balitribune.co.id | Semarapura - Setelah dinyatakan hilang selama dua hari, seorang petani bernama I Ketut Tambun (62), warga Dusun Sangging, Desa Akah, Kecamatan Klungkung, ditemukan meninggal dunia di sebuah jalan setapak di sebelah timur Kuburan Tinon, Desa Adat Manduang, Sabtu (22/8/2026). Korban ditemukan dalam posisi tengkurap.
Kasi Humas Polres Klungkung, Iptu Dewa Nyoman Alit Purnawibawa, membenarkan adanya penemuan mayat di kawasan Kuburan Tinon, Desa Manduang.
Berdasarkan keterangan, korban diketahui meninggalkan rumah pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 14.00 Wita untuk pergi ke sawah. Namun, hingga malam hari korban tidak kunjung pulang.
Anak korban, I Wayan Suartika, sempat melakukan pencarian ke lokasi sawah. Karena tidak ditemukan, keluarga awalnya menduga korban berada di rumah kerabatnya. Pencarian kemudian dilanjutkan pada Jumat (21/8/2026) sore dengan menyisir sejumlah lokasi di sekitar rumah, tetapi belum membuahkan hasil.
Keesokan harinya, Sabtu (22/8/2026) sekitar pukul 07.00 Wita, keluarga kembali melakukan pencarian di sekitar tegalan. Tak lama kemudian, keluarga mendapat informasi bahwa korban ditemukan di jalan setapak sebelah timur Kuburan Tinon.
Suartika yang mendatangi lokasi mendapati ayahnya sudah dalam kondisi tak bernyawa dengan posisi tengkurap. Temuan tersebut langsung dilaporkan ke Polsek Klungkung.
Personel Polsek dan Polres Klungkung kemudian mendatangi lokasi kejadian sekitar pukul 11.30 Wita. Mengingat medan penemuan memerlukan proses evakuasi khusus, petugas berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klungkung.
Ambulans BPBD Klungkung tiba di lokasi sekitar pukul 12.22 Wita. Jenazah korban selanjutnya dievakuasi dan dibawa ke RSUD Klungkung untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Iptu Dewa Nyoman Alit Purnawibawa menambahkan, berdasarkan keterangan keluarga, korban selama ini tidak memiliki riwayat penyakit dan tidak pernah mengeluhkan sakit.
"Pihak keluarga telah mengikhlaskan kejadian tersebut dan tidak akan melaporkan kejadian kepada pihak kepolisian. Terkait penyebab meninggalnya korban, belum dapat dipastikan dan masih menunggu hasil pemeriksaan dari RSUD Kabupaten Klungkung," pungkasnya.