Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Saka Bhoga Sevanam: Umat Hindu Kota Bekasi Bebagi 2.050 Bungkus Makanan Menjelang Hari Raya Nyepi

Umat Hindu di Kota Bekasi
Bali Tribune / Umat Hindi di Kota Bekasi berbagi makanan dan takjil menjelang berbuka puasa, Minggu (16/3)

balitribune.co.id | Bekasi,- Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Bekasi, Kolonel Purn H. Abdul Manan memberikan apresiasi kepada umat Hindu yang melaksanakan aksi Saka Bhoga Sevanam, berbagi makanan dan takjil menjelang berbuka puasa. Hal tersebut ia ungkapkan ketika memberikan sambutan dihadapan Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa dan peserta aksi di Pura Agung Tirta Bhuana Kota Bekasi, pada Minggu (16/3).

“Saya sungguh merasa terharu, sekaligus bangga, saudara-saudara kami yang beragama Hindu di Kota Bekasi memiliki atmosfir yang luar biasa. Terima kasih atas kepedulian berbagi di Bulan Ramadhan, bulan penuh berkah khususnya kami umat Islam yang pada bulan suci ini menjalankan ibadah puasa,” ujarnya.

H. Abdul Manan menambahkan aura baik ini menjadi tauladan yang perlu terus dipupuk untuk kerukunan hidup yang semakin guyub. Aksi sosial kemanusiaan ini menurutnya menjadi pondasi yang kuat mewujudkan niatan warga Kota Bekasi menjadi Kota Toleran Terbaik se-Indonesia.

“Tahun ini, warga Kota Bekasi berhasil menorehkan prestasi sebagai Kota Toleran terbaik kedua nasional, kita semua berharap dan berupaya untuk terus meningkatkannya,” sambungnya.

PHDI Kota Bekasi Apresiasi Kepedulian Umat

Pada kesempatan yang sama, Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Bekasi, I Gusti Made Rudhita, dalam laporannya mengungkapkan bahwa Panitia Saka Bhoga Sevanam di Pura Agung Tirta Bhuana, selain berbagi makanan untuk warga sekitar juga berbagi sembako santunan kepada anak yatim piatu Hindu.

Rudhita menambahakan bahwa panitia telah menghimpun punia sebanyak 2.050 nasi kotak dan ratusan paket takjil untuk berbuka puasa, yang akan di bagikan di sekitar Pura Agung Tirta Bhuana.

“Tahun 2025 merupakan tahun ketiga bagi Umat Hindu Kota Bekasi mengikuti giat Saka Bhoga Sevanam, atau berbagi bhoga untuk sesama, dan dua tahun terakhir, berdasarkan laporan panitia nasional terhitung sebagi jumlah terbanyak dibandingkan titik pelayanan di 90 lebih titik pelayanan Bhoga Sevanam di Indonesia,” ujarnya.

Rudhita memaparkan bahwa sesungguhnya yang terpenting bukan berapa jumlahnya, tetapi antusiasme, niat tulus yang selaras dengan tindakan untuk merajut persaudaran sesama anak bangsa, khususnya di Kota Bekasi.

Umat Hindu Akan Menggelar Melasti di Desa Segara Jaya

Melalui kesempatan itu, Rudhita juga mengajak umat Hindu untuk menggelar aksi bersih-bersih pantai (makerti hayuning segara) dilanjutkan esoknya dengan pawai budaya mepeed sekaligus ritual melasti. Kegiatan yang merupakan kesatuan rangkaian perayaan Nyepi.

“Panitia Nyepi Banjar Saka 1947 telah menggendakan bakti sosial dan melasti dua hari berturut-turut, Sabtu dan Minggu, 22 dan 23 Maret 2025 mendatang bertempat di pesisir Laut Desa Segarajaya Kecamatan Tarumajaya,” sambung Rudhita.

