Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tiga Tahun Pasar Yadnya Hanya Jadi Gudang

JADI GUDANG - Kios-kios di Pasar Yadnya justru dijadikan gudang.



BALI TRIBUNE - Pasar Yadnya Blahbatuh yang sudah diresmikan tahun 2015 silam hingga kini masih belum beroperasi. Meskipun 103 kios yang disiapkan sudah diterisi penuh, namun para pedagang menterlantarkannya. Atas kondisi ini, pihak pengelola pasar yakni Desa Pakraman Blahbatuh tidak mendapatkan retribusi apapun selama ini. Pihak Desa Pekarman pun berharap, Pemkab Gianyar segera mengibahkan pasar tersebut ke Desa Pakraman Balhbatuh, sesuai Surat Keputusan (SK) Menteri Dalam Negeri (Mendagri). I Made Sudiangga, salah seorang tokoh adat Pakaraman Blahbatuh, mengungkapkan, pemindahan Pasar Yadya drai Pasar Umum Blahbatuh, merupakan cerminan gagalnya kajian pemerintah dalam membanagun pasar khusus. Tidak hanya pasar yadnya, pasar hewan di semabaung yang merupakan pengkhususan pasar juga dinilai tidak berjalan efektif. “ Wajar saja  para pedagang menterlantarkan kios maupun losnya.  Karena pasarnya nyaris tanpa pengunjung.  Yang berjalan cuma pasar paginya di halaman parkir,” ungkapnya. Sejak dioperasikan, Sudiangga mengaku pasar yang dibangun di lahan milik Pakraman Blahbatuh ini tidak pernah ramai. Para pengunjung lebih memilih tetap berbelanja ke pasar Umum Blahbatuh yang sebagaiannya disesaki pedagang bahan upacara. Belum lagi, sakarang  ini,  toko-toko bahan upacara sudah bertebaran di setiap desa. Disi lain, umat yang menggelar upacara tidak setiap hari. Itupun mereka hanya berbelanja kelengkapan upacara pada saat upacara besar saja. “ kaluopuan dipaksakan sebagai pasar khusus  penjulan alat-alat upacara, tidak akan berjalamn efektif lagi,” yakinnya. Atas kondisi ini, kios yang ada hingga  saat ini hanya menjadi gudang penyimpanan barang. Sementara para pedagang memilih berjualan di tempat lain.   Harapannya,  Pemkab Gianyar segera mengibahkan pasar ini ke Desa Pakraman Blahbatuh, supaya pihaknya  bisa segera menjalankan kebijakan-kebijakan, agar pasar ini bisa segera beroperasi aktif. Sebagaimana diketahui, Pasar Yadnya dibangun menggunakan dana swadaya Desa Pakraman Blahbatuh. Di tahun 2012 pembangunannya dibantu Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 6 Miliar lebih. Pengerjaan berlangsung hingga rampung tahun 2015.  Januari 2017 Kemendagri, pernah menyurati Pemkab Gianyar yang isinya tentang Pasar Yadnya yang dibangun menggunakan APBN ini dihibahkan ke Pemkab Gianyar.   “Kami sudah beberapa kali mendatangi Disperindag Gianyar agar pasar ini bisa segera dihibahkan, namun hingga kini masih belum juga. Hanya ada  perintah lisan agar pihak pakarama memfungsikan pasar tersebut. Atas kegamangan ini, Pakraman kami tidak bisa memanffatkan aset yang sudah jadi pasar ini. Karena  secara formal belum juga dihibahkan,” jelas Sudiangga.

wartawan
Redaksi
Category

Hilirisasi Bandeng, Buleleng Bidik Pasar Dunia

balitribune.co.id I Singaraja - Para pembudidaya dan pengusaha perikanan di kawasan Buleleng Barat, Bali, kini tengah melakukan langkah transformasi besar. Tidak lagi sekedar mengandalkan ekspor benih ikan bandeng (nener), mereka kini merambah ke tahap hilirisasi melalui pembesaran bandeng kelas premium tersentral yang ditargetkan mampu menembus pasar internasional.

Baca Selengkapnya icon click

Kuliner Wisata Bali Dituntut Utamakan Higienitas

balitribune.co.id I Tabanan - Keberadaan kuliner Bali di tempat-tempat wisata di Pulau Dewata sangat diperlukan wisatawan. Selain untuk mengobati rasa lapar setelah lelah mengeksplor destinasi wisata yang dikunjungi, kuliner Bali sebagai salah satu cara mengenalkan keunikan yang ada di pulau ini. Sehingga wisatawan dapat merasakan secara langsung nikmatnya kuliner Bali yang dibuat dengan bumbu-bumbu lengkap ala masyarakat Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

TPA Peh Overload, Jembrana Wajibkan Teba

balitribune.co.id I Negara - Hingga kini persoalan penanganan sampah juga menjadi persoalan yang pelik di Jembrana. Terlebih dengan kondisi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Peh kini kondisinya sudah semakin over kapasitas. Penanganan sampah bahkan kini justru dititikberatkan pada partisipasi aktif masyarakat hingga di pedesaan untuk mengelola mandiri sampah di lahan masing-masing.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pasca Ledakan Trotoar di Darmasaba, Aroma Bensin Masih Tercium

balitribune.co.id I Mangupura - Kondisi pasca ledakan trotoar di kawasan Jalan Darmasaba, Banjar Menesa, Kecamatan Abiansemal, Badung, masih menyisakan kekhawatiran bagi warga sekitar. Hingga Rabu (22/4/2026), bau bensin dilaporkan masih tercium cukup menyengat, terutama di area saluran drainase.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.