Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kerajinan Koran Kesulitan Bahan Baku

Bali Tribune/ KERAJINAN – Hasil kerajinan koran upakara kreasi Suparta yang dipasarkan dalam stand PKB Kabupaten, Jumat (7/6).
balitribune.co.id | Tabanan - Kerajinan peralatan ke pura menggunakan koran bekas milik I Ketut Suparta di Banjar Pande, Desa/Kecamatan Kediri Tabanan kesulitan bahan baku. Padahal permintaan konsumen terhadap kerajinan berbahan organik ini sangat tinggi. Bahkan Suparta sendiri ikut serta menjadi duta Kabupaten Tabanan dalam Pesta Kesenian Bali (PKB) ke XL mendatang untuk kenalkan produk Tabanan. 
 
Suparta mengakui, kesulitan bahan baku menurutnya karena orang yang berlangganan koran sudah mulai menyusut. Sebab sudah dikalahkan smart phone dalam membaca berita. "Hal itu juga menjadi kendala saya sendiri dalam kumpulkan bahan baku," ujarnya, Jumat (7/6). 
 
Beruntung ia mempunyai langganan setia dalam memperoleh bahan baku. Meskipun bahan yang disediakan terbatas. "Untung saya punya langganan dan banyak ada cabang langganan koran sehingga permintaan konsumen bisa terpenuhi," jelas Suparta. 
 
Namun pasca pemilu meski permintaan sebelumnya tinggi, saat ini orderan kerajinan koran mulai dari bokor, sokasi, tempat kwangen, tempat dupa, tempat tisu tergolong sepi. Biasanya ada yang memesan hingga 100 jenis, bulan Mei ke Juni ini hanya 1 sampai 2 orang. "Rata-rata pedagang keluhkan itu, tapi saya sendiri tetap membuat karena buat stok," akunya. 
 
Stok yang dibuat itu akan ia tampilkan saat PKB ke Xl yang dibuka 15 Juni mendatang. Dimana Suparta sendiri sudah menyiapkan 500 kerajinan peralatan upakara berbagai jenis untuk dipasarkan di stand yang diberi nama kreasi Suparta tersebut. Untuk masalah harga Suparta sendiri menjual bervariasi sesuai dengan jenis. Ia menjual mulai dari harga paling murah Rp 10.000 hingga paling mahal Rp 350.000. "Dari produk yang saya jual, biasanya yang paling banyak dicari adalah bokoran dan tempat kwangen," jelasnya. 
 
Dengan usaha yang sudah digeluti sejak tahun 2017 ini diakui penghasilnya sudah bisa sampai mengembalikan modal. Padahal saat memulainya dulu Suparta sendiri hanya iseng, karena banyak permintaan akhirnya diteruskan hingga sudah sampai mempunyai 4 karyawan. 
 
Mengenai keunggulannya, produk kreasi Suparta ini tahan dengan air meskipun berbahan dasar koran. Dimana saat pengerjaan ia buat dengan berbagai tahapan. Salah satunya dengan mempernis agar produk tahan dengan air. "Biar dicuci dan kena air hujan tak masalah, tahan sampai tahunan. Asalkan saat dicuci jangan disikat agar cat tidak luntur," tuturnya. 
wartawan
Komang Arta Jingga
Category

Perbarindo Badung dan Bank BJB Kolaborasi Tingkatkan Kompetensi dan Digitalisasi BPR

balitribune.co.id | Denpasar - Dewan Pengurus Kabupaten (DPK) Perbarindo Badung berkolaborasi dengan Bank BJB untuk memperkuat kompetensi sumber daya manusia sekaligus mempercepat transformasi digital industri Bank Perkreditan Rakyat (BPR).

Baca Selengkapnya icon click

Jaya Negara Hadiri Puncak Karya Pelebon I Gusti Ayu Badri

balitribune.co.id | Denpasar - Puncak Karya Pelebon I Gusti Ayu Badri, istri Gubernur Bali periode 1978-1988, Prof. Dr. Ida Bagus Mantra, sekaligus ibunda Anggota DPD RI Perwakilan Bali, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, berlangsung khidmat pada Redite Pon Wuku Prangbakat, Minggu (13/9/2026). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Belanja Badung Tembus Rp13,09 Triliun, PDIP Soroti Infrastruktur dan Wajah Pariwisata

balitribune.co.id | Mangupura - Belanja daerah Kabupaten Badung dalam RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026 dirancang mencapai Rp13,09 triliun. Angka tersebut meningkat Rp1,56 triliun atau 13,56 persen dibandingkan APBD induk yang sebesar Rp11,52 triliun. Sementara pendapatan daerah dirancang Rp10,50 triliun, naik Rp170,11 miliar atau 1,65 persen dari APBD induk Rp10,33 triliun.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Upah Pekerja di Bali Dinilai Terlalu Imut, Nyoman Parta Sebut Kebutuhan Hidup Layak Harus Jadi Acuan Pengupahan

balitribune.co.id | Gianyar - Upah pekerja di Bali dinilai belum sebanding dengan tingginya biaya hidup. Upah pekerja di Bali dinilai terlalu kecil alias Imut jika dibandingkan dengan kebutuhan hidup pekerja di Bali.  

Baca Selengkapnya icon click

Gerindra Setujui Perubahan APBD Badung 2026, Soroti Infrastruktur Kuta dan Banjir

balitribune.co.id | Mangupura - Fraksi Partai Gerindra DPRD Badung menyatakan menyetujui Ranperda tentang Perubahan APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026. Persetujuan tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna ke-6 Masa Persidangan Pertama Tahun Sidang 2026–2027 di Gedung DPRD Badung, Jumat (11/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.