Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Urus Bojog Ngeleb, Wakil Ketua DPRD Bali Kresna Budi Turun Tangan Hubungi 110

monyet lepas
Bali Tribune / DATANGI TKP - Sejumlah Anggota Polisi mendatangi TKP monyet piaraan lepas, Minggu (21/6/2026)

balitribune.co.id I Singaraja - Menjadi wakil rakyat ternyata tidak selalu berkutat pada urusan kebijakan dan pemerintahan. Wakil Ketua DPRD Bali Ida Gede Komang (IGK) Kresna Budi bahkan harus turun tangan membantu warga yang panik karena Bojog (monyet) peliharaannya ngeleb (lepas), karena dikhawatirkan membahayakan lingkungan (tetangga) sekitar.

Keadaan itu seolah menjadi intermezo setelah beberapa hari belakangan wakil rakyat asal Buleleng itu viral dengan aksi "walkoutnya" dari sidang di DPRD Provinsi Bali. Peristiwa itu terjadi ketika Kresna Budi tengah berdiskusi bersama sejumlah kolega dikediamannya pada Minggu (21/6/2026).

Mendadak, ia menerima telepon dari seorang  bernama Rosa warga Banjar Penataran, Kelurahan Kendran, Kecamatan/Kabupaten Buleleng, yang meminta bantuan karena monyet peliharaannya kabur. Dengan nada panik, Rosa mengaku khawatir satwa primata tersebut akan mengganggu warga sekitar apabila tidak segera diamankan. "Monyet saya lepas pak, takut mengganggu tetangga, tolong dibantu ditangkap," ujar Rosa melalui sambungan telepon.

Mendapat laporan tersebut, Kresna Budi langsung berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait. Ia menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Buleleng, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng, hingga layanan darurat Kepolisian 110 agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin. Tidak berselang lama, sejumlah personel kepolisian tiba di lokasi untuk membantu proses evakuasi. Setelah dilakukan pencarian, monyet peliharaan tersebut akhirnya berhasil diamankan tanpa menimbulkan korban maupun gangguan yang lebih luas di lingkungan warga.

Kresna Budi mengaku pengalaman tersebut menjadi salah satu gambaran bahwa tugas seorang anggota dewan tidak hanya berkaitan dengan persoalan kebijakan, tetapi juga sering kali bersentuhan langsung dengan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Dengan berkelakar ia mengatakan, tugas sebagai Wakil Ketua DPRD Bali menjadi bertambah yakni mengurus monyet lepas. "Ternyata tugas-tugas Anggota Dewan itu beragam. Dari masalah serius hingga urusan monyet lepas pun menjadi urusan kita," tandasnya. 

wartawan
CHA
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.