Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Warga Kemenuh Keluhkan Pembakaran Sampah di Lahan Perusahaan

Lahan sampah
Bali Tribune / LAHAN – Kondisi lahan milik perusahan yang dijadikan tempat pembakaran sampah.

balitribune.co.id I Gianyar - Awalnya hanya dimanfaatkan sebagai tempat pembuangan material bangunan. Namun, dalam beberapa hari terakhir, malah ada aktivitas pembakaran sampah anorganik. Warga Banjar Tegenungan, Kemenuh, Sukawati, pun terusik hingga akhirnya Kelian Banjar, Pecalang didampingi Banbinkantibmas datang ke lokasi dan menghentikan pembakaran itu, Senin (4/5/2026).

Bhabinkamtibmas Desa Kemenuh I Ketut Suparga membenarkan sudah mengecek langsung ke lokasi pembuangan sampah. "Kami mendampingi Kelian Dinas Tegenungan serta Ketua Pecalang  ke lokasi untuk terkait dugaan pelanggaran kesepakatan oleh pihak perusahaan selaku pengelola lahan,” tuturnya. 

Disebutkan, sebelumnya  antara pihak perusahaan sebagai pemilik lahan hanya diperbolehkan untuk pembuangan material sisa pembongkaran bangunan berupa puing-puing. Kesepakatan ini telah dibuat antara pihak desa adat dengan pihak perusahaan sebelum lahan dihibahkan atau diperjualbelikan. Namun dalam praktiknya, ditemukan adanya aktivitas pembakaran sampah residu seperti plastik dan bahan sejenis lainnya yang berpotensi menimbulkan pencemaran udara dan mengganggu kesehatan warga sekitar. 

Menanggapi hal tersebut, pihaknya memastikan agar aktivitas pembakaran tidak kembali terjadi. Pihaknya juga akan menemui pihak perusahaan. Pihaknya akan terus melakukan pengawasan dan koordinasi guna menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif. 

Permasalahan ini diharapkan segera diselesaikan secara baik serta menjaga kenyamanan dan kesehatan lingkungan masyarakat di wilayah Desa Kemenuh. Aktivitas pembakaran sampah yang tidak sesuai kesepakatan ini tentu menjadi perhatian serius karena berdampak pada lingkungan dan kesehatan masyarakat. "Kami akan tindak lanjuti bersama pihak terkait agar kejadian serupa tidak terulang kembali," ujarnya.

wartawan
ATA
Category

43 Saksi Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi Anggaran BBM-Mamin di Dinkes Tabanan

balitribune.co.id I Tabanan – Sebanyak 43 saksi telah diperiksa oleh tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Tabanan terkait kasus dugaan korupsi anggaran pengadaan makanan-minuman (mamin) dan bahan bakar minyak (BBM) di Dinas Kesehatan (Dinkes) Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click

Tandatangani Prasasti Karya di Bualu, Bupati Adi Arnawa: Budaya Adalah Garda Pariwisata Bali

balitribune.co.id I Mangupura - Kebudayaan dan spiritualitas Bali bukan sekadar warisan leluhur, melainkan modal sosial yang menopang keberlanjutan pariwisata. Atas dasar itu, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menegaskan bahwa pembangunan ekonomi di Kabupaten Badung tidak dapat dipisahkan dari upaya menjaga eksistensi adat, tradisi, dan tempat ibadah sebagai fondasi identitas daerah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Imbas Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Pergerakan Wisatawan Domestik Terganggu

balitribune.co.id I Badung - Sehubungan dengan peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, berdampak pada pergerakan wisatawan domestik dari sejumlah daerah di Indonesia ke Bali. Pasalnya, sejak Minggu (6/9/2026), operasional penerbangan sejumlah bandara di Tanah Air ditutup sementara imbas sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Inflasi Bali Perlu Diwaspadai, Rantai Pasokan dan Logistik Harus Diperkuat

balitribune.co.id | Denpasar - Tekanan inflasi di Bali memasuki fase yang perlu mendapat perhatian serius menjelang akhir tahun. Pemerintah daerah dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) se-Bali diminta memperkuat pengawasan terhadap pasokan pangan, kelancaran distribusi, hingga perkembangan biaya transportasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.