Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Seni Merawat Tradisi, Intip Kesibukan Wihara Saat Ritual Bersih Rupang

tionghoa
Bali Tribune / IMLEK – Sambut perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili/ 2026 M warga Tionghoa tampak membersihkan patung Budha di Wihara Dharmayana Kuta

balitribune.co.id | Mangupura - Tempat peribadatan yang berada di pusat kegiatan pariwisata di Kuta Kabupaten Badung mulai didatangi warga Tionghoa untuk membersihkan Wihara dan melakukan pemasangan dekorasi bernuansa Tahun Baru Cina atau Imlek 2577 Kongzili tahun 2026. Seperti yang tampak di Wihara Dharmayana Kuta, sejak Rabu (11/2/2026) warga keturunan Tionghoa mendatangi tempat peribadatan ini untuk menghias Wihara dengan lampion dan pernak pernik Imlek lainnya. 

Perayaan Imlek tahun 2026 yang jatuh pada 17 Februari memberikan kesempatan warga Tionghoa untuk mempersiapkan kebutuhan Imlek. Warga yang akan merayakan Imlek tampak antusias bergotong-royong membersihkan dan mempersiapkan sarana persembahyangan di Wihara tersebut.  

Wihara yang berada di tengah-tengah aktivitas kepariwisataan ini tampaknya menarik perhatian wisatawan. Sejumlah lampion berwarna merah di area Wihara menambah kesan meriah dan mempercantik tampilan Wihara. 

Penanggungjawab Wihara Dharmayana Kuta, Adi Dharmaja Kusuma mengatakan, 

warga Tionghoa bersama-sama melaksanakan ritual bersih-bersih rupang atau patung dewa sebagai simbol penyucian diri dan penghormatan kepada leluhur menjelang Imlek. 

Wihara Dharmayana Kuta atau yang disebut juga Kongco Leng Gwan Kuta merupakan Wihara yang diperkirakan sudah berdiri sejak 1876 tahun silam. Kemudian berubah nama menjadi Wihara Dharmayana semenjak tanggal 23 Februari 1980. Hingga saat ini Wihara tersebut menjadi pusat kegiatan keagamaan serta budaya warga keturunan Tionghoa di Kuta, Badung.

Ritual bersih-bersih rupang di Wihara Dharmayana Kuta mendekati perayaan Imlek bukan hanya menjadi perayaan budaya, tetapi juga momentum spiritual dan sosial. 

"Tradisi ini diharapkan lebih memperkuat solidaritas komunitas sekaligus menjaga kelestarian nilai-nilai leluhur," ujar Adi Dharmaja.

wartawan
YUE
Category

370 Calon Paskibraka dan Paskibra Badung Ikuti Gelar Pasukan

balitribune.co.id I Mangupura - Sebanyak 370 calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Badung dan Paskibra Kecamatan se-Kabupaten Badung mengikuti gelar pasukan di Lapangan Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Sabtu (8/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari persiapan pengibaran bendera Merah Putih pada puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus mendatang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lomba Burung Derkuku: Lestarikan Warisan Tradisi Leluhur

balitribune.co.id | Negara - Suara derkuku bersahutan dari gantangan di Taman Sangkur, Kelurahan Banjar Tengah, Negara, Minggu (9/8/2026). Puluhan sangkar berjajar, sementara para penghobi menunggu suara burung masing-masing mengalun. Bukan sekadar ramai oleh bunyi, setiap suara yang terdengar menjadi bagian dari penilaian untuk menentukan kualitas irama dan keindahan nada.

Baca Selengkapnya icon click

PAW KORPRI Denpasar Dikukuhkan, DPN Apresiasi "Sembagi Arutala" untuk Lindungi Pekerja Rentan

balitribune.co.id | Denpasar - Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional (DPN) KORPRI, Prof. Dr. Zudan Arif Fahrulloh, memberikan apresiasi tinggi atas keberhasilan Pemerintah Kota Denpasar dan KORPRI Kota Denpasar dalam mengimplementasikan program gotong royong kepedulian sosial bertajuk "Sembagi Arutala".

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

PAD Tak Baik-Baik Saja, Pencairan Dana Hibah di Bangli Tersendat

balitribune.co.id | Bangli - Rapat gabungan antara DPRD Bangli dan jajaran eksekutif yang digelar secara tertutup pada Jumat (7/8/2026) berjalan memanas. Pasalnya, sebagian besar dana hibah yang bersumber dari pokok-pokok pikiran (pokok-pokok pikiran/pokir) dewan hasil penjaringan aspirasi masyarakat saat reses tak kunjung cair.

Baca Selengkapnya icon click

Tokoh Adat Desa Subaya Tewas Terperosok ke Jurang Saat Cari Kayu Bakar

balitribune.co.id | Bangli - Nasib tragis menimpa Jro Bau Wayan Asung (75), seorang tokoh masyarakat asal Banjar/Desa Subaya, Kecamatan Kintamani, Bangli. Pria yang menjabat dalam struktur kepemimpinan adat Ulu Apad tersebut ditemukan meninggal dunia setelah terperosok ke jurang sedalam kurang lebih 75 meter saat mencari kayu bakar di kawasan hutan setempat, Sabtu (8/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.