Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

100 Kamar Hotel Disiapkan Untuk Karantina OTG-GR

Bali Tribune/ Ketut Gede Wiradana.
Balitribune.co.id | Bangli - Pemerintah Pusat melalui Badan Nasional Penaggulan Bencana (BNPB)  menyiapkan kamar hotel bagi karantina orang tanpa gejala dan gejala ringan (OTG-GR) Covid-19. Dengan ketersedian hotel tersebut, maka  warga yang menjalani karantina mandiri akan segera dipindahkan. 
 
Hal tersebut diungkapkan Kepala Pelaksana BPBD Bangli Ketut Gede Wiredana, Rabu (7/10). Kata Ketut Wiredana mengatakan sebelum menentukan hotel yang akan dijadikan tempat karantian, pihaknya telah melakukan survai. Adapun bebearpa kriteria yang harus dipenuhi hotel yang digunakan untuk tempat karantina. ”Bangli mendapat jatah 100 kamar untuk karantina OTG-GR,” kata pria asal Banjar Gaga, Desa Tamanbali ini.
 
Ada beberapa hal yang harus dipenuhi pihak hotel seperti kamar masimal diisi oleh 2 orang, menyiapkan makan 3 kali, 2 kali snack. Kemudian layanan laundry, akses internet, gratis dalam menggunakan fasilitas hotel selama menginap serta dilakukan penyemprotan secara berkala. "Kami memilih hotel yang sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan BNPB, setelah itu kami mengajukan ke gugus tugas provinsi. Untuk Bangli akan memanfaatkan hotel Melasti Kuta," sebutnya.
 
Warga Bangli yang masuk OTG-GR Covid-19 yang masih menjalani karantina mandiri akan dipindahkan ke hotel. Saat ini masih ada sekitar 24 orang yang menjalani karantina mandiri. Disinggung waktu untuk pemindahan warga yang karantina mandiri, Ketut Wiredana mengatakan jika pihaknya masih berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan. "Kami masih koordinasikan dengan Dinas Kesehatan untuk teknis pemindahan,” ujarnya.
 
Sementara itu, kemungkinan ada kekurangan kamar untuk karantina OTG-GR, Ketut Wiradana mengatakan tentunya akan dikomunikasikan kembali dengan gugus tugas provinsi. "Jika sampai kekurangan kamar tentu pihaknya akan berkordinasi dengan gugus tugas provinsi," ujarnya. 
wartawan
Agung Samudra
Category

Diduga Terjangkit ASF, Puluhan Babi Mati Mendadak

balitribune.co.id I Mangupura - Wabah African Swine Fever (ASF) diduga kembali menyerang peternakan babi di wilayah Badung. Kali ini, seorang peternak di Banjar Kayu Tulang, Canggu, Kuta Utara, mengalami kerugian besar setelah puluhan babi miliknya mati mendadak.

Peristiwa tersebut mulai terjadi sejak awal April 2026. Sedikitnya 60 ekor babi dilaporkan mati satu per satu dengan gejala tidak mau makan, lemas, lalu akhirnya mati.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Disdukcapil Denpasar Raih Predikat Sangat Baik dari Kemendagri

balitribune.co.id I Denpasar - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Denpasar meraih predikat Sangat Baik dengan nilai 90,00 berdasarkan evaluasi kinerja tahun 2025 dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI. Ketetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor: 800.1.5.1.1910/Dukcapil/2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BRI Dukung Pengembangan Usaha Pemindangan Ikan Melalui Penyaluran KUR di Bali dan Nusa Tenggara

balitribune.co.id | Semarapura - Wayan Suitari yang merupakan salah seorang perajin ikan pindang di Sentra Pemindangan Ikan Desa Kusamba Kabupaten Klungkung meningkatkan usahanya dengan menggunakan kredit usaha rakyat (KUR) dari Bank Rakyat Indonesia (BRI). Ia yang sudah selama puluhan tahun bergelut di dunia pemindangan ikan, mendapat dukungan dana dari perbankan.

Baca Selengkapnya icon click

Klasterku Hidupku BRI, Usaha Keripik Ayam Biru di Denpasar Terus Berkembang dan Berdaya

balitribune.co.id | Denpasar - Di sela rutinitas mengurus rumah dan keluarga, banyak ibu rumahtangga diam-diam menyimpan mimpi untuk membantu perekonomian keluarga. Mimpi itu kadang dimulai dari hal sederhana, seperti camilan rumahan yang dibuat dari dapur sendiri.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.