Made Pasek Tukangi Bali United U-18 | Bali Tribune
Diposting : 17 May 2019 23:05
Djoko Purnomo - Bali Tribune
Bali Tribune / Pasek Wijaya
alitribune.co.id | Denpasar - Asisten Pelatih Bali United senior, Made Pasek Wijaya digeser oleh manajemen untuk mengarsiteki tim Bali United U-18. Digesernya Made Pasek Wijaya ke U-18 menjawab teka-teki selama ini setelah beberapa waktu lamanya ia “menghilang” dari tim senior.
 
Ditemui kemarin, mantan gelandang timnas ini mengatakan dipindahnya dirinya menukangi U-18 sama sekali tidak ada paksaan apalagi tekanan dari manajemen Bali United.
 
“Tidak ada tekanan sama sekali, justru apa yang saya tangani sekarang ini memang merupakan langkah bagus yang diambil pihak manajemen Bali United. Saya langsung diminta owner Pak Pieter Tanuri untuk menangani U-18,” ujarnya.
 
Karena ini sifatnya permintaan, lanjut Pasek, dirinya langsung saja menuruti karena bagus juga arah ke depannya. “Jadi memang tidak ada tekanan kepada saya ketika saya tak lagi di asisten manajer Bali United,” imbuh Pasek Wijaya.
 
Diuraikannya, langkah bagus yang dilakukan Pieter versinya itu, karena dengan U-18 tujuannya untuk mencetak pemain muda, yang ke depannya bisa masuk jenjang ke tim senior Bali United. Artinya pembibitan itu sangat penting khususnya untuk pemain lokal Bali.
 
“Karena ini sifatnya pembibitan dan pembinaan untuk pemain lokal Bali ke depannya, maka saya terima. Apalagi pastinya akan ada kebanggaan tersendiri jika nantinya ternyata anak asuh saya bisa tembus ke tim Bali United U-20 dan akhirnya ke tim senior,” terang ayah kandung pemain muda Bali United, Made Andhika Wijaya itu.
 
Tak dipungkirinya, untuk mencetak pemain bagus dan masa depan untuk pemain lokal Bali memanglah tidak mudah. Bahkan jika muncul pemain muda berbakat dan bagus paling banyak 1 atau dua pemain saja. Pasalnya masih banyak yang kalah bersaing di level nasional.
 
“Sekarang saja yang muncul dan benar-benar bisa bersaing untuk di tim nasional hanya dua pemain muda. Mereka Made Andhika Wijaya dan Kadek Agung Widnyana. Selebihnya sulit untuk bisa mencuat. Inilah tantangan bagi saya agar bisa mencetak pemain muda untuk akhirnya masuk tim senior Bali United,” katanya.
 
Dengan demikian, kata Pasek, Bali United tak perlu membeli pemain muda lagi. Dan dirinya ada di U-18 karena di U-20 sudah ada Wayan Arsana yang lebih dulu memoles tim itu.uni