Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Gus Adhi Dorong KPw BI Bali Kembangkan Konsep Bisnis Berbasis Pertanian di Masa Pandemi Covid-19

Bali Tribune / MENINJAU - Anggota Komisi IV DPR RI AA Bagus Adhi Mahendra Putra (Gus Adhi) saat meninjau Agro Wisata Giri Alam, Minggu (7/6).

balitribune.co.id | Bangli - Dalam rangka melihat langsung kondisi pertanian di Bali terutama dalam suasana pandemi Covid-19, Anggota Komisi IV DPR RI, AA Bagus Adhi Mahendra Putra berkesempatan mengunjungi salah satu cluster kopi binaan KPw BI Bali, Agro Wisata Giri Alam 

Anggota Komisi IV DPR RI AA Bagus Adhi Mahendra Putra (Amatra) atau yang kerap disapa Gus Adhi   pada kesempatan ini menyampaikan, banyak hal positif yang telah dilakukan melalui konsep bisnis pertanian berbasis agro wisata oleh BI Bali. 

“Peran BI yang telah bisa mengawal pertanian Bali dari hulu sampai hilir agar terus dikelola secara maksimal. Saya juga meminta BI untuk memoles agro wisata ini semaksimal mungkin, lantaran masih banyak potensi yang bisa dikembangkan,” ungkap Gus Adhi yang sempat berkeliling di agro wisata seluas 2 hektar dengan potensi 28 hektar sembari berujar, hendaknya kebijakan pemerintah lebih visioner dalam menjawab tantangan pasar, Covid-19 momentum untuk memulai hal itu. Bahkan ia juga mendorong Agro Wisata Giri Alam untuk bisa menghasilkan produk turunan yang tujuannya meningkatkan pendapatan petani.

"Kami ingin juga mendukung dan memotivasi petani agar lebih mengembangkan kawasan agrowisata ini sehingga pendapatannya meningkat," kata Anggota Komisi IV DPR RI yang membidangi pertanian, lingkungan hidup, kehutanan dan kelautan ini.

Berbagai jenis tanaman yang ditanam seperti jeruk, kopi, jambu biji yang juga dikombinasikan di bawahnya dengan cabai.

Agro Wisata Giri Alam ini dikelola kelompok petani berbasis 34 KK dengan konsep 4E yakni Edukasi, Ekologi, Estetika, Ekonomi.

Bercermin dari  konsep dan pengelolaan agrowisata menurutnya  sudah cukup bagus, tapi memang ada beberapa hal yang perlu ditingkatkan. Ia pun berharap agar pengelolaan agrowisata ini menghasilkan berbagai produk turunan lainnya dan juga lingkungan bisa ditata lebih baik agar juga lebih menarik menjadi spot atau titik selfie bagi pengunjung.

"Apakah bisa diproses ada olahan sambal cabai, sebab potensinya besar. Seperti produk sambal cabai yang dihasilkan petani di Ababi," harap Gus Adhi yang juga Ketua Depidar XXI SOKSI Provinsi Bali.

Kepada pengelola agrowisata dan kelompok tani ini, Gus Adhi berpesan ketika sudah punya potensi pertanian yang besar agar dilakoni dan dikelola dengan baik. Jangan sampai sia-siakan bantuan yang ada.

"Disini gulma masih banyak. Tolong ini diperhatikan," kata politisi Golkar asal Kerobokan, Badung ini.

Gus Adhi juga meminta BI terus memberikan pendampingan dan dukungan terhadap Agrowisata Giri Alam ini. 

"Saya dan mitra kerja di Komisi IV juga siap memfasilitasi berbagai kebutuhan petani di sini agar lebih maju dan sejahtera," pungkas Gus Adhi.

Pengelola Agro Wisata Giri Alam yang juga Ketua Kelompok Tani Harapan Maju Wayan Sudarma didampingu Manajer Pengembangan UMKM KPw BI Bali, Made Rai Subawa, mengungkapkan agrowisata didirikan dan dikembangkan mulai tahun 2014 mengusung  konsep 4E yaitu, Edukasi, Ekologi, Estetika dan Ekonomi.

Agrowisata ini menjadi wahana edukasi memberikan pembelajaran cara bercocok tanam kopi, jeruk dan lainnya baik kepada petani maupun pengunjung.

Lalu konsep ekologi mengusung upaya pelestarian lingkungan, bagaimana mengolah tanah dengan juga tidak menggunakan bahan kimiawi.

Pengelolaan agrowisata ini juga menekankan agar terciptanya estetika agar terlihat indah, bersih, nyaman dapat dinikmati sebagai objek wisata.

