Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Koster-Ace Gebrak Sanur dan Wangaya, Bali Butuh Pemimpin Tegas dan Berani, Bukan Pemimpin pencitraan

Pilgub
TATAP MUKA - Dalam tatap muka pada Sabtu (7/4), warga Desa Pakraman Intaran, Sanur, Denpasar, membulatkan tekad mendukung Wayan Koster-Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati (Koster-Ace) pada Pilgub Bali 27 Juni mendatang.

BALI TRIBUNE - Sekitar Seribu warga dari Desa Pakraman Intaran, Sanur, Denpasar, berkumpul di lapangan voli Pura Agung, Sabtu (7/4). Mereka membulatkan tekad mendukung, memenangkan dan memilih pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali nomor urut 1, Wayan Koster-Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati (Koster-Ace) pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Bali 27 Juni mendatang. Dukunggan juga disampaikan tiga desa di Kecamatan Denpasar Utara, yaitu Desa Pakraman Dangin Puri Kaja, Desa Pakraman Dangin Puri Kauh dan Desa Pakraman Dauh Puri Kaja. Pada acara yang dihadiri Sekretaris DPD PDIP Provinsi Bali, IGN Jaya Negara, Ketua DPC PDIP sekaligus Ketua Tim Pemenangan Koster-Ace Kota Denpasar, Gusti Ngurah Gede, anggota Fraksi PDIP Kota Denpasar dan sejumlah tokoh masyarakat itu menegaskan sikap untuk memenangkan Koster-Ace di Kota Denpasar. Tokoh masyarakat Desa Intaran, Sanur, Anak Agung Kompiang Raka menegaskan, warga di Desa Intaran satu jalur sepenuh hati memenangkan Koster-Ace.  “Kami siap memenangkan Koster-Ace pada Pilgub Bali 27 Juni mendatang di Kota Denpasar,” kata Kompiang Raka. Di matanya, Koster merupakan pribadi dengan kerja nyata. “Di Sanur ada banjar yang dibantu wantilannya oleh Pak Koster selagi beliau menjadi anggota DPR RI,” papar dia. Di Kota Denpasar, khususnya Desa Intaran dan sekitarnya, Kompiang Raka menjamin satu tekad sepenuhnya akan memberikan suara kepada Koster-Ace.  Di sisi lain, Ketua Tim Pemenangan Koster-Ace Kota Denpasar Gusti Ngurah Gede meyakini motivasi dan militansi kader di Kota Denpasar akan membawa Koster-Ace ke luar sebagai pemenang Pilgub Bali 2018. “Kami sudah bergerak, bergerilya, door to door menyampaikan visi, misi dan program Koster-Ace. Kita optimistis memenangkan pertempuran di Kota Denpasar,” tegas dia. Sementara itu, Wayan Koster mengucapkan terima kasih atas dukungan penuh dari Desa Intaran terhadap dirinya. “Terima kasih sudah dibuatkan acara tatap muka seperti ini. Terima kasih atas dukungan total warga di Desa Intaran kepada saya,” katanya. Ia mengaku dalam perhelatan Pilgub Bali Kota Denpasar adalah daerah yang memang disambanginya belakangan. Ia terlebih dahulu merapikan barisan di delapan kabupaten lainnya. “Bali butuh pemimpin tegas dan berani, bukan pemimpin pencitraan, tidak mau ambil risiko. Kalau tidak mau ambil risiko, tidur saja di rumah,” kata Koster. Ia pribadi sudah menyiapkan dirinya ngayah untuk Bali. Untuk itu, jika ada pihak yang mencoba ingin merusak Bali, Koster tak segan akan menghadapinya.  “Saya sekala niskala siap. Saya berserah diri, lascarya. Kalau ada intervensi yang akan merusak Bali, saya akan hadapi. Silakan berhadapan dengan saya,” tegas Koster. Calon gubernur yang diusung PDIP, Hanura, PAN, PKPI, PKB dan PPP itu menegaskan komitmennya agar Bali tak terusik oleh tangan-tangan jahil yang ingin merusaknya. “Saya siap menjaga Bali agar tidak terusik tangan-tangan usil yang ingin merusak,” katanya.  Bali, ia melanjutkan, harus dikelola dengan konsep one island one management. “Kami ingin membangun Bali ini terintegrasi, satu kesatuan wilayah, satu pulau, satu kebijakan dan satu tata kelola,” papar Koster. Meski ada undang-undang pemerintahan daerah yang mengatur kewenangan antara provinsi dan kabupaten/kota, namun konsep itu tetap bisa dijalankan dengan pola satu jalur. “Kalau pemimpinnya bisa mengarahkan kebijakan menjadi satu kesatuan, itu bisa dilakukan. Kalau satu jalur, Bali ini indah,” tutur dia. “Nantinya merancang, melaksanakan dan melakukan pengawasan pembangunan secara terintegrasi. Ini untuk kepentingan Bali. pilgub Bali ini adalah momentum untuk itu demi Bali yang lebih baik ke depan,” ujarnya. Ke depan, ada lima program prioritas dalam konsep Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Pertama pangan, sandang dan papan. Kedua, kesehatan dan pendidikan. Ketiga, jaminan sosial dan tenaga kerja. Keempat, adat, agama, tradisi, seni dan budaya. Terakhir adalah industri pariwisata. “Yang tak kalah pentingnya juga adalah pembangunan infrastruktur darat, laut dan udara yang terintegrasi. Semua potensi sudah kami petakan di masing-masing kabupaten/kota,” ujar Koster.  Di bagian lain, deklarasi tiga desa pekraman Kecamatan Denpasar Utara berlangsung di Gedung Serbaguna Banjar Wangaya Kaja. Dalam sambutannya, tokoh masyarakat Desa Dauh Puri Kaja, Ketut Suteja Kumara menegaskan kebulatan tekad warga itu dilakukan lantaran mereka meyakini jika Koster-Ace merupakan solusi dan pilihan terbaik untuk membangun Kota Denpasar. Ia melanjutkan, warga sudah faham betul sepak terjang dan kontribusi nyata Koster untuk Bali, Kota Denpasar pada khususnya.  “Jadi, untuk mempercepat kemajuan pembangunan dan kesejahteraan di Kota Denpasar hanya bisa dilakukan satu jalur,” kata Ketut Suteja Kumara. Di matanya, Koster adalah pribadi pekerja keras yang pantang menyerah demi kesejahteraan rakyat. “Ini fakta. Pak Koster itu pekerja tangguh dan berkontribusi nyata bagi Bali,” tegas dia. Ia mengajak warga menggetok-tularkan visi, misi dan program kerja Koster-Ace kepada masyarakat. “Mari kita bekerja keras, door to door memenangkan Koster-Ace,” ajak dia.  Di sisi lain, Ketua Tim Pemenangan Koster-Ace, Gusti Ngurah Gede menegaskan jika PDIP tidak pernah meninggalkan orang yang pernah didukungnya. “Sebaliknya, merekalah yang meninggalkan PDIP,” katanya. Ia meminta warga dan kader PDIP di Kota Denpasar bekerja keras memenangkan Koster-Ace. Terus gelorakan kemenangan Koster-Ace kepada seluruh lapisan masyarakat. Sebab, kata dia, ada pihak lain yang masih mengklaim sebagai kandidat yang diusung PDIP. “Ini bahaya. Padahal PDIP hanya merekomendasikan Wayan Koster dan Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati. Tapi, masih ada yang ke sana kemari klaim bahwa dia masih dari PDIP,” sentilnya.

