Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sekda Dewa Indra Harap Usai Deklarasi, Relawan Bisa Mengabdi Sesuai Keahlian Masing-Masing

DEKLARASI - Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra dalam acara Deklarasi Forum Ikatan Ahli Bencana Indonesia (F.IABI) Prov Bali, Forum Relawan Bencana (PASEWANA) Prov Bali, serta Forum Perguruan Tinggi untuk Pengurangan Risiko Bencana (F. PT. PRB) Prov Bali di Auditorium Sri Kesari, Universitas Warmadewa, Denpasar, Kamis (20/12).

 BALI TRIBUNE - Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, berharap usai deklarasi para relawan yang telah tergabung dalam Forum mitigasi bencana bisa langsung bekerja dan mengabdi sesuai dengan keahlian masing-masing. Hal tersebut disampaikannya dalam acara Deklarasi Forum Ikatan Ahli Bencana Indonesia (F.IABI) Prov Bali, Forum Relawan Bencana (PASEWANA) Prov Bali, serta Forum Perguruan Tinggi untuk Pengurangan Risiko Bencana (F. PT. PRB) Prov Bali di Auditorium Sri Kesari, Universitas Warmadewa, Denpasar, Kamis (20/12). Selain itu, Ia juga berharap Forum-Forum yang terbentuk bisa bersinergi dengan Pemerintah Provinsi dalam hal penanggulangan bencana. Lebih dari itu Dewa Indra juga berharap forum-forum yang terbentuk bisa ikut menyusun program-program tentang minimalisir risiko bencana yang akan tertuang dala RPJMD Provinsi Bali. “Kami ingin juga bekerja sama mengedukasi masyarakat tentang pentingnya meminimalisir risiko bencana. Risiko harus kita kenali dengan baik, setelah bencana kita juga harus bisa mitigasi dengan baik serta meminimalisir korban.” imbuhnya. Mengenai kemungkinan untuk memasukkan mata pelajaran mitigasi bencana ke kurikulum SMA/SMK, Dewa Indra mengaku Pemprov tidak mempunyai kewenangan tentang itu karena semua adalah wewenang Kementrian Pendidikan. Akan tetapi, Ia mengaku jika edukasi tentang hal tersebut sudah dilakukan kepada masyarakat. “Bahkan sudah banyak program KKN Tematik dari para mahasiswa di berbagai Perguruan Tinggi mengangkat tema tersebut sekaligus mengedukasi warga,” jelasnya. Ke depan dia berharap pemahaman warga akan mitigasi bencana semakin baik mengingat pualu Bali juga termasuk daerah rawan bencana, untuk itu partisipasi berbagai pihak terutama forum-forum kebencanaan sangat diperlukan. Sebelumnya Direktur Pemberdayaan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BPNB), Lilik Kurniawan menyatakan jika Indonesia memang Negara dengan risiko bencana yang cukup tinggi karena letak geografisnya. Untuk itu, pihaknya mengaku Pemerintah maupun masyarakat harus mempunyai edukasi yang cukup tentang hal itu. Sesuai UU No 24 tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana mengatur jika tanggap darurat bencana di daerah merupakan tugas dan wewenang Pemeritah Kabupaten/Kota tempat bencana terjadi. Pemerintah Provinsi harus tetap mendukung serta mengawasi masa tanggap darurat tersebut. “Pemerintah pusat akan turun jika bencana yang terjadi dianggap sangat ekstrim sehingga memerlukan kerjasama lintas intansi seperti Kementrian Sosial, Kementrian PUPR serta lembaga tinggi lainnya,” jelasnya. Masyarakat Bali juga diharapkan mengetahui tentang pemahaman kegawatdaruratan atau mitigasi bencana karena masih terlentak di lempeng Eurasia yang memang rawan terjadi bencana. “Selain itu pulau ini juga tempat Gunung api yang masih aktif yaitu Gunung Agung, dimana menurut perkiraan para ahli 10 tahun mendatang Gunung Agung akan kembali labil. Saya di sini bukannya mankut-nakuti tapi saya ingin masyarakat siap dan tetap waspada,” tandasnya. Sementara itu Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana (PRB) Gede Sudiarta menyatakan jika forum-forum tersebut merupakan mitra kerja pemerintah provinsi dalam hal ini BPBD untuk mitigasi bencana di Bali. Anggota dari forum-forum tersebut merupakan kumpulan dari orang-orang yang punya keahlian berbeda namun sangat konsen dengan kebencanaan khususnya pengurangan risiko bencana. Ia berharap dengan terbentuknya forum-forum tersebut bisa memberikan kontribusi nyata terhadap masyarakat sesuai dengan keahlian masing-masing di bidang kebencanaan. Ia juga berharap kebencanaan bisa dimasukkan dalam kurikulum seluruh Perguruang Tinggi Negeri karena hingga saat ini di Bali hanya Universitas Udayana dan Pasca Sarjana Universitas Ngurah Rai yang baru menjalani.

wartawan
Release
Category

Keluarga Berintegritas, Rumahku Surgaku

balitribune.co.id | Keluarga berintegritas tengah menjadi impian besar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI di dalam upaya mereka memberantas korupsi di tanah air. KPK beranggapan bahwa nilai-nilai antikorupsi perlu tumbuh dan dipraktikkan mulai dari keluarga karena keluarga merupakan lingkungan pertama tempat di mana seseorang belajar tentang kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan kepedulian.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polres Bangli Bongkar Sindikat Jual Beli Bayi Lintas Provinsi

balitribune.co.id | Bangli - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bangli berhasil membongkar sindikat tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dengan modus jual beli bayi. Dalam kasus yang menggegerkan ini, polisi menetapkan tiga orang sebagai tersangka dan mengamankan empat orang bayi.

Baca Selengkapnya icon click

Pedestrian Gajah Mada Dongkrak Bisnis Lokal

balitribune.co.id | Denpasar - Sejumlah kawasan di Bali mulai melirik penataan ruang pejalan kaki dengan perbaikan jalur pedestrian, penataan kawasan, serta upaya pengendalian parkir liar. Setelah Pemerintah Kota Denpasar melakukan penataan di Kawasan Sanur, saat ini perhatian pemerintah tertuju pada Kawasan Heritage Gajah Mada untuk ditata kembali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polisi Dalami Dugaan Pencurian Modus Hipnotis di Ubud

balitribune.co.id | Gianyar - Dugaan tindak pidana pencurian dengan modus hipnotis yang oleh WNA  di wilayah Ubud didalami  m serius Satreskrim Polres Gianyar bersama Polsek Ubud. Bahkan secara marathon telah  telah melakukan penyelidikan selama  sepekan. Jejak kendaraan pelaku kini diidentifikasi.

Baca Selengkapnya icon click

Pelantikan Dua PAW Anggota DPRD Gianyar Ditarget Oktober

balitribune.co.id | Gianyar - Setelah prosesi Pengabenan berjalan Proses Pergantian antar Waktu ( PAW)  dua anggota DPRD Gianyar langsung berproses. Alm IGN Yasa digantikan I Made Wardana dan Alm I Wayan Gede Sudarta digantikan I Kadek Era Sukadana. Pelantikan dan pengambilan sumpah ditarget bulan Oktober 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.