Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bupati Eka Ucap Syukur di Pura Pucak Teratai Bang

Bali Tribune/ KHUSYUK- Bupati Eka Wiryastuti bersama sejumlah pejabat asal Tabanan ngaturang bakti serangkaian karya mamungkah,melaspas,ngenteg linggih dan caru manca kelud di Pura Pucak Teratai BangBukit Catu Desa Candikuning, Baturiti, Minggu (26/5) malam lalu.
balitribune.co.id | Tabanan - Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti, mengucap rasa syukur kehadapan Ida Bhatara yang berstana di Pura Pucak Teratai Bang, Bukit Catu, Desa Candikuning, Baturiti, Tabanan. Kegiatan dilakukan serangkaian menghadiri uleman serangkaian Karya Memungkah, Melaspas, Ngenteg Linggih dan Caru Manca Kelud di Pura  yang memiliki energi kemakmuran itu, Minggu, (26/5) malam.
 
Hadir pula saat itu di Pura dengan pengempon sebanyak 205 Kepala Keluarga yang merupakan warga Desa Pakraman Bukit Catu tersebut, N. AdiWiryatama, salah seorang anggota DPRD KabupatenTabanan, Sekda KabupatenTabanan I Gede Susila, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Tabanan, OPD Terkait di lingkungan PemkabTabanan, Perbekel danTokoh masyarakat setempat.
 
Karya memungkah, Melaspas, NgentegLinggih dan Caru Manca Kelud yang dilaksanakan oleh masyarakat Desa Pakraman Bukit Catu di Pura yang terkenal memiliki aroma belerang tersebut karena telah rampungnya beberapa pembangunan di Pura tersebut.  Dan, puncak karya digelar saat rahina Tumpek Landep, Sabtu (25/5) lalu.
 
Karya ini telah dipersiapkan dengan matang, mulai dari tenaga, materi dan pikiran dari masyarakat Desa Pakraman Bukit Catu. Tak pelak, kedatangan Bupati yang akrab disapa Eka tersebut menambah semangat dari masyarakat. 
 
Mewakili krama, Ketua Panitia Karya, I Wayan Sarma mengucapkan terima kasih kepada Bupati Eka beserta jajaran yang hadir. 
 
“Ini merupakan kehormatan dan kebanggaan serta pelecut semangat bagi warga kami berkat kehadiran Bupati Eka,” ucapnya.
 
Sementara, Bupati Eka pada kesempatan itu menyampaikan, sebagai Kepala Daerah, sudah tentu harus berlaku adil pada setiap daerah tanpa membeda-bedakan unsur kedaerahan. 
Atas hasil dan kerja keras yang telah dicapai sudah sepatutnya seorang Kepala Daerah selalu berucap syukur dan sujud syukur atas apa yang telah diberikan oleh Ida Sang Hyang Widhi Wasa Tuhan yang Maha Esa. Juga mengapresiasi setiap kegiatan positif yang dilakukan warganya.
 
Selain sebagai wujud syukur, persembahyangan ini juga merupakan wujud cihna bhakti (pengabdian) seorang kepala daerah terhadap masyarakatnya, sehingga apa yang menjadi visi dan misi dari pemerintah tetap bisa bersinergi dengan masyarakat dan apa yang dicita-citakan bisa tercapai sesuai dengan apa yang diinginkan.
 
Selain persembahyangan pada kesempatan itu Bupati Eka juga ngaturang punia yang diterima oleh Ketua Panitia Karya. Selanjutnya Bupati Eka melakukan peninjauan di sekitar areal Pura. uni
wartawan
Komang Arta Jingga
Category

7 Proyek Vila Melanggar, Komisi I Rekomendasikan Penghentian Paksa

balitribune.co.id I Tabanan  – Komisi I DPRD Tabanan merekomendasikan penghentian paksa tujuh proyek pembangunan vila liar di Desa Kaba-Kaba dan Desa Cepaka, Kecamatan Kediri.

 

Ketujuh proyek vila milik investor luar daerah itu disetop pengerjaannya karena mencaplok sempadan sungai dan melanggar Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B).

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati ​Gus Par Sebut Karangasem ‘Laboratorium Kerukunan’ Melalui Pagelaran ‘Sunaring Jagat’ di Taman Soekasada Ujung

balitribune.co.id | ​Amlapura - Pesona magis Taman Soekasada Ujung menjadi saksi bisu kemegahan kolaborasi budaya dalam acara Pagelaran Tari "Sunaring Jagat", Minggu (1/3/2026). Acara ini menjadi momentum penting bagi Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata yang akrab disapa Gus Par, untuk menegaskan bahwa Karangasem adalah daerah yang terbuka dan sangat menghargai perbedaan.

Baca Selengkapnya icon click

Tiadakan Konser Musik, Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival Adopsi Sistem Peed Aye

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar siap menyelenggarakan Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6–8 Maret 2026 mendatang. Berlokasi di kawasan Titik Nol Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung, festival tahun ini tampil beda dengan mengadopsi sistem parade Peed Aye layaknya Pesta Kesenian Bali (PKB) dan meniadakan panggung konser musik.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Tata Kelola Digital, Pemkab Tabanan Gelar Monev OpenSID di 133 Desa

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah desa se-Kabupaten Kabupaten Tabanan terus menunjukkan komitmen dalam penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital melalui pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID). Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) penerapan aplikasi OpenSID yang dilaksanakan Dinas Komunikasi dan Informatika.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.