Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dua Pura di Jembrana Dibobol Maling

Bali Tribune / Pura Dalem Desa Adat Perancak yang mengalami kehilangan pratima.

balitribune.co.id | Negara - Aparat Kepolisian Jembrana tengah melakukan penyelidikan atas kehilangan “Pratima” di dua Pura, yakni Pura Dalem Desa Adat Perancak, Kecamatan Jembrana, dan Pura Puseh Desa Adat Pengerogoan, Kecamatan Pekutatan.

Sebelum diketahui hilang, Pratima tersebut ditempatkan pada gedong di utama mandala masing-masing pura. Pratima yang hilang di dua pura tersebut adalah pratima yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Nilai kerugian ditaksir puluhan juta.

Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP Reza Pranata menyatakan pihaknya kini tengah melakukan penyelidikan terhadap kasus kehilangan pratima ini.

“Kami sedang lakukan penyelidikan. Kami juga kordinasi dengen Polres Tabanan karena selain di Jembrana, kasus yang sama juga terjadi di Tabanan,” ungkapnya.

Sebelumnya Kapolres Jembrana, AKBP I Dewa Gde Juliana menyatakan selain dilakukan patroli rutin di sejumlah Pura di Jembrana yang lokasinya rawan terjadi pencurian, pihaknya juga mengimbau pihak desa adat agar kembali mengaktifkan krama untuk melaksanakan pakemitan di setiap pura di wilayah masing-masing.

Diketahui bahwa Pura Dalem Desa Adat Prancak sudah beberapa kali disantroni orang tidak bertanggungjawab. "Sebelumnya sempat juga terjadi aksi percobaan pencurian di Pura Dalem Perancak ini sebanyak dua kali, sehingga total 4 kali sudah terjadi pengerusakan," ungkap Perbekel Perancak, I Nyoman Wijana.

Menurutnya kehilangan di Pura Dalem Perancak diketahui pada Sabtu (5/11) lalu. Saat itu pemangku pura setempat mendapati ada keganjilan pada gedong pura.

Pemangku yang saat itu akan melaksanakan persembahyangan rutin mendapati pintu gedong sudah terbuka. Pemangku yang merasa curiga langsung mengecek isi gedong, ternyata selain pratima, sejumlah barang berharga lainnya di dalam gedong juga raib. Atas kejadian kehilangan tersebut, pihaknya mengaku sudah melapor ke pihak kepolisian.

"Kamera CCTV sudah diputus sehingga tidak ada bukti, kami sudah melakukan pelaporan ke Polsek Kota Jembrana,” ungkapnya.

“Barang yang hilang itu berupa satu Pratima, lima sekar emas, satu sangku, sembilan senjata nawa sanga dan pase kuningan dengan nilai kerugian diperkirakan melebihi Rp30 juta," tandasnya.

Sedangkan berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadi kehilangan di Pura Dalem Desa Adat Pengeragoan, Pekutatan taksiran kerugiannya lebih besar dibandingkan yang terjadi di Puar Dalem Perancak.  Nilai dari barang-barang sakral yang raib ditaksir mencapai dari seratus Rp100 juta.

Barang-barang yang dilaporkan hilang di Pura Dalem Desa Adat Pengeragoan tersebut berupa puluhan renteng pis bolong (uang kepeng) dan empat buah Pratima.

wartawan
PAM
Category

Virus ASF Mengancam, Denpasar Antisipasi Kematian Babi

balitribune.co.id I Denpasar - Kasus kematian massal babi yang melanda peternak di Canggu (Kabupaten Badung) dan Payangan (Kabupaten Gianyar) mulai memicu kekhawatiran di kalangan peternak babi di Kota Denpasar. Kematian mendadak tersebut diduga kuat akibat serangan virus African Swine Fever (ASF), yang sebelumnya juga pernah melumpuhkan industri peternakan babi lokal.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Rumah Joglo Dua Lantai di Tabanan Ludes Terbakar

balitribune.co.id I Tabanan - Sebuah rumah bergaya joglo dua lantai beserta satu unit mobil dan sepeda motor di Banjar Yeh Gangga, Desa Sudimara, Tabanan, ludes terbakar pada Minggu (24/5/2026) petang. Kobaran api yang muncul sejak pukul 18.00 Wita melahap habis bangunan milik I Nengah Alit Mustika tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sambut Wajib Belajar 13 Tahun, Bunda PAUD Karangasem Tekankan Pentingnya Satu Tahun Prasekolah

balitribune.co.id | Amlapura - Pemerintah Kabupaten Karangasem terus mematangkan kesiapan dunia pendidikan dalam menyambut program nasional Wajib Belajar 13 Tahun. Langkah nyata ini diawali dengan penguatan pada jenjang prasekolah sebagai fondasi utama pendidikan anak.

Baca Selengkapnya icon click

Jelang Idul Adha, Pasar Hewan Kayuambua Sepi Aktivitas

balitribune.co.id I Bangli - Menjelang hari raya Idul Adha aktivitas jual beli sapi di Pasar Hewan Kayuambua, Kecamatan Susut, Bangli, mengalami penurunan drastis dibanding tahun-tahun sebelumnya. Hal tersebut diutarakan  Koordinator Pasar Hewan Kayuamba I Nengah Degdeg, pada Senin (25/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.