Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Longsor di Pemuteran Rendang Tutup Jalan Desa, Akses Warga Lumpuh Total

Bali Tribune / LONGSOR - Kejadian longsor yang terjadi di Dusun Pemuteran, Desa Pempatan, Kecamatan Rendang (2) (1)

balitribune.co.id | Amlapura - Hujan lebat dengan intensitas tinggi masih terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Karangasem sepanjang Selasa (11/1). Derasnya hujan ini juga mengakibatkan terjadinya longsor di beberapa titik, beberapa diantaranya terjadi di wilayah Desa Pempatan, Kecamatan Rendang, Karangasem. Berdasarkan informasi yang dihimpun menyebutkan, sebuah tebing setinggi lebih dari 15 meter longsor dan material longsorannya menutupi akses jalan di Dusun Pemuteran, Desa Pempatan.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Karangasem, I Putu Eka Tirtana kepada memdia ini mengatakan, mengatensi kejadian tersebut, Tim TRC BPBD Karangasem telah diluncurkan ke lokasi kejadian guna melakukan assessment yang didampingi oleh Kepala Wilayah Pemuteran.

“Di Kecamatan Rendang sendiri ada dua titik kejadian longsor, yakni mengenai akses jalan desa rabat beton dan akses jalan provinsi di Desa Pempatan,” sebut Eka Tirtana.

Secara rinci disebutkannya, dua titik longsor tersebut terjadi di Banjar Pemuteran, Desa Pempatan, masing-masing, titik pertama longsor mengenai jalan rabat beton yang merupakan jalan desa sekaligus akses jalan masyarakat Pemuteran-Keladian. Material tanah longsoran kata dia menutup total jalan tersebut, dimana longsor diakibatkan oleh tebing yang labil dan tergerus oleh hujan deras diwilayah tersebut.

“Sementara kendaraan roda dua masih bisa lewat, dan untuk penanganan belum bisa dilakukan karena material tanah cukup banyak dan membutuhkan bantuan alat berat,” ujarnya.

Titik longsor kedua, menimpa akses jalan provinsi. Dimana tebing yang labil yang berada dipinggir jalan dan diguyur hujan deras mengakibatkan tebing tersebut longsor dan menutup sebagian jalan yang menghubungkan ruas jalan Pemuteran-Keladian, namun demikian untuk kendaraan roda dua dan roda empat sementara masih bisa melintas. Sedangkan untuk penanganan secara manual belum bisa dilakukan karena material tanah cukup banyak artinya penanganan membutuhkan bantuan alat berat.

wartawan
AGS
Category

Cuma Desa Tanpa TPS3R yang Boleh Kirim Sampah Organik

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar mulai memperketat alur pembuangan sampah ke TPA Suwung. Sampah organik kini hanya diizinkan masuk ke TPA dua kali seminggu, khusus bagi desa atau kelurahan yang belum memiliki fasilitas Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Baca Selengkapnya icon click

Menteri LH: 60 Persen Warga Denpasar Sudah Disiplin Pilah Sampah

balitribune.co.id I Denpasar - Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq, memberikan apresiasi tinggi atas kemajuan signifikan tata kelola sampah di Kota Denpasar dan Provinsi Bali. Hal tersebut disampaikan saat meninjau TPST Kesiman Kertalangu, Jumat (17/4/2026), bersama Gubernur Bali I Wayan Koster dan Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gerakan Badung Peduli Sambangi Warga Disabilitas di Desa Kutuh

balitribune.co.id I Mangupura - Kepedulian dan kebersamaan terus ditunjukkan melalui kegiatan sosial Gerakan Badung Peduli yang digelar di Desa Kutuh, Kecamatan Kuta Selatan, Sabtu (18/4/2026). Kegiatan ini menyasar warga yang membutuhkan perhatian khusus sebagai bentuk komitmen sosial pemerintah setempat.

Baca Selengkapnya icon click

DPRD Badung Dorong Insentif Petugas Kebersihan di Tengah Darurat Sampah

balitribune.co.id I Mangupura - DPRD Badung mendorong pemerintah daerah memberikan insentif kepada petugas kebersihan yang terlibat langsung dalam penanganan darurat sampah. Dorongan ini muncul seiring meningkatnya beban kerja petugas di lapangan dalam beberapa waktu terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perbaiki 37 Titik Kerusakan Akibat Bencana 2026, Perkim Badung Siapkan Rp 11,77 Miliar

balitribune.co.id I Mangupura - Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Badung menyiapkan anggaran lebih dari Rp 11,77 miliar untuk memperbaiki puluhan titik kerusakan infrastruktur akibat bencana alam pada 2026.

Sebanyak 37 titik kerusakan menjadi prioritas penanganan. Perbaikan mencakup jalan rusak, senderan jalan, hingga sistem drainase di sejumlah wilayah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.