balitribune.co.id I Semarapura - Pelaksanaan Festival Semarapura 2026 yang memasuki tahun ke-8 mendapat atensi serius dari Ketua DPRD Kabupaten Klungkung, Anak Agung Gde Anom. Politisi yang akrab disapa Gung Anom ini menekankan agar festival tahunan tersebut tidak sekadar menjadi kegiatan rutin, tetapi harus menunjukkan peningkatan kualitas setiap tahunnya.
Festival Semarapura kini telah masuk dalam kalender Kharisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata RI, yang menuntut standar pelaksanaan yang lebih profesional untuk mendongkrak kunjungan wisatawan ke Klungkung daratan.
Salah satu poin krusial yang ditegaskan Gung Anom adalah akses bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) serta Industri Kecil Menengah (IKM). Ia meminta panitia memastikan bahwa seluruh keterlibatan UMKM murni tanpa dipungut biaya. "Yang terpenting adalah para pelaku UMKM dan IKM yang masuk benar-benar murni gratis tanpa dipungut biaya sepeserpun. Entah itu sumbangan atau lain sebagainya. Kami akan awasi ketat," tegas Gung Anom, Rabu (22/4/2026).
Gung Anom juga menyoroti besaran anggaran festival tahun ini yang mencapai Rp 1,3 Miliar. Menurutnya, angka tersebut sangat besar sehingga penggunaan anggaran wajib dilakukan secara maksimal dan transparan. Ia mengingatkan agar anggaran tersebut memberikan imbas positif secara langsung bagi ekonomi masyarakat Klungkung. "Anggaran festival tahun ini sebesar Rp 1,3 Miliar adalah angka yang besar. Itu wajib berimbas positif pada masyarakat khususnya di Kabupaten Klungkung," tambahnya.
Selain masalah anggaran dan UMKM, Ketua DPRD Klungkung ini memberikan catatan evaluasi dari pelaksanaan tahun lalu. Ia meminta panitia tidak lagi memberatkan pihak sekolah dengan kegiatan-kegiatan lomba yang biayanya ditanggung sendiri oleh sekolah. Ia mencontohkan lomba ngebek sate pada festival sebelumnya yang biayanya dibebankan kepada masing-masing pihak sekolah. Hal semacam ini diharapkan tidak terulang kembali agar festival tetap menjadi ajang kegembiraan tanpa memberikan tekanan finansial kepada institusi pendidikan.
Dengan pengawasan ketat dari legislatif, diharapkan Festival Semarapura 2026 mampu menjadi katalisator kebangkitan pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Klungkung. Waktu: 28 April 1 Mei 2026. Lokasi: Area Monumen Ida Dewa Agung Jambe, Pusat Kota Semarapur. Tiket gratis/terbuka untuk umum.