Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pasutri Asal Bangli Tewas Terseret Ombak di Pantai Goa Lawah

pertolongan
Bali Tribune / TERSERET - evakuasi dan pertolongan kepada pasutri asal Bangli yang terseret gelombang tinggi di Pantai Goa Lawah, Klungkung, Jumat (28/8)

balitribune.co.id | Semarapura - Nasib tragis menimpa pasangan suami istri asal Desa Pinggan, Kintamani, Bangli, I Nengah Rima (60) dan Ni Nyoman Simpen (55). Keduanya meninggal dunia setelah tersapu gelombang tinggi di perairan Pantai kawasan Rest Area Goa Lawah, Desa Pesinggahan, Kecamatan Dawan, Klungkung, Jumat (28/8/2026) sekitar pukul 08.20 WITA.

Kapolsek Dawan, AKP I Ketut Nariawan, mengonfirmasi musibah tersebut. Peristiwa bermula ketika korban bersama rombongan keluarga asal Banjar Dinas Liligundi, Bebandem, Karangasem, dalam perjalanan menuju wilayah Sakah, Gianyar, untuk menghadiri acara akad nikah.

Di tengah perjalanan, rombongan memutuskan beristirahat dan sarapan di Rest Area Goa Lawah. Korban yang diketahui memiliki riwayat sakit kulit di bagian kaki kemudian berinisiatif turun ke tepi pantai untuk membasuh kakinya menggunakan air laut.

"Niat membasuh kaki, tiba-tiba gelombang air laut membesar dan langsung menyapu serta menyeret kedua korban ke tengah laut," ujar AKP I Ketut Nariawan.

Melihat kejadian itu, keponakan korban, I Komang Agus Putrawan (37), bersama anak kandung korban, I Kadek Agus Karma Yasa (32), berusaha memberikan pertolongan. Namun, derasnya ombak membuat upaya tersebut gagal, bahkan kedua saksi nyaris ikut terseret sebelum berhasil menyelamatkan diri ke tepi pantai dalam kondisi lemas.

Warga lokal Desa Pesinggahan kemudian melakukan pencarian darurat menggunakan perahu kano. Sekitar pukul 09.05 WITA, kedua korban ditemukan mengapung di laut dan langsung dievakuasi ke daratan.

Tim gabungan dari BPBD Klungkung dan Ambulans PSC 119 Klungkung segera melarikan pasutri tersebut ke RSUD Klungkung. Kendati sempat mendapatkan penanganan darurat dalam kondisi kritis, nyawa pasangan suami istri tersebut tidak tertolong.

wartawan
SUG
Category

Lonjakan Pendaftar Warnai H-2 HMC 2026 di Bali: Ajang Modifikasi Terbesar Masuki Edisi ke-12

balitribune.co.id | Denpasar - Dua hari menjelang pembukaan resmi (H-2), pendaftaran peserta ajang modifikasi sepeda motor Honda terbesar di Indonesia, Honda Modif Contest (HMC) 2026, tercatat mengalami peningkatan pesat. Mall Bali Galeria, Denpasar, secara resmi terpilih menjadi lokasi pembuka putaran pertama yang akan dihelat pada Sabtu (8/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Inovasi Lintas Negara: Akademisi INSTIKI Kembangkan Aplikasi Belajar Pemrograman Berbasis Mobile di Okayama University Jepang

balitribune.co.id | Denpasar – Era pendidikan digital menuntut fleksibilitas tanpa batas. Menjawab tantangan tersebut, akademisi asal Indonesia baru-baru ini sukses melaksanakan program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) skala internasional di Distributed Systems Laboratory, Okayama University, Jepang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Usut Pengeroyokan Maut di Tabanan, Polisi Periksa 30 Saksi dan Minta Keterangan Ahli

balitribune.co.id | Tabanan - Penyidik Polres Tabanan terus mendalami kasus pengeroyokan maut terhadap terduga maling ayam di Banjar Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti yang terjadi beberapa waktu lalu.

Dalam perkembangannya, penyidik kepolisian sudah memeriksa 30 orang saksi. Tidak hanya itu, penyidik juga melibatkan ahli pidana untuk memperkuat konstruksi hukum terhadap lima orang tersangka yang saat ini ditahan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mulai Diterapkan, Pelabuhan Ketapang dan Gilimanuk Resmi Disterilisasi

balitribune.co.id | Negara - Sterilisasi kini telah diterapkan secara penuh pada pelabuhan di lintas Ketapang-Gilimanuk. Sterilisasi pelabuhan ini secara serentak diimplementasikan bersama empat pelabuhan utama lainnya, yakni Pelabuhan Merak, Bakauheni, Kayangan, dan Lembar pada Rabu (5/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Mekanisme Menabung Membantu Peserta JKN Menyiapkan Dana Iuran

balitribune.co.id | Denpasar - Tidak sedikit peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang memiliki kemauan membayar iuran, namun mengalami kendala menyiapkan dana secara penuh saat jatuh tempo pembayaran iuran. Kondisi ini terutama dialami oleh peserta segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) yang memiliki penghasilan tidak tetap.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.