Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dosen Stikom Bali Raih Gelar Doktor di Jepang

I Gde Putu Wirarama Wedashwara (paling kanan) bersama Dadang Hermawan (dua dari kiri) di Jepang.

Denpasar, Bali Tribune

Sebelumnya Stikom Bali memiliki dosen dengan kualifikasi doktor jebolan berbagai universitas ternama, baik di dalam negeri maupun luar negeri, kini satu lagi dosen Stikom Bali berhasil meraih gelar doktor.

Dosen Stikom Bali, I Gde Putu Wirarama Wedashwara ST MT Ph.D, belum lama ini meraih gelar doktor di Faculty of Science and Engineering Yamaguchi University, Jepang. Hal ini semakin membuat Stikom Bali menjadi perguruan tinggi IT di Bali dan Nusa Tenggara dengan kompetensi dan kualifikasi pengajar yang mumpuni di bidang Teknologi Informasi.

Pria kelahiran Denpasar 19 September 1984 ini, menyelesaikan studinya tepat tiga tahun (dari Maret 2013 – Maret 2016). Dalam disertasinya tentang: ‘Data Mining Evolusioner untuk Klasterisasi Basis Data’, Wedashwara menyimpulkan, klasterisasi merupakan metode klasifikasi pola tanpa pengawasan (unsupervised) yang mengelompokkan pola menjadi beberapa kelompok baru berdasarkan kesamaan antarpola.

Basis data merupakan salah satu input yang umum digunakan untuk proses klasterisasi. Klasterisasi pada basis data melibatkan struktur basis data sebagai pola matriks dua dimensi yang terdiri dari atribut(fitur) dan catatan(data).

Menurut Wedashwara, klasterisasi basis data berbasis aturan (rule based) merupakan konsep baru yang diusungkan oleh penelitian ini untuk pemrosesan klasterisasi basis data dengan membuat beberapa aturan penempatan kelompok berdasarkan pola yang sering ditemukan pada basis data sumber secara otomatis. Kelebihan klasterisasi basis data berbasis aturan adalah selain memproses klasterisasi basis data, juga bisa mengekstrak pola pada basis data sumber secara hirarki sebagai bentuk aturan (rule).

Dia mejelaskan, klasterisasi basis data berbasis aturan yang diusungkan pada penelitian ini diproses dengan menggunakan Genetic Network Programming (GNP) yang merupakan turunan dari komputasi evolusioner (Evolutionary Computation). GNP memproses data input dengan genetik yang berbentuk jaringan (network) yang memiliki keunggulan dapat menghasilkan banyak proses dan keputusan (judgement) melalui putaran pada jaringan dengan struktur yang kompak.

Pada klasterisasi basis data pada penelitian ini, GNP mengekstrak aturan-aturan berdasarkan pola yang sering terjadi pada basis data sumber dan mengelompokkannya berdasarkan persamaan antar aturan. GNP juga menghasilkan hirarki aturan pada setiap kelompok yang terdiri dari aturan umum hingga aturan yang sangat spesifik. Sehingga penelitian ini tidak hanya menghasilkan kualitas klasterisasi yang baik tetapi juga penjabaran struktur basis data sumber secara detail.

Performa klasterisasi dievaluasi menggunakan dua metode yaitu metode silhouette dan persentase akurasi (accuracy rate). Pada beberapa simulasi metode klasterisasi yang diusungkan oleh penelitian ini menghasilkan hasil rata-rata terbaik untuk basis data yang diunduh dari UCI machine learning repository (http://archive.ics.uci.edu/ml/) terhadap metode klasterisasi konvensional lainnya seperti Fuzzy C means, K-means, Hierarchical Clustering dan sebagainya.

Disebutkan, penelitian dibagi menjadi empat subtopik dan menghasilkan enam publikasi, yakni empat publikasi konferensi internasional dan dua jurnal internasional. Antara lain subtopik tentang Evolutionary Rule Based Clustering Using Combination of GeneticNetwork Programming and Knapsack Problem bisa dilihat dalam “Wedashwara, W., Mabu, S., Obayashi, M., & Kuremoto, T. Genetic Network Programming and Knapsack Problem Implementation for Record Clustering on Distributed Database, Expert Systems with Applications, An International Journal, (2014). 3”.

