Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Arsip Disdukcapil Bangli Terbengkalai

Bali Tribune / Kondisi tumpukan berkas di belakang gedung kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Bangli,

balitribune.co.id | BangliArsip milik Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Bangli dibiarkan menumpuk di belakang gedung Disdukcapil Bangli. Terlihat, Arsip yang menumpuk tersebut berupa akta perkawinan, kartu keluarga. Karena ditaruh di alam terbuka arsip nampak rusak. Bahkan arsip tersebut tertutup tumbuhan liar. 

Kabid PIAK dan Pemanfaatan Data Disdukcapil Bangli, I Nyoman Murditha saat dikonfirmasi terkait kondisi Arsip tersebut, pihaknya mengatakan jika arsip tersebut  rusak dan tidak aktif atau tidak dipergunakan lagi. 

Dijelaskan, arsip ada beberapa kategori ada arsip yang selamanya aktif dan ada juga yang menggunakan jangka waktu. Untuk pengelolaan Arsip di Disdukcapil sudah ada fungsional arsiparis. "Untuk arsip dan dokumentasi itu dibawah sekretariat," jelasnya, Kamis (19/8).

Menurut Nyoman Murditha kantor Disdukcapil beberapa kali pindah dan untuk ketersediaan ruangan  terbatas mengakibatkan tidak ada tempat untuk menyimpan Arsip yang sudah tidak difungsikan. 

“Tidak ada tempat untuk arsip-arsip dari kantor lama salah satu jalan, arsip ditempatkan di belakang gedung,” ujarnya.

Ditanya soal pemusnahan Arsip yang tidak terurus tersebut, Nyoman Murditha menyebutkan Arsip bisa saja dimusnahkan atau dihapuskan kalau sudah memenuhi kategori sesuai peraturan. Terkait Arsip yang ada di belakang gedung Disdukcapil tersebut akan dicek terlebih dahulu bersama tim arsiparis dukcapil. "Akan dicek kembali arsip tersebut setelah itu baru bisa dicarikan solusi penangannya. Kami akan koordinasikan lagi dengan pimpinan," tegasnya.

Nyoman Murditha menegaskan saat ini Disdukcapil sudah ada ruang arsip khusus, sedangkan arsip lama yang tidak ada tempat menyimpan. "Di kantor lama, jangankan tempat simpan arsip, tempat duduk pengunjung saja kurang," imbuhnya.

wartawan
SAM
Category

Mudik Sisakan Tumpukan Sampah di Kargo Gilimanuk

balitribune.co.id I Negara - Arus mudik yang baru saja usai, menyisakan persoalan pelik di pintu gerbang Pulau Bali. Puluhan kilometer antrean kendaraan tak hanya meninggalkan jejak lelah, tetapi juga “warisan” berupa tumpukan sampah yang terkumpul kawasan Terminal Kargo hingga jalan-jalan lingkungan di Kelurahan Gilimanuk.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terseret Truk Sejauh 7 Meter, Nenek Meninggal di Tempat

balitribune.co.id I Tabanan - Seorang nenek berusia 77 tahun, Ni Nengah Wasti, di Desa Bantiran, Kecamatan Pupuan meninggal dunia di tempat setelah tertabrak dan terseret truk sejauh tujuh meter pada Senin (23/3/2026) pagi.

Peristiwa nahas tersebut terjadi saat korban tengah menyeberang jalan di kawasan permukiman penduduk, tepatnya di lingkungan Banjar Bantiran Kelod, sekitar pukul 05.30 Wita.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mengenal Tradisi Mbed-Mbedan di Desa Adat Semate Badung, Layaknya Tarik Tambang Tapi Talinya 'Bun Kalot'

balitribune.co.id I Mangupura - Mengawali hari Ngembak Geni atau sehari setelah Hari Raya Nyepi, warga Desa Adat Semate, Kelurahan Abianbase, Kabupaten Badung, Bali, menggelar tradisi Mbed-Mbedan, Jumat (20/3/2026). Tradisi unik yang menyerupai permainan tarik tambang ini diikuti dengan antusias oleh puluhan warga dari berbagai kalangan usia.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.