alas Purwo, Muncar, Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu (13/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Gandeng BUMN, Perusahaan China Garap Pelabuhan Perikanan Pengambengan 

balitribune.co.id | Negara - Proyek Strategis Nasional (PSN) pengembangan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan senilai Rp1,276 triliun resmi memasuki tahap konstruksi fisik. 

Megaproyek bertajuk Integrated Fishing Ports and International Fish Market (IFP-IFM) Phase-I ini didanai melalui skema pinjaman luar negeri dari Islamic Development Bank (IsDB).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Adi Arnawa Serahkan Hibah Karya Pitra Yadnya Massal di Banjar Adat Tiyingan

balitribune.co.id | Mangupura - Krama Banjar Adat Tiyingan, Desa Pelaga, Kecamatan Petang menggelar rangkaian Upacara Pitra Yadnya dan Atiwa-tiwa massal tahun 2026 yang dipusatkan di Balai Banjar Adat Tiyingan. Kegiatan pengabenan dan penyucian atma secara kolektif ini dihadiri langsung oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa pada Minggu (13/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Terkait Polemik Videotron, Dewan Minta Pemerintah Tak Persulit Warga Lokal Berinvestasi di Bangli

balitribune.co.id | Bangli - Polemik pembangunan videotron di pertigaan Penelokan, Kintamani  mengundang reaksi kalangan DPRD Bangli. Anggota DPRD Bangli, Ida Bagus Made Santosa mengatakan sejatinya pada prinsipnya  nafas pembangunan di Bangli yakni  prioritas utamanya buat orang Bangli. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jaya Negara Hadiri Puncak Karya Pelebon I Gusti Ayu Badri

balitribune.co.id | Denpasar - Puncak Karya Pelebon I Gusti Ayu Badri, istri Gubernur Bali periode 1978-1988, Prof. Dr. Ida Bagus Mantra, sekaligus ibunda Anggota DPD RI Perwakilan Bali, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, berlangsung khidmat pada Redite Pon Wuku Prangbakat, Minggu (13/9/2026). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.