Subtopik tentang Evolutionary Rule Based Clustering Using Fuzzy Object Oriented Database Models dapat disimak dalam “Wedashwara, W., Mabu, S., Obayashi, M., & Kuremoto, T. Evolutionary Rule Based Clustering for Making Fuzzy Object Oriented Database Models, The Forth International Congress on Advanced Applied Informatics, pp. 517—522.

Pembina Yayaaan Widya Dharma Santhi yang menaungi Stikom Bali Prof Dr I Made Bandem, MA menyambut gembira kelulusan dosennya ini. “Ini satu hal yang sangat penting dalam pengembangan SDM Stikom Bali dalam rangka pengembangan perguruan tinggi. Karena sesuai aturan, seorang dosen minimal berijazah S2 apalagi ini S3,” kata Prof. Bandem.

Prof. Bandem, mengatakan Wirarama Wedashwara yang meraih gelar doktor di Jepang memiliki nilai plus. “Kita tahu Jepang adalah negara industri yang teknologinya sangat maju. Kembalinya Wedashwara diharapkan dapat menularkan ilmunya untuk kemajuan STIKOM Bali dan masyarakat Bali pada umumnya,” pungkas Prof. Bandem.

wartawan
bernard MB

Ada Pekaseh di Badung Diduga Makan "Gaji Buta", Lahan Subak Sudah Hilang Tapi Tetap Terima Insentif

balitribune.co.id I Mangupura - Anggota DPRD Badung, Wayan Sandra, menyoroti keberadaan pekaseh beserta perangkat subak yang dinilai masih menerima insentif meski subaknya sudah tidak lagi memiliki lahan sawah akibat alih fungsi lahan.

Baca Selengkapnya icon click

Satu Komando Jaga Bali, Kapolda Bali dan Pangdam IX/Udayana Perkokoh Soliditas TNI-Polri

balitribune.co.id I Denpasar - Kepolisian Daerah Bali menggelar kegiatan silaturahmi bersama Kodam IX/Udayana sebagai wujud nyata dalam memperkuat sinergitas dan soliditas TNI-Polri. Kegiatan tersebut berlangsung di Jalan Kediri, Tuban, Kuta, dan menjadi momentum penting untuk semakin mempererat hubungan serta koordinasi antara kedua institusi dalam menjaga keamanan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Rabu, (15/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Edukasi Siswa, BNNK Gianyar Gandeng Seniman Bondres

balitribune.co.id I Gianyar - Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Gianyar menggandeng Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Gianyar menghadirkan program Bondres Bersinar sebagai media edukasi bahaya narkoba bagi peserta Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMP Negeri 1 Gianyar, Rabu (15/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Pasca Warga Digigit Anjing Rabies, Dinas PKP Lakukan Vaksinasi

balitribune.co.id I Bangli - Pasca tiga warga yang salah satunya wisatawan asal Cina menjadi korban gigitan anjing positif rabies pada Senin (13/7/2026), Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Bangli turun melakukan vaksinasi dan eliminasi  secara selektif pada Rabu (15/7/2026)

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Salahgunakan Izin Tinggal, Imigrasi Singaraja Deportasi Tiga Warga Asing

balitribune.co.id I Singaraja - Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singaraja mengambil tindakan tegas terhadap pelanggaran keimigrasian dengan mendeportasi tiga warga negara asing (WNA) yang diduga menyalahgunakan izin tinggal selama berada di Indonesia. Ketiganya masing-masing berinisial AKG (48) asal India, RN (44) asal Singapura, dan ST (34) asal Tiongkok.

Baca Selengkapnya icon click

Pasca Insiden Penganiayaan, Polres Klungkung Kumpulkan Warga Sumba

balitribune.co.id I Semarapura - Kasat Samapta Polres Klungkung AKP I Gusti Lanang Jelantik, S.H., M.H. bersama Kapolsek Klungkung Kompol I Gusti Ngurah Yudistira, S.H., M.H. melaksanakan patroli dialogis dengan para buruh bawang yang berasal dari Indonesia Timur, khususnya dari Pulau Sumba, di wilayah Kabupaten Klungkung, Rabu (15/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.