Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Harga Telur Ayam Merangkak Naik, Peternak Sumringah

telur
Bali Tribune/AMBIL TELUR - Peternak ayam petelur I Wayan Suparta saat mengambil telur.

balitribune.co.id I Bangli - Memasuki bulan puasa harga beberapa kebutuhan pokok alami kenaikan termasuk harga telur ayam. Kenaikan harga telur berkisar Rp 1000 per cry dan tidak menutup kemungkinan harga telur ayam akan terus merangkak naik.

Salah satu peternak ayam petelur I Wayan Suparta mengatakan kenaikan harga telur telah berlangsung sejak sepekan lalu. Peternak asal Desa Pengiangan Susut ini mengatakan kenaikan harga telur terjadi pada semua ukuran telur   Semisal untuk harga telur ukuran besar (TB) sebelumnya Rp 50 ribu naik menjadi Rp 51 ribu per cry demikian juga untuk telur ukuran tanggung. ”Hasil produksi telur kami baru sebatas untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal ,” ujar Suparta, Selasa (10/3/2026).

Kata Suparta, naiknya harga telur mungkin dikarenakan permintaan telur meningkat  memasuki bulan puasa. Tidak menutup kemungkinan jelang idul fitri harga telur bisa naik lagi. Suparta yang mengaku sudah menggeluti usaha peternakan ayam petelur sejak 13 tahun lalu.  Dengan populasi ayam sebanyak 10 ribu ekor  dia mengaku bisa menghasilkan telur minimal sebanyak 8000 ribu butir telur, “Jika dihitung bisa hasilkan telur sebanyak 266 terai per hari,” sebutnya.

Disinggung untuk harga pakan, kata Suparta dibalik naiknya harga telur untuk harga pakan  masih relatif stabil. Untuk harga jagung  Rp 6 ribu per kilo dan konsentrat Rp 8 ribu per kilo serta dedak Rp 4500 per kilo. Dengan jumlah populasi ayam sebanyak 10 ribu ekor  untuk  biaya pakan ayam sekitar Rp 8 juta per hari. “Astungkare dengan harga telur seperti saat ini kami selaku peternak bisa bernafas lega,” sebut Wayan Suparta. 

wartawan
SAM
Category

Puluhan Pohon di Denpasar Dipasangi Barcode

balitribune.co.id I Denpasar - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar terus mendorong edukasi lingkungan melalui inovasi digital. Salah satunya dengan memasang barcode atau QR Code pada pohon-pohon yang berada di ruang terbuka hijau (RTH), sehingga masyarakat dapat mengakses informasi lengkap mengenai setiap pohon hanya dengan memindainya menggunakan telepon pintar.

Baca Selengkapnya icon click

Sambut HUT RI ke-81, Pemkab Buleleng Bagikan 15 Ribu Bendera

balitribune.co.id I Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng mulai menggencarkan Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih sebagai rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Gerakan tersebut ditandai dengan pembagian ribuan bendera kepada masyarakat oleh Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra bersama Sekretaris Daerah Gede Suyasa di kawasan Titik Nol Singaraja, Selasa (28/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ribuan Botol Miras Berpita Cukai Palsu Disita di Bali, Negara Selamatkan Potensi Kerugian Rp2,14 Miliar

balitribune.co.id I Badung - Sinergi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai bersama Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI berhasil menggagalkan peredaran minuman mengandung etil alkohol (MMEA) atau minuman keras (miras) ilegal yang diduga menggunakan pita cukai palsu di Bali. Dalam operasi gabungan tersebut, petugas menyita sebanyak 19.142 botol atau setara 14.400,36 liter MMEA dengan nilai barang mencapai Rp12,55 miliar.

Baca Selengkapnya icon click

Ribuan Pamedek Iringi Pacepukan Patapakan di Catus Pata Gianyar, Arus Lalu Lintas Sempat Lumpuh

balitribune.co.id I Gianyar - Ribuan pamedek menyemut di areal Catus Pata Kota Gianyar, mengiringi prosesi sakral 'pamendak agung' dan 'pacepukan patapakan barong' dalam rangkaian piodalan di Pura Dalem Serongga, Gianyar. Banyaknya warga yang mengikuti prosesi ini sempat membuat arus lalu lintas di Kota Gianyar lumpuh, Selasa (28/7/2026) pagi. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemilihan Bendesa Adat Pejarakan Gunakan Sistem Voting, Wayan Sudana Raih Suara Terbanyak

balitribune.co.id I Singaraja - Proses pemilihan Bendesa Adat (Kelian Desa Adat) Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, masa ayahan 2026–2031 berlangsung lancar dan kondusif meski menggunakan mekanisme pemungutan suara langsung (pasuaran krama). Mekanisme tersebut dipilih berdasarkan aspirasi mayoritas krama desa, meski sebelumnya terdapat pedoman dari Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali yang lebih mengedepankan musyawarah mufakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.