Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Warga Muslim Loloan Iringi Palebon Gung Benny

Bali Tribune/ PELEBON - Upacara palebon Penglingsir Puri Agung Negara, Anak Agung Bagus Sutedja, alias Gung Benny, Minggu (20/10) pagi.
balitribune.co.id | Negara - Prosesi palebon Putra sulung Gubernur Bali pertama, Anak Agung Bagus Sutedja alias Gung Benny bergelar Redite Pon Prangkabat, Minggu (20/10) diadakan di Setra Desa Adat Lelateng, Kecamatan Negara. Selain menyisakan duka kalangan keluarga puri dan umat Hindu sekitar puri, umat Muslim di wilayah Loloan juga merasa kehilangan atas berpulangnya Penglingsir Puri Agung Negara ini.
 
Selain menggunakan bade tumpang pitu dengan tinggi sekitar 7 meter, upacara palebon Gung Benny ini juga menggunakan lembu. Setelah berangkat dari puri, bade dan lembu yang diarak menuju Setra Kelurahan Lelateng yang berjarak sekitar 700 meter oleh para krama sekitar Puri Agung Negara di Kelurahan Banjar Tengah, Kecamatan Negara. Namun dalam rombongan iring-ringan, tampak sejumlah warga Muslim dari Kelurahan Loloan Barat dan Kelurahan Loloan Timur.
 
Warga Muslim Loloan menyatakan, memiliki keterkaitan sejarah dengan Puri Agung Negara. Salah seorang warga Loloan, Eka Sabara (47) mengatakan warga Loloan ikut berduka atas berpulangnya Gung Benny yang dikenal sebagai sosok pluralis. Menurutnya, bagi Nyama Selam (umat Islam) Loloan, Gung Benny adalah tokoh pemersatu, sehingga dengan nilai toleransi yang selalu digaungkannya, kerukunan kehidupan masyarakat di Jembrana tetap terjaga meskipun berbeda suku dan agama.
 
“Kami mengenal Gung Benny sebagai tokoh pemersatu. Bagaimana beliau selalu menganggap kita semua bersaudara, dan beliau sering menyebut warga di Loloan, nyame Loloan,” ujar tokoh budayawan Loloan ini. 
 
Menurutnya sesuai cerita pendahulu, Kampung Loloan memiliki keterkaitan sejarah dengan Puri Agung Negara. Bahkan ia menyebut ada jalinan kekeluargaan dari Raja ke-VII Puri Agung Negara yang merupakan kakek Gung Benny, Ida Anak Agung Bagus Negara.
 
Raja ke-7 Puri Agung Negara diceritakan oleh para tetua Kampung Loloan sempat memiliki saudara kandung yang tinggal di Loloan bernama Kompyang Syarif.  “Sejarah-sejarah itu juga sedang berusaha kami gali. Kami ingin generasi-generasi muda di Loloan juga tidak lupa dengan sejarah,” ungkapnya. Bahkan untuk menjaga tali kekeluaragaan itu, warga Loloan sering mengundang Gung Benny sebagai panglingsir Puri Agung Negara pada saat acara tertentu di Loloan.
 
Seperti pada saat acara Loloan Jaman Lame yang pertama digelar tahun 2017 lalu, Gung Benny sebagai Penglingsir Puri yang didaulat membuka acara. “Bagi kami, beliau memang simbol toleransi dan menyame beraya. Semasa hidup, beliau sangat dekat dengan warga Loloan. Beliau sering sampaikan, kalau ingin ke puri, tidak apa tidak pakai udeng dan mempersilakan menggunakan songkok (kopiah). Ini agar kita menunjukkan jatidiri, sekaligus simbol kebhinekaan masyarakat Jembrana,” tandasnya. 
wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Lama Lowong, 12 Jabatan Strategis di Badung Akhirnya Terisi

balitribune.co.id I Mangupura - Setelah sekian lama lowong, sejumlah jabatan strategis setingkat kepala dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung akhirnya terisi. Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, melantik dan mengambil sumpah jabatan 12 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Kamis (30/4/2026) di Ruang Kertha Gosana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jegeg Bagus Jembrana 2026 Harus Jadi Representasi Anak Muda

balitribune.co.id | Negara - Ajang bergengsi pencarian duta pariwisata dan budaya di Bumi Mekepung telah sukses digelar. Setelah melalui proses seleksi yang ketat dan kompetitif, panitia Pemilihan Jegeg Bagus Jembrana (JBJ) 2026 akhirnya resmi menobatkan pasangan pemenang dalam malam puncak Grand Final.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Idul Adha, Ribuan Sapi Gianyar Dikirim ke Luar Bali

balitribune.co.id I Gianyar - Ribuan Sapi Bali milik Peternak Gianyar dikirim ke luar Pulau Bali untuk memenuhi permintaan hewan kurban serangkaian Hari Raya Idul Adha. Dari kuota pengiriman tahun 2026 yakni sebanyak 5.000 ekor, saat ini Sapi Bali asal Gianyar yang sudah dikirim ke luar pulau sudah mencapai 2.000 ekor. 

Baca Selengkapnya icon click

Walikota Jaya Negara hadiri Karya Ngresigana, Melaspas, Mupuk Pedagingan dan Piodalan di Banjar Graha Shanti, Desa Tegal Kertha

balitribune.co.id | Denpasar - Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara Berkesempatan Menghadiri Karya Ngresigana, Melaspas, Mupuk Pedagingan dan Piodalan di Banjar Graha Shanti, Desa Tegal Kertha, Denpasar Barat, pada Sukra Pon Kulantir, Jumat (1/5/2026). Upacara ini dilaksanakan setelah bangunan bale kul-kul dan tembok penyengker Balai Banjar Graha Santhi tuntas direnovasi. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.