Lalu bagaimana agrowisata ini bisa mendatangkan nilai tambah secara ekonomi. Cukup dengan tiket masuk 25 ribu per orang, pengunjung dapat melihat agrowisata dan menikmati kopi serta jeruk.

"Kami kelola juga dengan konsep zero waste. Jadi tidak ada limbah yang terbuang," ujar Sudarma.

Agrowisata ini juga menghasilkan poduk kopi arabika dalam bentuk sachet dan berbagai kemasan lainnya. Kopi bubuk ini dipasarkan di sekitar Kintamani. 

"Produk kopi kami juga dapat sertifikat dari UNESCO terkait Geopark," ungkap Sudarma.

Namun agrowisata ini juga masih menghadapi berbagai kendala baik dari aspek pemasaran maupun sarana prasarana. 

"Pemasaran yang paling menjadi kendala. Mendatangkan wisatawan/pengunjung agak sulit," ungkap Sudarma, karena selama ini diungkapkan lebih banyak ditangani oleh pemandu wisata. 

"Kami pernah mengedarkan brosur ke guide, ada yang minta fee tinggi, kami tidak bisa penuhi," imbuh Sudarma.

Agrowisata ini juga perlu bantuan sarana prasarana pendukung. Misalnya agar anak sekolah saat berkunjung, tidak monoton, tidak bosan perlu ada sarana bermain, taman bunga serta tempat selfie.

wartawan
Arief Wibisono
Category

100% Site Kembali Beroperasi, Telkomsel Tuntaskan Pemulihan Jaringan di Flores

balitribune.co.id I Flores - Telkomsel bersama Telkom Group berhasil menuntaskan pemulihan layanan telekomunikasi pascagempa yang berdampak di sejumlah wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur. Setelah melalui proses recovery secara intensif di tengah berbagai tantangan lapangan, hingga 18 Agustus 2026 seluruh site Telkomsel di wilayah terdampak telah kembali beroperasi (100% Recovery).

Baca Selengkapnya icon click

Tiga Maestro Tari Buleleng Raih Penghargaan dari Gubernur Koster

balitribune.co.id I Singaraja - Buleleng Festival (Bulfest) 2026 resmi dibuka di kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja, Singaraja, Selasa (18/8). Mengusung tema “Uriping Rasa”, festival yang berlangsung hingga 23 Agustus 2026 ini menjadi panggung apresiasi seni, budaya, kreativitas, serta penggerak ekonomi kreatif masyarakat Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jumlah Saksi Dugaan Korupsi BBM Dinkes Tabanan Bertambah Jadi 20 Orang

balitribune.co.id I Tabanan – Jumlah saksi yang diperiksa penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Tabanan dugaan korupsi anggaran belanja bahan bakar minyak dan makan minum (BBM-mamin) di Dinas Kesehatan (Dinkes) Tabanan terus bertambah seiring proses penyidikan yang terus bergulir.

Baca Selengkapnya icon click

Chitato & Chitato Lite Gandeng TREASURE Ajak Gen Z Bikin Gebrakan dengan Gaya Sendiri

balitribune.co.id | Jakarta - Ada yang suka tampil bold dan selalu siap jadi pusat perhatian. Ada juga yang lebih chill, bergerak penuh perhitungan, tapi tetap konsisten menuju tujuan. Setiap orang punya karakter, ritme, dan caranya sendiri untuk berkembang. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sedot Anggaran Miliaran Rupiah, Jalan Bayung Gede - Batur Kembali Rusak

balitribune.co.id I Bangli - Kondisi Jalan Bayung Gede–Batur di Kecamatan Kintamani, Bangli, kembali rusak. Padahal jalan tersebut di tahun 2025 sempat diperbaiki  dengan menyedot anggaran miliaran rupiah. 

Kondisi ini mendapat  sorotan DPRD Bangli. Anggota Komisi III DPRD Bangli, Ida Bagus Made Santosa, mendesak Dinas Pekerjaan Umum (PU) segera melakukan kajian menyeluruh untuk mengungkap penyebab jalan tersebut cepat rusak.

Baca Selengkapnya icon click

Bangli Kekurangan 1.049 Guru, Sejumlah Sekolah Terpaksa Andalkan Tenaga Pengabdi

balitribune.co.id I Bangli - Persoalan kekurangan guru atau  tenaga pendidik masih menjadi pekerjaan rumah Pemerintah  Kabupaten Bangli. Hingga kini, kebutuhan guru yang belum terpenuhi mencapai 1.049 orang. Menyiasati agar proses pembelajaran bisa berjalan, sejumlah sekolah terpaksa masih bergantung pada keberadaan guru pengabdi. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.