Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Nenek 49 Tahun Ikut UN

KEJAR PAKET C – Endriyani, nenek dengan cucu satu ini tampak semangat bersaing dengan peserta yang rata-rata berumur belasan hingga puluhan tahun, saat UN kejar paket C di Yayasan Widya Sentana, Selasa (5/4).

Mangupura, Bali Tribune

Ni Luh Endriyani merupakan salah satu peserta ujian nasional (UN) tertua untuk tingkat SMA di Kabupaten Badung. Nenek bercucu satu ini, Selasa (5/4), harus bersaing dengan peserta umur belasan tahun mengikuti UN kejar paket C di Yayasan Widya Sentana, Banjar Batuculung, Desa Kerobokan Kaja, Kecamantan Kuta Utara.

Pelaksanaan UN persamaan SMA di Yayasan Widya Sentana, berjalan cukup lancar. Sebanyak 96 orang dari berbagai latar belakang mengikuti ujian di tempat ini. Meski dengan usia yang berbeda, para peserta ini tampak serius mengerjakan soal. Selasa kemarin, para peserta ini dihadapkan dengan soal matematika dan sosiologi.

Endriyani salah satunya. Meski usianya sudah 49 tahun, ia tampak semangat menggarap soal. Ia sepertinya tak mau kalah dengan siswa sekolah pada umumnya. Kepada wartawan Bali Tribune, Endriani mengaku tak masalah bersaing dengan para siswa lainnya yang usianya masih muda. “Nggak masalah yang lain kecil-kecil, yang penting saya ikut,” ujarnya.

Tekadnya hanya satu, yakni bisa memiliki ijazah SMA. Di tengah kesibukannya sebagai tukang sapu DKP Badung, Endriyani mengaku mempersiapkan UN ini dengan sungguh-sungguh. Sebelum datang ke sekolah, ia pun mengaku menyempatkan diri belajar di rumah. “Tyang (saya,- red) memang sudah berumur, tapi tetap semangat. Apalagi suami dan anak sangat mendukung,” kata tukang sapu DKP Badung ini.

Ia berharap dengan ijazah SMA ini bisa membantunya dalam memperoleh posisi yang lebih layak sebagai pegawai kontrak di DKP Badung. “Pokoknya harus punya ijazah SMA. Siapa tahu nanti dibutuhkan,” tegasnya.

Semangat membara juga ditunjukan oleh Ni Putu Dian Rusita Arta Dewi (17). Peserta termuda ini rela meninggalkan anaknya yang masih berumur delapan bulan demi mengikutin UN. Sebagai peserta termuda, ia mengaku tidak ada masalah dalam mengerjakan soal. “Nggak ada masalah. Saya yakin bisa mengerjakan soal,” katanyam sembari sangat berharap bisa memiliki ijazah SMA agar bisa mencari kerja. “Kalau cari kerja kan ijazah minimal harus SMA,” sambung Dewi.

Di bagian lain, ketua panitia UN kejar paket C Yayasan Widya Sentana, Luh Putu Arsih Karnadi mengatakan, jumlah peserta UN kejar paket C yang ada di yayasan ini sebanyak 120 peserta. Namun, peserta hadir 96 orang dan 24 orang absen. “Peserta absen kebanyakan karena pindah domisili dan bekerja,” katanya sembari menyatakan bahwa kejar paket C di Yayasan Widya Sentana menamatkan pertama kali tahun 2008. 

wartawan
I Made Darna

Waspada Angin Kencang di Bali, Astra Motor Bali Serukan #Cari_Aman

balitribune.co.id | Denpasar - Kondisi angin yang cukup kencang di sejumlah wilayah Bali menjadi perhatian serius bagi para pengguna sepeda motor. Kondisi cuaca ini dapat memengaruhi keseimbangan dan stabilitas kendaraan, terutama saat melintas di jalan terbuka maupun ketika berpapasan dengan kendaraan berukuran besar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Proyek Dermaga Gilimanuk Picu Antrean Panjang, Polisi Siaga di Gilimanuk

balitribune.co.id | Negara — Pengerjaan peningkatan kapasitas Dermaga Mobile Bridge (MB) 2 di Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk berdampak terhadap arus lalu lintas di sekitarnya. Antrean kendaraan yang hendak menyeberang ke Pulau Jawa terpantau mengekor hingga keluar kawasan pelabuhan.

Baca Selengkapnya icon click

Menuju 70 Tahun, Astra Rilis Logo Baru Serta Galang Donasi untuk NTT

balitribune.co.id | Jakarta - Hampir tujuh dekade, Astra tumbuh bersama Indonesia melalui inovasi, kolaborasi, and kontribusi yang diharapkan terus memberikan manfaat bagi masyarakat. Perjalanan tersebut terjalin bersama pemerintah, karyawan, mitra, pelanggan, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan di berbagai daerah yang menjadi bagian dari perjalanan Astra hingga hari ini.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

FIFGROUP Peduli Salurkan 1.200 Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

balitribune.co.id | Kupang - Bencana Gempa bumi yang melanda wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026) membawa dampak besar bagi masyarakat yang terdampak. Di tengah kondisi tersebut, pemenuhan kebutuhan dasar menjadi salah satu hal penting untuk membantu masyarakat melewati masa tanggap darurat dan proses pemulihan pascabencana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.