Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tata Jalan Gajah Mada dan Terminal Pesiapan, Pemkab Tabanan Siapkan Rp60 M

Terminal pesiapan
Bali Tribune / TERMINAL - Kondisi Terminal Pesiapan saat ini yang hendak ditata ulang menjadi terminal sekaligus pasar tematik dan sentra kuliner 24 jam.

balitribune.co.id I Tabanan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan menyiapkan anggaran jumbo sebesar Rp60 miliar untuk meralisasikan program penataan Jalan Gajah Mada sebagai kawasan heritage dan Terminal Pesiapan sebagai pasar 24 jam.

Baik program penataan di Jalan Gajah Mada maupun Terminal Pesiapan nantinya akan mendapatkan porsi anggaran yang sama. Rencananya, kedua program tersebut akan berjalan bersamaan dengan target waktu pelaksanaan di awal Juni 2026. 

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Tabanan, I Gde Made Partana, merinci bahwa masing-masing proyek mendapatkan kucuran dana sebesar Rp 30 miliar. Anggaran tersebut disiapkan untuk mengubah pusat aktivitas ekonomi di jantung kota menjadi lebih tertata, nyaman, serta memiliki nilai estetika yang tinggi.

Di kawasan Jalan Gajah Mada, penataan akan menyasar area mulai dari lokasi Pasar Senggol hingga ke arah utara. Jalur ini nantinya akan dilapisi paving dengan konsep yang sama seperti di kawasan Catur Muka Denpasar serta dilengkapi dengan fasilitas videotron.

Sementara itu, revitalisasi kawasan Terminal Pesiapan diarahkan menjadi pusat ekonomi modern seluas 1,5 hektar tanpa menghilangkan fungsi utamanya untuk layanan transportasi. Sesuai rencana, bagian belakang terminal di Desa Dauh Peken, Kecamatan Tabanan, itu akan dilengkapi dengan pasar tematik seperti pasar senggol yang identik kuliner dan pasar hewan.

Menurut Partana, pengerjaan fisik direncanakan rampung pada akhir Desember 2026 jika seluruh proses pelelangan berjalan sesuai jadwal. Penataan ini juga dibarengi dengan rencana relokasi pedagang Pasar Senggol ke Terminal Pesiapan untuk mengurai kemacetan yang selama ini dipicu oleh aktivitas di badan jalan. “Awal Juni 2026 sudah mulai dikerjakan oleh pemenang lelang jika tidak ada kendala,” kata Partana pada Minggu (10/5/2026).

Selain untuk memperindah estetika kota, revitalisasi dua tempat ini dirancang untuk menghidupkan kembali keberadaan Terminal Pesiapan dengan menjadikannya sebagai sentra kuliner 24 jam. Selain itu, sesuai rencana ke depannya, kendaraan berat seperti truk dan bus tidak dibolehkan lagi melintas ke jalanan di tengah kota.

wartawan
JIN
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.