Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pencurian Sapi Kembali Resahkan Warga Pesisir Gianyar

Bali Tribune/ DICURI - Lokasi sapi milik petani yang dicuri di kawasan persawahan di Desa Saba, Blahbatuh.
balitribune.co.id | Gianyar - Sempat mereda beberapa bulan, pencurian ternak sapi kembali meresahkan petani di wilayah Pesisir Gianyar. Kali Ini, korbannya adalah petani di Desa Saba, Blahbatuh. Padahal, sepekan lalu, salah satu gerombolan pencuri sapi ini, sudah berhasil diungkap pihak kepolisian. Diduga, terdapat beberapa kawanan pencuri sapi yang kerap beroperasi di daerah pesisir lintas Kabupaten.
 
Dari informasi, Minggu (2/2), korban yang kehilangan ternaknya adalah petani asal Banjar Banda dan Banjar Prangsada. Namun sayang, korban baru melaporkan kehilangan ternakanya setelah beberapa hari melakukan pencarian. "Saya tidak melapor sejak awal, karena sempat mengira jika sapi saya lepas dari kandang. Maksnya saya cari dua hingga tiga harian," ungkap salah seorang korban, I Made Umbara.
 
Sebut Umbara, kandang sapinya berada di Jalan Padat Karya, Desa Saba. Saat tidak menemukan seekor sapinya di dalam kandang, ia tidak melihat ada hal-hal yang mencurigakan disekitar kandang. Karena itu pula tak terbesit dalam benaknya jika ternakanya telah dicuri. "Sore sebelum hilang, saya tidak yakin ikatannya kuat. Sehingga saya sempat berpikir kalo sapi itu lepas," terangnya.
 
Ia sempat mencarinya keliling di seputaran kandang sapinya. Terus menanyakan kepada temen-teman seprofesi petani. Hingga dua hari pencarian, tidak ada hasil baru timbul kecurigaan. Ia kemudian sempat menengok ke Pasar Hewan Bringkit, Badung, namun tidak ditemukan juga. Putus harapan, Umbara melaporkan lehilangan ternaknya ke Mapolsek Blahbatuh. "Saya lapor setelah beberapa hari kehilangan. Rekan saya yang senasib juga akhirnya melapor," terangnya.
 
Dikonfirmasi, Kapolsek Blahbatuh AKP Yoga Widyatmoko, membenarkan bahwa telah adanya laporan kehilangan sapi di jalan padat karya, Saba, Blahabtuh. Pemilik ternak dari Saba dan Prangsada. "Dari laporan yang kami terima, hilangnya bersamaan, satu dari Saba (Banda) dan Satu lagi dari Pering," ungkapnya.
 
Sementara kasus ini masih dalam proses penyelidikan. Sampai saat ini sudah dipastikan ada indikasi pencurian. Modus yang digunakan adalah mencuri hewan ternak yang tanpa pengawasan pemiliknya. "Kami pastika ini pencurian, modusnya mencari hewan tidak dalam pengawasan pemiliknya," terang AKP Yoga. 
wartawan
Nyoman Astana
Category

Gara-Gara Kucing Melintas, Warga Temukan Bayi Dibuang di Goa Gong

balitribune.co.id | Mangupura - Kasus pembuangan bayi kembali menggemparkan warga Bali. Kali ini, seorang bayi perempuan ditemukan telantar di semak-semak kawasan Goa Gong, Jalan Goa Betel, Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung. Beruntung, bayi malang tersebut berhasil diselamatkan setelah ditemukan oleh seorang warga bernama Matias Lau Kolly (25) pada Jumat (22/5/2026) sekitar pukul 23.43 WITA.

Baca Selengkapnya icon click

Putaran Pembuka Moto3 Junior, Binaan Astra Honda Siap Taklukan Sirkuit Barcelona

balitribune.co.id | Jakarta – Pebalap muda Indonesia binaan PT Astra Honda Motor (AHM), Muhammad Kiandra Ramadhipa, siap melesat kencang hadapi tantangan baru pada ajang Moto3 Junior World Championship 2026 yang dimulai akhir pekan ini pada 21-24 Mei 2026, di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Spanyol. Musim ini menjadi langkah penting dalam perjalanan karier Ramadhipa setelah tampil impresif pada European Talent Cup (ETC) tahun lalu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Wujud Transparansi, Kelurahan Penarukan Mulai Lakukan Penempelan Stiker di Rumah Penerima Bantuan Pemerintah

balitribune.co.id | Singaraja - Pemerintah Kelurahan Penarukan bersama Dinas Sosial Kabupaten Buleleng secara simbolis memulai penempelan stiker di rumah penerima bantuan pemerintah di Lingkungan Jarat, Kelurahan Penarukan, Kecamatan Buleleng, Jumat (22/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Modus Catut Nama Kapolres Buleleng, Sasar Anggota DPRD

balitribune.co.id | Singaraja - Kasus dugaan penipuan dengan mencatut nama dan foto Kapolres Buleleng, AKBP Ruzi Gusman, menyasar sejumlah anggota DPRD Buleleng. Pelaku menggunakan nomor WhatsApp palsu dan menghubungi para anggota dewan untuk meminta sejumlah uang.

Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya, membenarkan bahwa dirinya sempat dihubungi oleh nomor yang mengatasnamakan Kapolres tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.