Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Prospek Kian Menjanjikan, Pemkab Bangli Targetkan Perluasan Kebun Kopi Kintamani hingga 350 Hektare

Kopi Arabika
Bali Tribune / ARABIKA - Kopi Arabika Kintamani jenis Kopi Kopyol.

balitribune.co.id I Bangli - Prospek pasar yang terus membaik dan tingginya permintaan terhadap Kopi Arabika Kintamani mendorong Pemerintah Kabupaten Bangli menargetkan akan memperluas areal perkebunan kopi pada 2027. Melalui Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (PKP), perluasan kebun ditargetkan mencapai 350 hektar, meningkat dibandingkan realisasi perluasan pada 2026 yang mencapai 315 hektare.

Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan Kabupaten Bangli, I Wayan Sarma, mengatakan kebijakan tersebut merupakan respons atas tingginya minat petani untuk mengembangkan tanaman kopi sekaligus besarnya peluang pasar, terutama untuk kebutuhan ekspor.

"Prospek pemasaran Kopi Kintamani sangat baik. Selain harga yang menguntungkan, minat petani untuk menanam kopi juga terus meningkat. Karena itu, tahun depan kami menargetkan perluasan kebun hingga 350 hektar," ujarnya.

Menurut Sarma, program perluasan dilakukan melalui usulan bantuan bibit kopi kepada pemerintah pusat. Setelah bantuan disetujui, bibit akan didistribusikan kepada kelompok-kelompok tani yang memenuhi persyaratan.

Perluasan kebun masih difokuskan di wilayah Kintamani bagian barat yang selama ini menjadi sentra utama produksi Kopi Arabika Bangli. Kawasan tersebut dinilai memiliki kondisi geografis dan iklim yang sangat mendukung pengembangan tanaman kopi berkualitas.

"Selama ini produksi kopi di Bangli masih didominasi wilayah Kintamani Barat. Karena itu, pengembangan tetap diprioritaskan di kawasan tersebut," jelasnya.

Berdasarkan data Dinas PKP, luas perkebunan kopi di Kabupaten Bangli saat ini mencapai sekitar 6.000 hektar. Pemerintah daerah berharap penambahan areal tanam mampu meningkatkan produksi kopi sekaligus memperkuat posisi Kopi Kintamani di pasar nasional maupun internasional.

Selain membuka peluang peningkatan ekspor, perluasan kebun juga diharapkan berdampak langsung terhadap peningkatan pendapatan petani. Dengan harga kopi yang masih kompetitif dan permintaan pasar yang terus tumbuh, komoditas ini dinilai tetap menjadi salah satu sektor perkebunan yang menjanjikan bagi masyarakat Bangli.

 "Dengan harga yang masih bagus dan peluang pasar yang terbuka lebar, kami optimistis pengembangan kebun kopi akan memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi petani," ungkapnya Sarma.

wartawan
SAM
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.