balitribune.co.id | Amlapura - Angin puting beliung menerjang wilayah Kecamatan Kubu, Karangasem, pada Selasa (23/2/2021) dini hari. Di Banjar Paleg Baler Bukit, Desa Tianyar, Kubu, sebuah rumah sederhana milik warga miskin ini hancur diterbangkan angin. Bahkan atap rumahnya ditemukan sekitar beberapa meter dari lokasi rumahnya setelah sempat diterbangkan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dilokasi kejadian, angin puting beliung tersebut datang secara tiba-tiba dan berlangsung cukup lama yakni sekitar satu hingga dua jam. “Tengah malam kalau gak salah kejadiannya pak. Saat itu saya sedang berada di dalam rumah beristirahat,” ungkap I Wayan Bangkit, menceritakan bagaimana saru-satunya rumah tempat tinggal miliknya itu diterbangkan angin puting beliung.
Dikatakannya, suara anginnya memang cukup menyeramkan, karena itu dirinya memang sejak awal merasa was-was hingga tidak berani memejamkan mata untuk berjaga-jaga. Dan benar saja tiupan angin makin kencang dan dengan cepat menerbangkan atap rumahnya yang berbahan asbes tersebut.
“Saya kaget dan langsung keluar rumah untuk menyelamatkan diri. Saya liat atap rumah saya sudah diterbangkan angin dan jatuh pas diatap gedung sekolah di bawah,” tuturnya. Tidak hanya atap, seng dinding rumahnya juga diterbangkan angin. Baru pagi harinya saat hari sudah terang, dia mengumpulkan seng rumahnya yang diterbangkan angin. Sementara atap rumahnya masih dibiarkan diatap gedung sekolah dasar, karena agak sulit untuk mengambilnya.
“Saya gak punya rumah lagi. Disini saya tinggal bersama istri, mungkin nanti saya numpang di rumah tetangga,” kesahnya, sembari berharap ada bantuan dari pemerintah untuk sekedar memperbaiki rumahnya biar bisa ditempati, mengingat saat ini tengah musim hujan.