wartawan
Redaksi
Category

Happy 22nd Anniversary, Bali Tribune!

balitribune.co.id | Merayakan hari jadi yang ke-22 pada Senin, 9 Februari 2026, surat kabar Harian Bali Tribune berdiri di sebuah persimpangan zaman yang krusial. Dua puluh dua tahun bukanlah waktu yang singkat bagi sebuah institusi pers untuk tetap konsisten terbit dan mewartakan dinamika Pulau Dewata sejak awal tahun 2004. Namun, di balik perayaan ini, terbentang tantangan besar yang memaksa industri media untuk terus berevolusi.

Baca Selengkapnya icon click

Gubernur Koster Minta Etalase Khusus Arak Bali di Bandara I Gusti Ngurah Rai

balitribune.co.id | Mangupura - Gubernur Bali Wayan Koster meninjau Area Duty Free dan outlet-outlet UMKM di terminal Keberangkatan dan Kedatangan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, Minggu (8/2). Koster memastikan bahwa produk UMKM Bali termasuk Arak Bali mendapatkan tempat pada outlet-outlet yang dikelola oleh Angkasa Pura Indonesia di Bandara I Gusti Ngurah Rai. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ngayah Tanpa Pamrih, 503 Pecalang di Buleleng Terima Seragam Baru dari Gubernur Koster

balitribune.co.id | Singaraja - Bertepatan dengan perayaan Tumpek Uye, Sabtu (7/2/2026), Gubernur Bali Wayan Koster bertatap muka dengan pecalang di Desa Adat Buleleng. Dalam pertemuan yang berlangsung di Setra Desa Adat Buleleng itu, Gubernur Koster menyerahkan bantuan seragam kepada para 503 pecalang dari 14 Banjar Adat di Desa Adat Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click

Nelayan Asal Bunutan Hilang Saat Melaut, Tim SAR Gabungan Lakukan Penyisiran

balitribune.co.id | Amlapura - Hingga saat ini Tim SAR Gabungan masih terus melakukan upaya pencarian terhadap korban I Nengah Sarem (68), nelayan asal Desa Bunutan, Kecamatan Abang, Karangasem, yang dinyatkan hilang saat melaut di perairan Bunutan sabtu (7/2) lalu. Saat itu korban bersama nelayan lainnya berangkat melaut pada sekitar pukul 14.30 Wita, namu  hingga malam hari korban tidak kunjung kembali dari melaut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Arnawa Desak Pemkab Tabanan Perjuangkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu

balitribune.co.id | Tabanan - Ketua DPRD Tabanan I Nyoman Arnawa mendesak eksekutif atau pemerintah kabupaten (pemkab) setempat segera melakukan terobosan agar status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu ditingkatkan menjadi penuh waktu. Seperti diberitakan sebelumnya, 2.923 pegawai non-ASN di Pemkab Tabanan resmi dilantik sebagai PPPK Paruh Waktu pada akhir Desember 2025 dan mulai efektif bertugas pada Januari 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Tabrak Avanza, Pemotor Luka Berat

balitribune.co.id | Bangli - Kecelakaan lalu lintas melibatkan sepeda motor dan kendaraan roda empat terjadi di ruas jalan raya jurusan Kayuambua menuju Bangli, tepatnya di depan Pasar Hewan Kayuambua, Sabtu (7/2/2026). Akibat peristiwa yang terjadi sekira pukul 09.45 WITA tersebut, seorang pengendara motor dilaporkan mengalami luka berat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.