Antusiasme senada juga tampak dari ibu-ibu Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Kota Bekasi. Dikoordinir langsung oleh Ketua, Made Armadira, mereka terlihat sibuk terlibat mempersiapkan acara, menyambut kehadiran hingga mendampingi Wakil Menteri Pariwisata.

“Selamat berbuka puasa bagi saudara kita yang melaksanakan ibadah puasa, semoga giat kami bermanfaat untuk kesehatan, kebahagiaan dan kesejahteraan bagi semuanya,” ujar Made Armadira seusai acara.

Kegiatan Bhoga Sevanam di Kota Bekasi dibuka secara resmi oleh Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa, yang dilanjutkan dengan penyerahan santunan anak yatim piatu Hindu. Ia turut menyerahkan beasiswa yang difasilitasi Badan Banjar Bekasi didampingi Ketua Panitia Nasional Nyepi Tahun Baru Saka 1947, I Gede Narayana.

Undangan dari FKUB Kota Bekasi dan FPKUB Grand Wisata Kabupaten Bekasi bergabung dalam pembukaan acara. Seluruh organisasi keumatan Hindu berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan ini.

Turut turun ke jalan PHDI Kota dan Kecamatan se-Kota Bekasi, Ketua Banjar I Gede Darmayusa didampingi pengurus, Pinandita dan WHDI. Berpartisipasi pula siswa Pasraman Tirta Bhuana, LPDG, Pengurus Sub Banjar, Pecalang, Kelompok Seni, Pemuda STT Yowana Bhagasasi, dan komunitas keumatan Hindu lainnya.

wartawan
RED
Category

Aksi Buang Sampah Sembarangan Kian Marak, Sungai Semakin Tercemar

balitribune.co.id I Negara - Persoalan sampah masih menjadi masalah pelik, khususnya sampah yang mencemari aliran sungai. Masih rendahnya kesadaran masyarakat serta pelaku usaha dalam mengelola sampah rumah tangga dan usaha menjadi tantangan utama yang sampai saat ini terus ditangani secara intensif.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Banggar DPRD Denpasar dan Pemkot Bahas Rancangan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027

balitribune.co.id | Denpasar - Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Denpasar bersama Pemerintah Kota Denpasar menggelar rapat kerja membahas Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027. Rapat kerja berlangsung di Gedung DPRD Kota Denpasar, Kamis (23/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Ikuti Turnamen Kerti Bali Soccer, SSB Star Kencana Diminta Tak Gentar

balitribune.co.id I Negara - Sekolah Sepak Bola (SSB) Star Kencana Jembrana dipercaya membawa nama daerah dalam ajang Turnamen Kerti Bali Soccer IV Tahun 2026 yang mempertemukan tim-tim sepak bola usia dini dari seluruh kabupaten dan kota di Bali. Meski berasal dari wilayah barat Pulau Dewata, semangat para pesepak bola muda Jembrana tidak surut untuk bersaing di level yang lebih bergengsi. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Badung Jajaki Perluasan Kerjasama dengan Kota Fujisawa Jepang

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung menjajaki perluasan kerja sama dengan Kota Fujisawa, Prefektur Kanagawa, Jepang. Langkah strategis ini dilakukan melalui penguatan kolaborasi di bidang budaya, pariwisata, hingga pengelolaan kawasan pesisir secara terpadu.

Baca Selengkapnya icon click

Siswa SD di Denpasar Dikenalkan Muatan Lokal 'Masolah' dan 'Magending'

balitribune.co.id I Denpasar - Siswa Sekolah Dasar (SD) di Kota Denpasar dikenalkan dengan muatan lokal sebagai bagian dari penyempurnaan proses pembelajaran di sekolah. Selain mata pelajaran Bahasa Bali, para siswa juga diperkenalkan materi 'masolah' (menari) dan 'magending' (bernyanyi) sebagai wahana pelestarian budaya dan tradisi sejak usia dini.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.